Jumat, 21 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

DBS Asian Insights Conference 2017: Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif

22 November 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
DBS Asian Insights Conference 2017: Ekonomi Indonesia Tumbuh Positif

(ki-ka) Gundy Cahyadi - Ekonom DBS Group Research, Dinny Jusuf - CEO dan Founder Toraja Melo, Burhanudin Muhtadi - Direktur Eksekutif Lembaga Riset Indikator Politik Indonesia, Muhammad Chatib Basri - Pakar Perdagangan Internasional, Ekonomi Makro dan Politik Ekonomi, Metta Dharmasaputra -Direktur Eksekutif dan Co-Founder Katadata, dan Paulus Sutisna - Presiden Direktur PT Bank DBS Indonesia. (Foto: Fahrul Anwar/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Selama setahun terakhir, kondisi pereokomian di Indonesia mengalami peningkatan, meskipun pertumbuhannya belum sesuai yang diharapkan. Tren pertumbuhan ekonomi Tanah Air ini tampaknya akan terus berlanjut hingga 2018.

Optimisme ini mengemuka dalam acara Asian Insights Conference 2017 yang digelar oleh Bank DBS Selasa (21/11/2017) di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta.

President Director Bank DBS Indonesia Paulus Sutisna, dalam sambutannya, mengatakan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia belakangan ini cukup memperlihatkan kinerja yang positif, mengingat pada kuartal III tahun ini, pertumbuhan ekonomi di seluruh provinsi di Indonesia mencatatkan kinerja positif. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang dapat mendorong bangkitnya ekonomi di Asia.

“Melalui DBS Asian Insights Conference tahun ini, kami ingin menggarisbawahi bagaimana Indonesia dapat memanfaatkan potensi dan kesempatan pertumbuhan ekonomi di 2018, di tengah berbagai pembangunan yang sedang berjalan di Indonesia,” ungkap Paulus.

Acara yang dihadiri oleh lebih dari 700 tamu undangan dari nasabah korporasi dan prioritas Bank DBS Indonesia, untuk membahas tema laju perekonomian Indonesia pada 2018 mendatang dalam tema “Accelerating Growth for Future Forward Indonesia”.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal Kemeterian Keuangan Republik Indonesia Suahasil Nazara, yang tampil sebagai pembicara kunci dalam acara ini, menyebutkan bahwa tahun ini pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup stabil dan memberikan sinyal positif, mengingat Indonesia yang berada pada jalur pertumbuhan ekonomi yang membaik.

“Apabila kita yakin pertumbuhan ekonomi di Indonesia tahun ini berada pada angka 5,1%-5,2%, maka dapat diproyeksikan di 2018, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada pada angka 5,4%,” paparnya.

Peningkatan ekonomi Indonesia tahun ini, lanjut Suahasil, merupakan hasil dari berbagai macam perbaikan yang dilakukan pemerintah, seperti perbaikan listrik di berbagai wilayah Indonesia, penekanan dwelling time, dan beberapa elemen lainnya yang dapat menjadi magnet bagi para pelaku ekspor impor.

“Oleh karena itu, ekonomi Indonesia pada 2018 diproyeksikan akan membaik, walaupun dengan beberapa resiko dan tantangan yang masih ada,” imbuhnya.

Sementara itu, Lili Yan Ing, Staf Khusus Bidang Isu-isu Strategis Hubungan Internasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia memaparkan bahwa negara-negara Asia, termasuk Indonesia, saat ini memegang kendali atas market share manufaktur terbesar di dunia. Indonesia berada di posisi ke-empat dalam hal market share manufaktur di dunia setelah China, Korea, dan India.

“Tahun 2017 merupakan tahun dimana dunia mengalami pertumbuhan ekonomi paling tinggi setelah global financial crisis, dunia mencatat pertumbuhan pada level 3,6%, negara-negara maju mencatat pertumbuhan pada 2,2%, sedangkan negara-negara berkembang mencatat pertumbuhan 4,6%, dan Indonesia mencatat 5,2% termasuk negara-negara yang paling tinggi mencatat tingkat pertumbuhan.Salah satu faktor penyumbang tingginya angka pertumbuhan di negara-negara Asia, khususnya Asia Timur, karena adanya penerapan global value change, dimana masing-masing negara memproduksi barang-barang kemudian saling bertukar satu sama lain, ” terangnya.

Menutup DBS Asian Insights Conference 2017, seluruh pembicara sepakat bahwa laju ekonomi Indonesia 2018 akan semakin membaik yang tentunya perliu diiringi oleh optimisme dalam menghadapi agenda politik dalam negeri serta tantangan ekonomi lainnya saat ini.

FAHRUL ANWAR

Tags: Bank DBS IndonesiaDBS Asian Insights Conference 2017ekonomi Indonesia 2018
Previous Post

Pantau Aktivitas Gunung Agung via Aplikasi Ini

Next Post

Merek Fashion Eksklusif Barli Asmara Hadir Di e-Commerce Ini

Related Posts

Bank DBS Indonesia Mandiri Investasi
Industry

Sasar Nasabah High Net Worth, Bank DBS Indonesia dan Mandiri Investasi Rilis Layanan KPD Berdenominasi SGD

13 Agustus 2026
0
Obligasi Panda Indonesia
Industry

Indonesia Cetak Rekor Terbitkan Obligasi Panda RMB7 Miliar, Bank DBS Jadi Penjamin Emisi

10 Agustus 2026
0
DBS Insights Forum 2026
Industry

Navigasi Lanskap Multipolar, Bank DBS Indonesia Gelar DBS Insights Forum 2026

21 Juli 2026
0
Load More
Next Post
Merek Fashion Eksklusif Barli Asmara Hadir Di e-Commerce Ini

Merek Fashion Eksklusif Barli Asmara Hadir Di e-Commerce Ini

Pemenang Telkomsel 5-Min Video Challenge

Pemenang Telkomsel 5-Min Video Challenge

VMware & APTikom Siap Cetak Angkatan Kerja Digital Berkompetensi

VMWare Percepat Terwujudnya Transformasi Digital di Korporasi Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

DPK Citi Indonesia 2026

DPK Melonjak 23,29%, Citi Indonesia Buka Semester I-2026 dengan Kinerja Solid

20 Agustus 2026
pelajar Indonesia juara FedEx JA ITC 2026

Harumkan Nama Bangsa, Pelajar Indonesia Sabet Juara FedEx/JA ITC 2026 di Singapura

20 Agustus 2026
ShardLab Protocol Camp Cohort 9 Bali EKRAF

Perkuat Talenta Web3 Nasional, ShardLab dan EKRAF Gelar Final Demo Protocol Camp Cohort 9 di Bali

20 Agustus 2026
Laba bersih LinkAja 2026

Dampak Transformasi Bisnis, Laba Bersih LinkAja Melonjak 100% pada Semester I-2026

20 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
DPK Citi Indonesia 2026

DPK Melonjak 23,29%, Citi Indonesia Buka Semester I-2026 dengan Kinerja Solid

20 Agustus 2026
pelajar Indonesia juara FedEx JA ITC 2026

Harumkan Nama Bangsa, Pelajar Indonesia Sabet Juara FedEx/JA ITC 2026 di Singapura

20 Agustus 2026
ShardLab Protocol Camp Cohort 9 Bali EKRAF

Perkuat Talenta Web3 Nasional, ShardLab dan EKRAF Gelar Final Demo Protocol Camp Cohort 9 di Bali

20 Agustus 2026
Laba bersih LinkAja 2026

Dampak Transformasi Bisnis, Laba Bersih LinkAja Melonjak 100% pada Semester I-2026

20 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version