Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Cashlez Distribusikan mPOS Untuk Pelaku Usaha di Destinasi Wisata

17 Oktober 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Mandiri Capital Kucurkan Dana Investasi Bagi Cashlez

Direktur Keuangan MCI Hira Laksamana (kiri) dan Teddy Setiawan CEO dan Co-Founder Cashlez (kanan). (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Wisatawan manca negara telah terbiasa menggunakan pembayaran non tunai. Melihat potensi itu PT Cashlez Worldwide Indonesia (Cashlez), perusahaan teknologi finansial (Fintech) bekerja sama dengan Visa mendistribusikan 5.000 perangkat mobile Point of Sale (mPOS) kepada pelaku usaha di sejumlah destinasi wisata populer di Indonesia.

Cashlez memberikan solusi untuk merchant mengeluarkan fitur terbaru yaitu POS (Point of Sale) atau yang sering disebut software aplikasi kasir. Fitur Point of Sale ini diluncurkan pada bulan Oktober 2018 secara cuma-cuma atau gratis kepada merchant. CEO Cashlez, Teddy Tee Setiawan, mengatakan, sebagai perusahaan teknologi finansial Cashlez ingin berkontribusi banyak dalam Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang digalakkan oleh pemerintah.

“Kami ingin memberikan kenyamanan bertransaksi pada tamu-tamu mancanegara juga dapat memberikan citra yang baik terhadap pariwisata Indonesia. Lebih dari pada itu, penggunaan transaksi nontunai dapat meningkatkan pendapatan atau penjualan merchant yang juga akan meningkatkan devisa negara”, ujar Teddy dalam keterangan Selasa (16/10/2018) di Jakarta.

Baca juga :   Pertumbuhan Industri Fintech Indonesia Posisi Kedua di Negara G-20

Distribusi mPOS ditujukan kepada para pelaku usaha di sejumlah lokasi wisata di Bali, Lombok, Yogyakarta – Solo, Surabaya – Malang, Medan, dan Bandung. Menurut Teddy hal ini untuk memudahkan mereka dalam menerima pembayaran elektronik yang cepat, aman dan dapat diandalkan.

Teddy menambahkan bahwa sebagai perusahaan rintisan, Cashlez selalu mencari cara yang efisien dan cost effective, melihat dan menyesuaikan kebutuhan pasar adalah hal yang tidak dapat dihindari.

“Kami telah mempelajari bahwa mengajak atau mengedukasi merchant untuk dapat mengadopsi pembayaran nontunai tidaklah mudah, oleh karena itu kami kembangkan fitur Point of Sale, harapan kami, idealnya, merchant dapat beralih dari bon atau nota kertas ke sebuah aplikasi Point of Sale yang di dalamnya juga disediakan fitur pembayaran nontunai terintegrasi yang dapat menumbuhkan bisnis mereka”, tambah Teddy.

Baca juga :   Industri Fintech Turut Dorong Pertumbuhan UMKM di Indonesia

Sementara itu, Rahmat Bagas Santoso, Chief Technology Officer Cashlez menjelaskan, tahun ini berbagai development baik dari segi fitur maupun penambahan opsi jenis pembayaran telah kami kerjakan. “Fitur Point of Sale adalah salah satu pengembangan yang kami lakukan setelah mempelajari kebiasaan dan kebutuhan merchant dalam dua tahun terakhir kami beroperasi,”katanya.

Selain itu, lanjut Rahmat, penambahan opsi jenis pembayaran seperti layanan pembayaran QR Payment T-Cash dan BNI YAP!, pre-authorization, recurring, installment, Virtual Account serta layanan pembayaran melalui GPN juga telah dikembangkan, harapannya merchant dapat menerima berbagai jenis pembayaran yang terintegrasi dalam satu platform.

“Ke depannya, akan ada fitur Mandiri e-money dan metode pembayaran berbasis QR terbaru yang dikeluarkan Bank Mandiri, Mandiri Pay, yang saat ini dalam tahap pengembangan,” harap Rahmat.

Saat ini, fitur Point of Sale telah tersedia di sistem operasi Android dan iOS. Selain pengembangan fitur Point of Sale, Cashlez yang beroperasi sejak September 2016 telah dapat menerima berbagai fitur pembayaran diantaranya fitur pembayaran berbasis kartu menggunakan mPOS, QR Payment, dan Cashlez Link, sebuah link pembayaran personal untuk transaksi online atau e-commerce. Sebelumnya, pada tahun 2017 Cashlez telah bekerja sama dengan Dimo Pay sehingga merchant dapat menerima pembayaran dengan metode QR. Di tahun ini, Cashlez menambah metode pembayaran berbasis QR dengan bekerja sama dengan TCASH, BNI YAP! dan QR Payment terbaru dari Bank Mandiri.

Baca juga :   Berkolaborasi Bersama Dikbud Kendal, Tata Skola Memberikan Edukasi Manajemen Keuangan Digital

STEVY WIDIA

Tags: financial technology (Fintech)mobile Point of Sale (mPOS)non tunaiPT Cashlez Worldwide Indonesia (Cashlez)
Previous Post

Software AG Dorong Transformasi Digital di Indonesia

Next Post

Ralali.com Luncurkan BIG untuk Permudah Pencarian Barang

Related Posts

AFTECH
Digital Business

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
0
Amartha
Digital Business

Amartha Perkuat Layanan UMKM Akar Rumput Dan Kembangkan Dompet Digital

24 Januari 2026
0
Amartha - Andi Taufan
Digital Business

Industri Fintech Turut Dorong Pertumbuhan UMKM di Indonesia

24 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Ralali x SHIELD

Ralali.com Luncurkan BIG untuk Permudah Pencarian Barang

Kolaborasi #COTTONINKxVaneshaPrescilla Untuk Yang Muda & Dinamis

Kolaborasi #COTTONINKxVaneshaPrescilla Untuk Yang Muda & Dinamis

Google Sedia Perangkat Untuk Ubah Data Jadi GIF

App Annie : Indonesia Peringkat 10 Dunia Untuk Pengunduh Aplikasi Android

Discussion about this post

Recent Updates

Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version