Jumat, 25 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Belanja Online Makin Agresif, Transaksi E-Commerce Indonesia Naik 18% di Awal 2026

25 Juni 2026
in Digital Business
Reading Time: 3 mins read
Transaksi E-Commerce Indonesia 2026

Belanja Online Makin Agresif, Transaksi E-Commerce Indonesia Naik 18% di Awal 2026 (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tengah tantangan ekonomi global dan melambatnya pertumbuhan ritel luring (offline), aktivitas belanja online masyarakat Indonesia justru menunjukkan ketahanan yang kuat. Laporan terbaru dari perusahaan global Admitad mengungkapkan, jumlah transaksi e-commerce di Tanah Air sepanjang Januari–Mei 2026 sukses melonjak sebesar 18% jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Pertumbuhan ini tidak hanya terlihat dari frekuensi belanja masyarakat yang bertambah sering. Data yang dihimpun dari lebih dari 4 juta pesanan online selama periode 2025–2026 menunjukkan Nilai Barang Dagangan Bruto atau Gross Merchandise Value (GMV) juga tumbuh signifikan sebesar 21% secara tahunan (Year-on-Year/YoY).

Kenaikan GMV yang melampaui pertumbuhan jumlah pesanan ini menjadi indikator kuat adanya pergeseran perilaku konsumen. Masyarakat Indonesia kini kian nyaman melakukan transaksi digital dalam nominal yang lebih besar. Hal ini tercermin dari rata-rata nilai per transaksi atau Average Order Value (AOV) yang merangkak naik dari US$33 menjadi US$37 per transaksi.

Laporan tersebut mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pasar e-commerce yang sangat berorientasi pada perangkat seluler (mobile-first market). Pangsa transaksi belanja online yang dilakukan melalui smartphone meningkat dari 65% menjadi 69%. Dari seluruh kanal yang tersedia, platform marketplace masih mendominasi dengan kontribusi lebih dari 68% terhadap total pembelian online nasional.

Menariknya, peta kategori produk terlaris di Indonesia mencatatkan kejutan baru. Kategori Barang Rumah Tangga kini menempati peringkat pertama sebagai kontributor terbesar dengan porsi 23%, sekaligus menyalip kategori Fashion yang biasanya mendominasi pasar global. Sementara itu, kategori Fashion sendiri harus puas berada di posisi kedua dengan kontribusi sebesar 21%.

Menyusul di peringkat ketiga, kategori Elektronik menyumbang angka sebesar 16% dari total transaksi, diikuti oleh Layanan Pengiriman Makanan di posisi keempat dengan porsi 12% yang sekaligus memperlihatkan semakin kuatnya gaya hidup digital di kalangan masyarakat perkotaan.

Sementara dari sisi pertumbuhan paling agresif, kategori Rumah dan Taman (Home and Garden) mencetak kinerja paling impresif dengan lonjakan pertumbuhan hingga 32% YoY. Disusul oleh kategori perhiasan dan aksesori yang tumbuh 24%, serta produk olahraga dan hiburan yang naik 19%.

Faktor lain yang mempercepat konversi penjualan digital di Indonesia adalah kuatnya pengaruh konten. Laporan Admitad memaparkan bahwa artikel, video, dan bentuk konten editorial memengaruhi lebih dari 25% keputusan transaksi online konsumen. Selain itu, iklan di dalam aplikasi seluler berkontribusi 18%, dan rekomendasi dari influencer di media sosial menyumbang lebih dari 10% transaksi.

Strategi pemasaran berbasis kinerja (performance marketing) seperti afiliasi juga berkembang sangat pesat di Indonesia. Sepanjang setahun terakhir, jumlah merek lokal yang mengadopsi program afiliasi melonjak 15%, atau dua kali lipat lebih cepat dibanding pasar sejenis di negara lain. Penggunaan platform agregator penawaran menyumbang 15% transaksi, program cashback memengaruhi 13%, dan penggunaan kode promo/kupon berkontribusi sebesar 9%.

