Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bank Digital Krom Bukukan Pendapatan Bersih Rp965 Miliar di 2024, Naik 125%

8 April 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
aplikasi Krom Bank

Strategi Efektif, Dana Pihak Ketiga Krom Bank Tumbuh 44,7% di Kuartal I 2025 (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Bank digital Krom (PT Krom Bank Indonesia Tbk) membukukan pendapatan bunga bersih (audited) meningkat 125% year-on-year (YoY) menjadi Rp965 miliar pada 2024 dari Rp429 miliar pada 2023, seiring dengan pertumbuhan penyaluran kredit yang signifikan.

Total aset Krom naik signifikan 83% YoY menjadi Rp6,65 triliun, serta ekspansi kredit yang naik 131% YoY  menjadi Rp4,25 triliun pada 2024 dari Rp1,83 triliun pada 2023. Pertumbuhan kredit didorong oleh lonjakan dana pihak ketiga dan optimalisasi perluasan layanan berbasis teknologi digital.

DPK Krom pun meningkat hampir sembilan kali lipat menjadi Rp3,16 triliun YoY pada 2024 dari Rp348 miliar pada 2023, didorong oleh pertumbuhan pada simpanan berbasis tabungan dan deposito. Selain itu, di tengah strategi ekspansi yang agresif, Krom mampu mencatatkan laba bersih sebesar Rp124 miliar YoY, relatif stabil dibanding tahun sebelumnya dikarenakan Krom meningkatkan rasio pencadangan.

Baca juga :   KotaMasaDepan, Program Percepatan Digitalisasi UMKM di Kota-kota Kecil Indonesia

Sementara itu, rasio kredit bermasalah (NPL) gross Krom tercatat sebesar 3,12%, menandakan manajemen risiko yang solid dalam ekspansi kredit. Cadangan kerugian untuk mengantisipasi potensi risiko juga diperkuat dengan peningkatan rasio pencadangan menjadi 6,46% Y-o-Y dari 4,67% di periode sebelumnya.

Rasio kecukupan modal (KPMM) sebesar 82,63% – jauh di atas ketentuan minimum regulator – yang memposisikan Krom pada posisi yang sangat sehat dan memiliki permodalan kuat untuk terus bertumbuh secara berkelanjutan.

Di sisi lain, dengan bisnis modelnya yang efisien dan scalable, Krom tetap mampu menjaga efisiensi dan profitabilitas. Biaya operasional dijaga tetap rendah dibanding pendapatan, dengan Rasio Cost to Income (CIR) sebesar 18,07%. Dengan Net Interest Margin (NIM) mencapai 20,01%, Krom juga mencatat margin keuntungan yang tinggi dari aktivitas intermediasi.

Baca juga :   Permudah Transaksi Keuangan, Doku Kolaborasi Dengan OY!

“Kinerja kami di tahun 2024 ini mencerminkan langkah Krom yang semakin kokoh sebagai bank digital yang agile dengan skalabilitas tinggi. Pencapaian ini merupakan hasil dari strategi bisnis yang solid dan prudent dalam menghadirkan solusi keuangan yang tidak hanya digital-friendly, tetapi juga menjawab kebutuhan nyata para nasabah,” ujar Presiden Direktur Krom Bank, Anton Hermawan, Selasa (8/4/2025).

Menurut Anton, ke depan Krom akan terus fokus memperluas jangkauan pertumbuhan nasabah baru serta berinvestasi pada pengembangan layanan digital (inovasi) dengan menciptakan produk atau layanan yang semakin relevan dengan kebutuhan nasabah dan perluasan akses layanan melalui jaringan dan kemitraan strategis. Pada tahun 2024, Krom menghadirkan layanan QRIS dan BI Fast.

Baca juga :   Aplikasi Neobank Dari BNC Gaet 16 juta Pengguna

“Kami siap terus berekspansi, menghadirkan inovasi progresif, dan memperkuat konektivitas digital guna mewujudkan visi perusahaan, sekaligus memperkokoh posisi Krom sebagai platform keuangan digital terpercaya yang menghubungkan nasabah dengan solusi finansial yang seamless, relevan, dan bernilai tambah,” tutup Anton.

 

STEVY WIDIA

Tags: Bank DigitalKrom
Previous Post

Perkuat Kehadiran di Asia Tenggara, Platform Social Gaming Lita Global Ekspansi ke Singapura

Next Post

Peringkat Smart City di Indonesia Stagnan, Kemacetan dan Korupsi Jadi Masalah Utama

Related Posts

Aplikasi neobank
Digital Business

OJK Batalkan Bank Neo Commerce Sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek

30 Maret 2026
0
Yup x BankRaya
Digital Business

Bank Raya Perkuat Transformasi Digital Dan Perbaikan Kualitas Debitur Legacy

19 Maret 2026
0
fintech WeLab
Startup & Entrepreneurship

Fintech WeLab Raih Pendanaan Seri D US$220 Juta, Terbesar untuk Bank Digital Asia 2025

15 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Telkomsel Hadirkan Pemanfaatan Teknologi 5G Standalone Pertama di Indonesia

Peringkat Smart City di Indonesia Stagnan, Kemacetan dan Korupsi Jadi Masalah Utama

BCA UMKM Fest 2025

BCA Implementasikan QRIS TAP Pada Lebih dari 324 Ribu Merchant Mitra

Sinergi InterSystems dan ICS Compute Dukung Interoperabilitas Data Kesehatan di Indonesia

Sinergi InterSystems dan ICS Compute Dukung Interoperabilitas Data Kesehatan di Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version