Selasa, 19 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bekraf Targetkan Industri Kreatif Serap 17 Juta Tenaga Kerja pada 2019

11 Desember 2018
in Headline, News
Reading Time: 1 min read
Bekraf Targetkan Serap 17 Juta Pelaku Ekonomi Kreatif

Ekonomi kreatif juga tumbuh di daerah-daerah. (Foto: Stevy Widia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah menginginkan lebih banyak wirausaha guna memperluas kesempatan kerja sebelum periode bonus demografi tiba. Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) pun mensasar pekerja di bidang kreatif mencapai 17 juta orang pada tahun depan.

Direktur Riset dan Pengembangan Bekraf Wawan Rusiawan optimistis target penyerapan tenaga kerja pada 2019 tercapai. Fokus pemerintah ialah memunculkan lebih banyak wirausaha di bidang ekonomi kreatif guna mengantisipasi bonus demografi mulai 2030.

“Kami berharap bisa menciptakan pengusaha kreatifnya yang akan menyerap tenaga kerja lebih banyak terutama saat Indonesia memasuki periode bonus demografi,” kata Wawan dalam keterangannya belum lama ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik yang dipublikasikan Bekraf diketahui per 2016 mayoritas tenaga kerja sektor kreatif bermukim di Pulau Jawa. Perinciannya, yaitu Provinsi Jawa Barat (3,8 juta orang), Jawa Tengah (3,1 juta orang), Jawa Timur (2,7 juta orang), DKI Jakarta (1 juta orang), dan Banten (sekitar 958.000 orang).
Target 17 juta tenaga kerja tertuang di dalam Rencana Strategis Bekraf 2015 – 2019. Angka ini memungkinkan dicapai mengingat realisasi per 2016 saja nyaris menyentuh angka tersebut.
Menurut Wawan, pada dasarnya provinsi dengan aktivitas kreatif relatif tinggi memiliki ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi di bidang ini.

“(Dari kondisi sosial) itu berpengaruh ke sisi ekonomi, yakni banyak tumbuh usaha-usaha kreatif. Lingkungan yang ada terbilang kondusif untuk tumbuhnya kreativitas serta talenta kreatif. Kolaborasi di dalam jejaring itu juga cukup efektif,” kata Wawan.

Badan Ekonomi Kreatif optimistis pertumbuhan PDB ekonomi kreatif sebesar 10% per tahun bisa dipertahankan. Guna merealisasikannya maka ekosistem bisnis harus terus dibenahi, salah satu strategi dengan memperkuat kolaborasi.

STEVY WIDIA

Tags: Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)industri kreatiftenaga kerja
Previous Post

Meriahkan Harbolnas 2018, J&T Express Beri Motor NMax

Next Post

Kredivo Rilis Produk Pinjaman Tunai

Related Posts

IdeaFest 2026, Bahas Masa Depan Manusia dalam Industri Kreatif di Era AI
Digital Business

IdeaFest 2026, Bahas Masa Depan Manusia dalam Industri Kreatif di Era AI

13 Mei 2026
0
Bank Saqu Perempuan Industri Kreatif
Digital Business

Bank Saqu: Pengelolaan Keuangan Jadi Kunci Keberlanjutan Perempuan di Industri Kreatif

25 April 2026
0
JobCity Gunakan AI Untuk Kurangi Kesenjangan Talenta dan Peluang Kerja
News

JobCity Gunakan AI Untuk Kurangi Kesenjangan Talenta dan Peluang Kerja

7 Agustus 2025
0
Load More
Next Post
Startup Ini Buka Akses Kredit Bagi Generasi Millenial

Kredivo Rilis Produk Pinjaman Tunai

Twitter: Milenial Indonesia Paling Suka Topik Hiburan dan Olahraga

Twitter: Milenial Indonesia Paling Suka Topik Hiburan dan Olahraga

Harbolnas 12.12 Targetkan Transaksi Rp 7,7 Triliun

Harbolnas 12.12, Mandiri Beri Diskon Hingga 93% dan Cashback Jutaan

Discussion about this post

Recent Updates

Agen Moladin Finance Indonesia

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
Kredit Berkelanjutan Bank Raya

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Startup Asia Tenggara Naik 9%, Tracxn Catat Total Pendanaan Tembus US$303 Miliar

19 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agen Moladin Finance Indonesia

Perluas Akses Pembiayaan UMKM, Agen Moladin Finance Tembus 7.000 Mitra

19 Mei 2026
Kredit Berkelanjutan Bank Raya

Terapkan Prinsip ESG, Kredit Berkelanjutan Bank Raya Tembus Rp3,6 Triliun

19 Mei 2026
East Ventures Sustainability Report 2026

East Ventures Rilis Sustainability Report 2026, Targetkan Emisi Nol Bersih Tahun 2030

19 Mei 2026
Pendanaan Startup Asia Tenggara 2026

Investasi Startup Asia Tenggara Naik 9%, Tracxn Catat Total Pendanaan Tembus US$303 Miliar

19 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version