Mahasiswa BINUS University Tampil di IGDX 2025 dan PAX Australia 2025

BINUS University

Mahasiswa BINUS University Tampil di IGDX 2025 dan PAX Australia 2025 (Foto: Dok. Binus University)

youngster.id - Komitmen BINUS University dalam menyiapkan mahasiswa agar siap terjun ke industri kreatif kembali membuahkan hasil. Mahasiswa Program Game Application & Technology (GAT), School of Computer Science, BINUS University, berhasil tampil sebagai Selected Exhibitors di dua ajang bergengsi industri game, yakni Indonesia Game Developer Exchange (IGDX) 2025 di Bali dan PAX Australia (PAX AUS) 2025 di Melbourne.

Pada ajang IGDX 2025, mahasiswa GAT yang tergabung dalam LOGIC (Lab of Game Incubation Center) BINUS University—George Mercedes Junior Suitela (Luminote Mio), Marcelino Kevin Nanda Candrabagaskara (Silent Trip), dan Bryan Kurniawan (Project Heist)—terpilih sebagai studio exhibitor melalui proses seleksi yang kompetitif bersama studio profesional dari industri game nasional.

Kehadiran mahasiswa BINUS di IGDX tidak hanya menjadi ajang pamer karya, tetapi juga sarana validasi produk di pasar nyata serta membangun jejaring dengan publisher dan investor. Peran LOGIC dinilai krusial sebagai jembatan antara pembelajaran akademik dan kebutuhan industri game nasional. IGDX merupakan program tahunan industri game yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Asosiasi Game Indonesia (AGI), yang mempertemukan developer, publisher, investor, serta talenta industri dan akademik.

Sementara itu, di tingkat internasional, mahasiswa BINUS University David Drago dan Justin Tjokro tampil sebagai exhibitor di PAX Australia 2025. PAX merupakan ajang global dunia game yang menghadirkan pameran, panel industri, demo game, hingga pertemuan komunitas game internasional.

Partisipasi di PAX AUS 2025 diraih melalui penghargaan Excellence in International Award pada GameXcellence Award 2025, yang mengantarkan karya mahasiswa BINUS ke panggung internasional. Capaian ini menegaskan daya saing global talenta muda BINUS University di industri game.

Dosen pembimbing, Dimas Ramdhan, S.Kom., M.Kom., menyebut keterlibatan mahasiswa dalam pameran industri sebagai bagian penting dari proses pembelajaran.

“Melalui ajang seperti IGDX dan PAX AUS, mahasiswa belajar memahami standar industri secara langsung—mulai dari kualitas produk, cara mempresentasikan karya, hingga membangun jejaring profesional. Ini adalah pengalaman yang tidak tergantikan di ruang kelas,” ujar Dimas, dikutip Kamis (15/1/2026).

BINUS University mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil sinergi antara pendidikan akademik dan kebutuhan industri. Ke depan, BINUS University berharap pengalaman ini dapat menjadi fondasi kuat bagi mahasiswa untuk memasuki dunia profesional sekaligus menginspirasi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berinovasi di tingkat nasional maupun global.

.

HENNI S.

Exit mobile version