Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Crowdo Connect, Aplikasi Pendanaan Bagi UKM

1 Maret 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Crowdo Connect, Aplikasi Pendanaan Bagi UKM

Cally Alexandra, General Manager Crowdo Indonesia. (Foto: Crowdo/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Crowdo, salah satu platform Peer to Business (P2B ) di Asia Tenggara meluncurkan global aplikasi seluler mereka, Crowdo Connect. Aplikasi ini yang menghubungkan UKM Indonesia untuk mendapatkan pendanaan dari komunitas investor global.

Cally Alexandra (Cally) Perwakilan Crowdo Indonesia mengatakan, peluncuran aplikasi Crowdo Connect sejalan dengan visi perusahaan. Yakni ingin menghubungkan UKM terbaik di Indonesia tidak hanya dengan Investor Indonesia tetapi juga dengan komunitas Investor global.

“Kini Investor dari seluruh dunia dapat membantu membiayai pertumbuhan UKM Indonesia hanya dengan beberapa klik saja. UKM Indonesia bisa mendapatkan keuntungan dari sumber tambahan modal untuk membantu mereka membiayai tahap pertumbuhan berikutnya,” kata Cally dalam siaran pers, Selasa (28/2/2017).

Aplikasi mobile tersebut kini sudah tersedia di Google PlayStore di 140 negara yang berbeda. Cally menambahkan, tujuan dari aplikasi itu adalah untuk memproses pinjaman UKM mulai dari Rp1-2 miliar hanya dalam waktu beberapa jam.

Baca juga :   DFSK Ikuti Tren Otomotif di GIIAS 2018

“Peluncuran Crowdo Connect ini sejalan dengan tujuan Crowdo untuk membawa inovasi produk ke garis depan dalam pembiayaan UKM. Kita mengetahui bahwa orang-orang kini menghabiskan lebih waktu di aplikasi seluler mereka dibandingkan sebelumnya untuk berbagai alasan,” ungkap Cally lagi.

Cally menjelaskan saat ini sudah ada lebih dari 2 miliar pengguna ponsel di seluruh dunia, dan penelitian menunjukkan bahwa rata-rata individu menggunakan 27 aplikasi per bulan dan mereka menghabiskan rata-rata 37 jam per bulan[.

Tujuan Crowdo adalah bagi Crowdo Connect adalah untuk menjadi pilihan aplikasi pinjaman P2B yang bisa digunakan orang setiap hari.

Solusi seperti pinjaman P2B ditujukan untuk melengkapi produk dan jasa keuangan yang ada sehingga UKM memiliki cara yang lebih efisien, cepat dan transparan untuk mendapatkan pendanaan.

Baca juga :   Lenovo Indonesia Tumbuh 120% Untuk Penjualan Online Q3 2020

Crowdo menggambarkan platformnya secara berbeda dengan memanfaatkan teknologi terbaru yang tersedia untuk membuat proses pembiayaan dan investasi end-to-end yang se-efisien, setransparan dan secerdas mungkin.

Misalnya, Crowdo menggunakan mesin pembelajaran dan analisis prediktif agar proses penilaian risiko mereka lebih inovatif dan tangguh, serta menawarkan dashboard investasi cerdas kepada Investor sehingga mereka dapat melacak pengembalian bunga dan eksposur secara real time.

P2B Lending di Indonesia menjadi upaya utama untuk membantu mempromosikan inklusi finansial dan membantu bisnis local Indonesia tumbuh. Oleh Karena itu, regulasi yang telah diumumkan pada bulan Desember 2016 lalu P.OJK Nomor 77 / P.OJK.01 / 2016 yang akan menjadi dasar untuk mengatur bisnis Pinjaman P2B.

Baca juga :   Nyampah Corporation, Startup Pengolah Limbah Organik

Ada lebih dari 60 juta Usaha Kecil dan Menegah (UKM) di Indonesia. Dan menurut study yang dilakukan Bank Indonesia, lebih dari 60% menganggap mereka tidak ditangani atau terlayani oleh lembaga keuangan konvensional seperti bank .

Ajisatria Sulaeman, Direktur Asosiasi Fintech Indonesia, mengatakan, menghargai kecepatan OJK untuk membuat peraturan pada akhir 2016 kemarin. “Kami berharap departemen khusus untuk pinjaman P2P di OJK akan segera dibentuk, karena banyak bisnis seperti Crowdo sudah standby untuk mengajukan permohonan izin. Kami berharap dan bersedia menawarkan dukungan kami sehingga OJK dapat mempercepat waktu untuk membentuk lembaga-lembaga pendukung tersebut,” ucap Adisatria.

STEVY WIDIA

Tags: Asia TenggaracrowdoCrowdo ConnectPeer to Business (P2B )pendanaan UKMUsaha Kecil dan Menengah (UKM)
Previous Post

Wapres Ajak Mahasiswa Berani Berwirausaha

Next Post

Bekraf Kembali Pertemukan Pengembang Aplikasi & Game Dengan Perbankan

Related Posts

J&T Express
Digital Business

Laba Bersih Meroket, J&T Global Express Catat Pendapatan US$12,2 Miliar di Tahun 2025

31 Maret 2026
0
belanja TI
Technology

Pengeluaran Teknologi RI Diprediksi Melonjak 12,5% pada 2026, Tertinggi Kedua di Asia Tenggara

26 Maret 2026
0
Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara
Digital Business

Ant International Sudah Layani 2 Miliar Transaksi Digital Lintas Negara

15 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Bekraf Kembali Pertemukan Pengembang Aplikasi & Game Dengan Perbankan

Bekraf Kembali Pertemukan Pengembang Aplikasi & Game Dengan Perbankan

Ingin Merasakan Sensasi Jadi Pengusaha Hebat? Coba Game “Juragan Hotel”

Ingin Merasakan Sensasi Jadi Pengusaha Hebat? Coba Game “Juragan Hotel”

Pemerintah Siapkan Sejumlah Solusi Pendukung Startup Tanah Air

Perlu Konsep Pajak Baru Untuk Startup

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version