Minggu, 14 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

AI Buat Produktivitas Bukalapak Meningkat 5 Kali Lipat

29 Oktober 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
100 Anggota Komunitas Bukalapak Hadir ETC Market 2017

Komunitas Bukalapak di wilayah Jakarta.(Foto: bukalapak/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Setelah mengadopsi sistem artificial intelligence alias kecerdasan buatan produktivitas Bukalapak meningkatkan. Bahkan divisi pelayanan pelanggan mengalami kenaikan hingga lima kali lipat.

Head of Customer Satisfaction Bukalapak, Arief Rakhman mengatakan sistem kecerdasan buatan membantu divisi layanan pelanggan lebih responsif. Sistem AI membuat staf Bukalapak dapat melayani lima kali lebih banyak pelanggan dibandingkan dengan sistem lama.

Selama dua bulan mengadopsi sistem automasi itu, kata Arief, tingkat kepuasan pelanggan berdasar indeks Net Promoter Score (NPS) meningkat tajam.

“Ketika cuma mengandalkan agen, mereka jadi harus mengetahui banyak hal, cakupannya luas. Sementara dengan kombinasi [agen dan AI] ini permasalahan yang ditangani oleh beberapa agen bisa lebih spesifik,” kata Arief baru-baru ini.

Pengklasifikasian masalah dengan AI membuat staf manusia dapat memahami masalah yang dihadapi pelanggan dengan lebih detail sehingga mereka bisa memberikan solusi lebih cepat dari sebelumnya.

Permasalahan yang mendominasi fitur Bukabantuan ialah seputar verifikasi pembayaran dan info pengiriman. Menurut Arief, banyak pelanggan yang masih tidak acuh pada kode unik yang Bukalapak berikan saat membayar. Alhasil proses pengiriman barang menjadi terhambat.

Saat ini respons paling lambat staf pelayanan pelanggan di fitur Bukabantuan hanya 15 menit. Setelah 2—3 kali percakapan, agen harus dapat memberikan solusi bagi permasalahan pelanggan. Jika belum terpecahkan, percakapan baru dilanjutkan lewat hubungan telepon.
Saat musim promo, Bukalapak dapat melayani sekitar 1.000 percakapan dalam sehari. Namun, Arief menyebut, angka tersebut fluktuatif tergantung tren yang sedang berkembang.

“Otomasi ini juga memungkinkan satu agen membalas ke banyak orang selama masih satu kasus yang sama, seperti mem-blast pesan saja,” kata Arief.

Meskipun sudah mengadopsi sistem kecerdasan buatan, Bukalapak tidak serta-merta memangkas jumlah karyawan. “Tidak semua hal bisa menggunakan sistem automasi. Permasalahan yang homogen bisa diselesaikan dengan itu. Tapi untuk kasus heterogen tetap perlu kehadiran CS ” kata Arief.

Bahkan Bukalapak membuka rekrutmen. Saat ini jumlah pelayan pelanggan Bukalapak mencapai 250 orang. Sejauh ini Arief menganggap pelayanan terbaik yang bisa diberikan ialah dengan memanusiakan pelanggan. Jadi tidak sepenuhnya dikerjakan oleh kecerdasan buatan.
“AI bisa saja memangkas karyawan, tapi bisa juga tidak, sebab ada sisi humanis yang tidak bisa digantikan oleh robot,” kata Arief.

Menurut dia, tren pelayanan mulai kembali ke arah konvensional, kata Arief, ketika pelanggan dilayani langsung oleh manusia bukan oleh sistem otomatis. Bukalapak juga tidak menggunakan sistem auto-reply karena dinilai tidak personal. Perusahaan marketplace ini memilih untuk mengkombinasikan antara jawaban template dan manual agar menunjang performa.

 

STEVY WIDIA

Tags: Artificial Intelligence (AI)Bukalapakpelayanan pelangganproduktivitas
Previous Post

Wahana The Hunger Games Dibuka di Dubai

Next Post

Engagement Tenaga Kerja Milenial Indonesia Hanya 25%

Related Posts

Ekonomi Digital Indonesia
Digital Business

AI dan 5G Akan Jadi Kunci Masa Depan Ekonomi Digital Indonesia

9 Juni 2026
0
BRAVO 500 Summit 2026
Digital Business

BRAVO 500 Summit 2026 Soroti Peran AI dalam Meningkatkan Daya Saing Industri

8 Juni 2026
0
Bukalapak
Features

Anomali Bukalapak: Dari Rekor IPO Terbesar BEI, Jatuh hingga Tiba-Tiba Cetak Laba

8 Juni 2026
0
Load More
Next Post
tenaga kerja

Engagement Tenaga Kerja Milenial Indonesia Hanya 25%

Komang Budi Aryasa : Telkom Terus Merangkul para Pengembang Lokal untuk Melahirkan Berbagai Layanan IoT

Komang Budi Aryasa : Telkom Terus Merangkul para Pengembang Lokal untuk Melahirkan Berbagai Layanan IoT

Pucuk Cool Jam, Wadahi Kreativitas Musik Anak SMA

Pucuk Cool Jam, Wadahi Kreativitas Musik Anak SMA

Discussion about this post

Recent Updates

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

13 Juni 2026
inovasi Faspol 5.0

Atasi Sampah Plastik, Pertamina Foundation Hadirkan Inovasi Faspol 5.0 Pengolah BBM di Kendal

13 Juni 2026
Mekari Qontak Agentic AI

Pertama di Indonesia, Mekari Qontak Luncurkan Platform Customer Engagement Berbasis Agentic AI

13 Juni 2026
NTT DATA x Google Cloud

NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi, Targetkan 5.000 Ahli Gemini Enterprise

13 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

Perkuat Ekonomi Restoratif Lewat Tenun dan Ketahanan Pangan

13 Juni 2026
inovasi Faspol 5.0

Atasi Sampah Plastik, Pertamina Foundation Hadirkan Inovasi Faspol 5.0 Pengolah BBM di Kendal

13 Juni 2026
Mekari Qontak Agentic AI

Pertama di Indonesia, Mekari Qontak Luncurkan Platform Customer Engagement Berbasis Agentic AI

13 Juni 2026
NTT DATA x Google Cloud

NTT DATA dan Google Cloud Perluas Kolaborasi, Targetkan 5.000 Ahli Gemini Enterprise

13 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version