youngster.id - PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) mengumumkan telah merealisasikan seluruh dana hasil penawaran umum perdana saham (Initial Public Offering/IPO) senilai Rp21,33 triliun per 30 Juni 2026. Laporan resmi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) mengonfirmasi bahwa sudah tidak ada lagi sisa dana IPO yang tersimpan.
Dari total perolehan IPO sebesar Rp21,90 triliun yang dihimpun sejak Agustus 2021, BUKA memperoleh dana bersih Rp21,33 triliun setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp574,85 miliar.
Plt. Direktur Utama BUKA, Natalia Firmansyah, menyampaikan bahwa seluruh alokasi penggunaan dana telah terealisasi sesuai rencana dan memperoleh persetujuan RUPSLB pada 31 Maret 2026.
Porsi terbesar penggunaan dana IPO dialokasikan untuk pertumbuhan dan pengembangan usaha perseroan beserta entitas anak sebesar Rp7,90 triliun, disusul modal kerja perseroan senilai Rp5,94 triliun.
Sisa dana disalurkan untuk modal kerja sejumlah entitas anak, antara lain: PT Buka Mitra Indonesia: Rp1,22 triliun, PT Five Jack: Rp42,26 miliar, PT Buka Pengadaan Indonesia: Rp35,61 miliar, PT Buka Investasi Bersama: Rp26,20 miliar, PT Buka Usaha Indonesia: Rp16,97 miliar, Bukalapak Pte. Ltd.: Rp1,05 miliar. (*AMBS)
















Discussion about this post