Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Wirausaha Mempercepat Laju Pemerataan Ekonomi

3 Maret 2016
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Wirausaha Mempercepat Laju Pemerataan Ekonomi
0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kuatnya wirausaha dalam sebuah negara tidak hanya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Tetapi, yang lebih penting dari itu adalah wirausaha bisa mempercepat laju pemerataan.

Demikian dikemukakan Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementrian Koperasi dan UKM Prakoso BS, dalam sebuah diskusi bertema “Menentukan Arah Kewirausahaan”, di Jakarta, Rabu (2/3).

“Percuma pertumbuhan ekonomi tinggi tanpa pemerataan,” tegas Prakoso.

Tentunya, untuk mencetak wirausaha ini di Indonesia pihak Kementerian Koperasi dan UKM tidak bisa berjalan sendiri. Tetapi perlu menggandeng untuk menumbuhkembangkan kewirausahaan. Misalnaya, dengan perbankan untuk memberikan permodalan kepada wirausaha pemula.

“Kita menggandeng bank-bank BUMN agar wirausaha pemula bisa mendapatkan permodalan atau kredit usaha rakyat (KUR). Kita juga menggandeng Kadin Indonesia dalam rangka program magang bagi wirausaha pemula,” jelas Prakoso.

Untuk permodalan wirausaha pemula, lanjut Prakoso, selain menggandeng bank BUMN juga bersinergi dengan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM. “Karena, untuk mendapatkan KUR, mereka harus sudah memiliki usaha minimal enam bulan. Nah, bagi yang baru terjun, saya harap LPDB bisa hadir dengan menyediakan kredit usaha dengan bunga yang murah. Untuk menghindari NPL tinggi, saya mengusulkan sistem tanggung-renteng bagi kelompok wirausaha pemula,” papar Prakoso.

Baca juga :   GoPay Gandeng Halodoc Beri Layanan Kesehatan UMKM

Menurut Prakoso, pihaknya terus melakukan terobosan bagi permodalan wirausaha pemula karena kini tak ada lagi dana Bansos yang tahun lalu mencapai Rp96 miliar. Sementara tahun ini hanya sebesar Rp8 miliar. “Bahkan, kami menyiapkan dana DAK sebesar Rp100 miliar yang bisa dimanfaatkan pemerintah daerah bagi pengembangan wirausaha pemula di daerahnya,” kata Prakoso.

 

Pengusaha Kecil Harus Melakukan Inovasi Berbasis Teknologi

Sementara itu, pembicara lain Jimmy M Rifai Gani, Executive Director and CEO IPMI International Business School, mengatakan bahwa pelaku UMKM harus mampu menggerus pasar perusahaan-perusahaan besar. Caranya, dengan melakukan inovasi berbasis teknologi yang mampu menciptakan pasar baru dan menganggu kemapanan pebisnis konvensional.

Baca juga :   Youtap Hadirkan Aplikasi Dagang Untuk UMKM Go Digital

“Harus diarahkan UKM bisa melakukan disruptive innovation. Keunggulan dari terobosan inovasi ini adalah menawarkan alternatif harga murah dan kemudahan interaksi bisnis,” ujar Jimmy.

Jimmy mencontohkan fenomena disruptive innovation, yaitu transportasi dengan menggunakan aplikasi. Saat ini, transportasi beraplikasi menjadi ancaman serius bagi bisnis perusahaan taksi dan perusahaan penyewaan mobil. “Yang jelas, gelombang ekonomi berbasis inovasi sudah tak tertahan lagi. Banyak toko-toko ritel besar kini mengeluarkan Divisi e-commerce, yang terpisah dari induknya, untuk menahan laju pelaku UKM yang berjualan via internet. Nah, pelaku UKM diuntungkan dengan bentuknya yang masih mungil sehingga lincah dan fleksibel dalam membuka akses pasar termasuk pasar global,” jelas Jimmy.

Baca juga :   Dorong Kreativitas Anak Muda, LLP KUKM Gelar Marketeers Creativity Day

Untuk itu, lanjut Jimmy, UKM dapat dikembangkan secara berkelanjutan melalui perbaikan people (peningkatan kualitas SDM), process (optimalisasi proses kerja dan jasa), product (kualitas barang), dan technology (pemanfaatan teknologi) yang pada akhirnya akan menghasilkan profit lebih baik.

“Pemerintah dapat mendorong pengembangan UKM dengan mengeluarkan kebijakan yang menguntungkan UKM terkait investasi, pajak, promosi, dan perluasan pasar,” tukas Jimmy.

 

ANGGIE ADJIE SAPUTRA

Editor : STEVY WIDIA

Tags: "Menentukan Arah Kewirausahaan"Kementerian Koperasi dan UKMpemerataan ekonomipertumbuhan ekonomiUMKMwirausaha
Previous Post

`Tinggal’ Startup Indonesia Dapat Investasi Rp 13 Miliar

Next Post

Industri Startup Butuh Dukungan Teknologi 4G

Related Posts

QRIS Antarnegara Indonesia Korea Selatan
Digital Business

Resmi! Sekarang Bisa Bayar Pakai QRIS di Korea Selatan, Tak Perlu Tukar Won

6 April 2026
0
Fitur Teknologi AI Grab
Technology

400 Ribu Merchant Manfaatkan Fitur Teknologi AI Grab Untuk Perluas Usaha

1 April 2026
0
e-commerce
Digital Business

Analisis Momentum Works: Peringatan Menkeu Purbaya bagi e-Commerce Asing di Indonesia

27 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Industri Startup Butuh Dukungan Teknologi 4G

Industri Startup Butuh Dukungan Teknologi 4G

Startup Indonesia Berkompetisi di Seedstars Summit

Startup Indonesia Berkompetisi di Seedstars Summit

Smesco Ajak Generasi Muda Jadi Wirausaha Kreatif

Dorong Berwirausaha Lewat International Workshop on Entreprenuership for Asia Pacific

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version