Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Bonggol Pisang Untuk Terapi Penyakit Kanker

29 Agustus 2019
in Headline, Innovation
Reading Time: 2 mins read
Bonggol Pisang Untuk Terapi Penyakit Kanker

Ida Nur Aini, Ahmad Syauqy Tafrihani, dan Dhuriyatun Khasanah dari UGM. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Data Kemenkes menyebut angka penyakit kanker di Indonesia berada di angka 136,2 per seratus ribu penduduk. Ini membuat Indonesia berada di urutan ke delapan di Asia Tenggara dan urutan 23 di Asia. Untuk itu dibutuhkan inovasi untuk mendapatkan solusi akan masalah ini.

Baru-baru ini, tim Mahasiswa Universitas Gadjah Mada berhasil mengungkap potensi bonggol pisang untuk terapi penyakit kanker payudara. Mereka adalah Ida Nur Aini, Ahmad Syauqy Tafrihani, dan Dhuriyatun Khasanah. Melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Penelitian Eksakta (PKM-PE) ketiganya mengeksplorasi potensi bonggol pisang sebagai agen antimetastasis kanker payudara.

“Bonggol pisang ini jarang dimanfaatkan, padahal di dalamnya mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan,” jelas Ida yang dilansir Humas UGM belum lama ini.

Baca juga :   Startup Insurtech Rey Raih Pendanaan US$4,2 Juta

Ketiganya memulai penelitian dengan melakukan ekstraksi bonggol pisang untuk mendapatkan Ekstrak Bonggol Pisang (EBP). Ida menyebutkan senyawa flavonoid yang ada pada bonggol pisang salah satunya yaitu kuersetin. Kuersetin dapat menghambat metastasis kanker dengan cara menurunkan ekspresi MMP-9.2. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut etanol dingin 95%. Setelah dilakukan ekstraksi, dilakukan kuantifikasi kandungan kuersetin dalam EBP menggunakan metode kolorimetri AlCl3.

Setelah dihitung jumlah kandungan flavonoidnya, dilakukan uji in vitro terhadap EBP menggunakan model sel kanker payudara 4T1 yang memiliki karakter cepat bermetastasis. Ekstrak diuji efek penghambatannya terhadap pertumbuhan sel kanker dengan metode uji MTT Assay.
“Hasilnya ekstrak bonggol pisang tidak menghambat pertumbuhan sel 4T1 yang artinya tidak bersifat toksik,” terangya.

Baca juga :   Huawei Gandeng UGM Dalam Pengembangan Talenta Digital Indonesia

Selanjutnya, untuk melihat aktivitas EBP sebagai agen anti penyebaran kanker payudara dengan metode Gelatin Zymography dan scratch wound healing assay. Metode ini bertujuan untuk mengetahui efek EBP terhadap penurunan ekspresi MMP-9 dan efek EBP terhadap migrasi sel kanker.

“Hasil yang diperoleh ekskrak bonggol pisang yang dikombinasikan dengan doksorubisin mampu menurunkan ekspresi MMP-9 dan menghambat migrasi sel, sehingga dapat disimpulkan berpotensi sebagai agen antimetastasis kanker payudara,” paparnya.

Selain melakukan uji in vitro, mereka juga melakukan inovasi dengan membuat ekstrak bonggol pisang menjadi sediaan food powder. Aplikasi ekstrak dalam bentuk sediaan ini bertujuan untuk meningkatkan akseptibilitasekstrak bonggol pisang agar mudah dikonsumsi.

Dari hasil penelitian yang dilakukan Ida menyebutkan bahwa terlihat potensi dari ekstrak bonggol pisang untuk menghambat penyebaran kanker sehingga dapat dikembangkan sebagai pencegah kanker maupun sebagai suplemen dalam pengobatan kanker dalam bentuk food powder. Karenanya kedepan diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengolah bonggol pisang sebagai alternatif obat kanker di tengah masyarakat.

Baca juga :   Mahasiswa UGM Kembangkan Mainan Stimulasi Perkembangan Anak

FAHRUL ANWAR

Tags: Ekstrak Bonggol Pisang (EBP)terapi kankerUniversitas Gadjah Mada (UGM)
Previous Post

Huawei : HarmonyOS Bukan Pengganti Android

Next Post

Kimia Farma dan Pertamina Raih Enterprise Innovation Award

Related Posts

Tim UGM Jadi Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2025
Innovation

Tim UGM Jadi Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2025

21 Oktober 2025
0
Kuncie UGM
Headline

Tak Harus Kuliah di UGM, Kuncie Gandeng Kampus Ini Hadirkan Konten Edukasi Bagi Masyarakat Luas

26 November 2022
0
ZTE UGM
News

ZTE Gandeng Universitas Gadjah Mada untuk Dukung Pengembangan SDM

22 September 2022
0
Load More
Next Post
Kimia Farma dan Pertamina Raih Enterprise Innovation Award

Kimia Farma dan Pertamina Raih Enterprise Innovation Award

Anak Muda Harus Lebih Sadar Tentang Bahaya Bullying

Anak Muda Harus Lebih Sadar Tentang Bahaya Bullying

Lenovo CEO Club, Workshop Agar Anak Muda Punya Pemikiran CEO

Lenovo CEO Club, Workshop Agar Anak Muda Punya Pemikiran CEO

Discussion about this post

Recent Updates

Bank Raya

Bank Raya Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat Program Cluster Usaha di 23 Kota Indonesia

13 Februari 2026
Tim Labmino dan RunSight

Inovasi RunSight Berbasis AI Antar Tim Universitas Indonesia Jadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador

13 Februari 2026
Krom Bank

Krom Bank Dorong Literasi Keuangan 2026, Tekankan Peran Bank Digital sebagai Solusi Finansial Modern

13 Februari 2026
Anthropic

Valuasi Anthropic Tembus US$380 Miliar Usai Raih Pendanaan Raksasa Seri G

13 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Bank Raya

Bank Raya Perkuat Digitalisasi UMKM Lewat Program Cluster Usaha di 23 Kota Indonesia

13 Februari 2026
Tim Labmino dan RunSight

Inovasi RunSight Berbasis AI Antar Tim Universitas Indonesia Jadi Samsung Solve for Tomorrow Global Ambassador

13 Februari 2026
Krom Bank

Krom Bank Dorong Literasi Keuangan 2026, Tekankan Peran Bank Digital sebagai Solusi Finansial Modern

13 Februari 2026
Anthropic

Valuasi Anthropic Tembus US$380 Miliar Usai Raih Pendanaan Raksasa Seri G

13 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version