Senin, 6 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Waralaba Kebab Baba Rafi Buka Gerai di India

8 Desember 2020
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Waralaba Kebab Baba Rafi Buka Gerai di  India

Waralaba Kebab Baba Rafi buka gerai di Banani. (Foto: istimewa/dailysun)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Waralaba kebab asal Indonesia Kebab Baba Rafi melebarkan sayap dengan menambah gerai internasionaln Setelah membuka gerai di sembilan negara, kali ini giliran India menjadi negara ke-10. Jaringan Baba Rafi Group ini menggandeng salah satu perusahaan India sebagai pemegang lisensi waralabanya.
Founder dan CEO Baba Rafi Group, Hendy Setiono mengungkapkan, langkah ekspansi ini sempat tertunda cukup lama karena pandemi Covid-19.

“Kami bersyukur sekali karena masih diberi kepercayaan dan kesempatan untuk melebarkan sayap dan menambah gerai internasional kami di India. Pembukaan gerai itu semoga bisa menjadi hal yang positif dan menjadi kesempatan untuk menjangkau lebih banyak lagi pencinta kebab di seluruh dunia,” kata Hendy dalam keterangan pers, Selasa (8/12/2020).

Baca juga :   SIRCLO Mengakselerasi Bisnis Digital bagi Brand Merintis dan Momfluencers

Hal senada juga diungkap Suman Mondal, salah satu partner Baba Rafi di India. Sumang mengatakan, pihaknya berencana membuka hingga 100 outlet di India.

“Kami berharap dapat membawa Baba Rafi menjadi brand kebab terbesar di India dengan membuka lebih banyak outlet tidak hanya di kota-kota besar di India, tapi juga kota-kota yang tengah berkembang,” katanya.

Menurut Suman, India merupakan negara dengan populasi terbesar kedua di dunia dan dinilai merupakan market yang sangat besar untuk bisnis makanan. Selain itu, karakteristik demografi untuk masyarakat India hampir sama dengan masyarakat di Indonesia. Hal inilah yang membuat Baba Rafi Group yakin bahwa produk Baba Rafi dapat diterima di India dan bisnis Baba Rafi dapat berkembang pesat disana.

Menariknya, untuk menyesuaikan dengan selera masyarakat India, Baba Rafi Group mengganti bahan baku utama dengan daging ayam dan daging kambing. Saus dan bumbu yang digunakan pun juga disesuaikan dengan lidah masyarakat setempat tanpa menghilangkan cita rasa dan karakter khas kebab Baba Rafi.

Baca juga :   Facebook Hadirkan Solusi Iklan Berbasis Messenger

 

STEVY WIDIA

Tags: IndiaKebab Baba Rafiwaralabawaralaba kebab
Previous Post

Huawei Dukung Percepatan Digital Smart Office

Next Post

Ini 10 Akun Twitter Paling Banyak Dibicarakan di Indonesia Selama 2020

Related Posts

Toko BUAH KITA
Headline

Startup WeBuy Group Luncurkan Toko BUAH KITA dengan Konsep Kemitraan

14 November 2023
0
TreeAMS
Technology

TreeAMS Hadirkan Sistem Manajemen Digital Untuk Bisnis Waralaba di Indonesia

17 Januari 2023
0
Wijin Saputra Co-Woner Rakoes Indonesia
Headline

Rakoes Ekspansi Agresif, Buka 35 Cabang Baru di Jabodetabek, Bandung, dan Malang

16 Mei 2022
0
Load More
Next Post
Ini 10 Akun Twitter Paling Banyak Dibicarakan di Indonesia Selama 2020

Ini 10 Akun Twitter Paling Banyak Dibicarakan di Indonesia Selama 2020

Deden Teguh : Dari Hobi, Kini Fokus Kembangkan Bisnis Tanaman Hias

Deden Teguh : Dari Hobi, Kini Fokus Kembangkan Bisnis Tanaman Hias

Apple Developer Academy Luluskan 400 Peserta Dari Seluruh Indonesia

Apple Developer Academy Luluskan 400 Peserta Dari Seluruh Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version