youngster.id - Meski tumbuh di era digital, Generasi Z (Gen Z) kini justru semakin mencari pengalaman di dunia nyata. Aktivitas offline yang bisa dinikmati bersama teman hingga dibagikan di media sosial kini menjadi bagian dari gaya hidup sekaligus cara baru membangun koneksi sosial.
Tren tersebut tercermin dalam laporan terbaru Eventbrite Social Study 2026 yang menemukan bahwa 79% anak muda berusia 18–35 tahun berencana menghadiri lebih banyak acara langsung sepanjang 2026. Sebanyak 74% responden bahkan menilai pengalaman tatap muka lebih penting dibandingkan interaksi digital, sementara 89% menginginkan acara yang dapat mempererat hubungan dengan komunitas mereka.
Fenomena ini juga mulai terlihat di Indonesia. Semakin banyak festival musik, pop-up event, hingga aktivasi merek yang menggabungkan hiburan, komunitas, dan pengalaman interaktif untuk menarik perhatian Gen Z.
Hal ini menunjukkan adanya pergeseran perilaku generasi muda. Setelah bertahun-tahun menghabiskan banyak waktu di media sosial, mereka mulai mencari pengalaman yang lebih autentik, spontan, dan berkesan dibanding sekadar menikmati konten melalui layar.
Melihat perubahan tersebut, berbagai merek pun mulai mengubah strategi pemasaran mereka. Tidak lagi hanya menawarkan produk, tetapi juga menghadirkan pengalaman interaktif yang memungkinkan konsumen terlibat langsung.
Tren tersebut mulai dimanfaatkan berbagai merek untuk mendekatkan diri dengan konsumen muda. Salah satunya PT Perfetti Van Melle Indonesia melalui merek Chupa Chups yang memperluas kampanye brand experience di sejumlah ruang publik.
Marketing Director PT Perfetti Van Melle Indonesia, Penny Dumnuy, mengatakan generasi muda saat ini semakin menghargai pengalaman yang bisa mereka rasakan secara langsung.
“Kami melihat bahwa generasi muda saat ini semakin menghargai pengalaman yang dapat mereka rasakan secara langsung. Karena itu, Chupa Chups terus menghadirkan berbagai aktivitas menarik yang membawa brand kami semakin dekat dengan konsumen,” katanya dikutip Rabu (22/7/2026).
Brand ini menggelar berbagai aktivasi interaktif di Car Free Day Jakarta, Taman Literasi hingga Dunia Fantasi (Dufan), Ancol, Jakarta. Dalam aktivasi di Dufan, Chupa Chups menghadirkan berbagai wahana interaktif, mulai dari Crazy Mix yang memadukan permen dengan es krim, instalasi Chupa Chups berukuran raksasa, giant LED screen, hingga Crazy Raffe Corner, area tempat pengunjung dapat mengenal sekaligus mencicipi produk terbaru, Crazy Raffe.
“Bagi kami, membangun engagement dengan konsumen bukan hanya melalui produk, tetapi juga melalui pengalaman yang mampu menciptakan ikatan emosional yang lebih kuat,” kata Penny lagi.
Pengunjung juga berkesempatan memperoleh merchandise edisi terbatas dan bertemu langsung dengan Brand Representative Chupa Chups Indonesia, Zee Asadel.
Menurut Penny, kehadiran Zee merupakan bagian dari strategi perusahaan agar kampanye lebih relevan dengan karakter generasi muda.
“Kehadiran Zee Asadel merupakan bagian dari upaya public relations kami untuk membangun koneksi yang lebih kuat dan relevan dengan generasi muda,” pungkasnya.
Strategi tersebut sejalan dengan kecenderungan global. Temuan Eventbrite menunjukkan generasi muda kini tidak lagi sekadar menghadiri sebuah acara, tetapi ingin menjadi bagian dari pengalaman itu sendiri. Pergeseran inilah yang membuat strategi brand experience semakin banyak dipilih berbagai merek untuk membangun hubungan yang lebih dekat dengan Gen Z.
STEVY WIDIA

















Discussion about this post