Tren positif ini membawa angin segar bagi para publisher dan mitra afiliasi lokal, di mana pendapatan mereka tercatat ikut terkerek naik sebesar 20% selama periode Januari–Mei 2026.

Managing Director Mitgo APAC, Neha Kulwal, menilai dinamisnya lanskap e-commerce di Indonesia didorong oleh tiga pilar utama: basis konsumen yang mengutamakan perangkat seluler, budaya sosial online yang kental, serta daya beli masyarakat yang terus menguat.

“Indonesia sangat mengutamakan relevansi, kepercayaan, dan penyampaian pesan yang tepat kepada audiens yang tepat pada waktu yang tepat. Data menunjukkan bahwa merek yang berinvestasi pada kanal berbasis konten dan strategi performa seperti afiliasi, cashback, dan kolaborasi dengan influencer memperoleh tingkat pengembalian investasi (ROI) yang paling tinggi,” tutup Neha. (*AMBS)

 

Tags: Admitadbelanja onlinee-commercePasar SelulerPemasaran Afiliasitransaksi digital
Previous Post

Bidik Generasi yang Serba Mobile, Huawei Luncurkan MatePad Mini di Indonesia

Next Post

Industri Hotel Indonesia Diprediksi Tumbuh, Turis Internasional Jadi Penopang Utama

Related Posts

Pendanaan startup logistik Asia Tenggara 2026
Startup & Entrepreneurship

Pendanaan Startup Logistik Asia Tenggara Capai US$339 Juta, Jakarta Jadi Hub Utama

23 September 2026
0
Lazada 9.9 Mega Brands Sale 2026
Digital Business

Lazada 9.9 Mega Brands Sale 2026 Gelar Promo, Respons Perilaku Belanja Mindful Konsumen

9 September 2026
0
Harbolnas 2026
Digital Business

Harbolnas 2026 Bidik Transaksi Rp40 Triliun, Makin Banyak Platform Ikut

29 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
ITEL, Aplikasi Pelatihan Online Bidang Pariwisata dan Ekraf

Industri Hotel Indonesia Diprediksi Tumbuh, Turis Internasional Jadi Penopang Utama

Pendapatan Autopedia Sukses Lestari ASLC

Pendapatan Autopedia Sukses Lestari Melesat 27,5% di Kuartal I-2026

FedEx JA ITC 2026

Ciptakan Inovasi Drone Gudang Berbasis AI, 6 Pelajar Wakili Indonesia di Final Regional FedEx/JA ITC 2026

Discussion about this post

Recent Updates

Schneider Electric x UGM)

Schneider Electric dan UGM Jalin Kemitraan Strategis Perkuat Pendidikan Vokasi dan Teknologi

25 September 2026
pendanaan Kopi Kenangan Alpha JWC

Kopi Kenangan Mendapat Tambahan Suntikan Dana dari Alpha JWC dan Investor Eksisting

25 September 2026
Agoda Developer AI Agent Otonom

Agoda: Developer Asia Tenggara dan India Mulai Beralih ke AI Agent Otonom

24 September 2026
DOKU by Antom

DOKU Lakukan Rebranding Menjadi “DOKU by Antom”, Angkat Himelda Renuat Sebagai CEO Baru

24 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Schneider Electric x UGM)

Schneider Electric dan UGM Jalin Kemitraan Strategis Perkuat Pendidikan Vokasi dan Teknologi

25 September 2026
pendanaan Kopi Kenangan Alpha JWC

Kopi Kenangan Mendapat Tambahan Suntikan Dana dari Alpha JWC dan Investor Eksisting

25 September 2026
Agoda Developer AI Agent Otonom

Agoda: Developer Asia Tenggara dan India Mulai Beralih ke AI Agent Otonom

24 September 2026
DOKU by Antom

DOKU Lakukan Rebranding Menjadi “DOKU by Antom”, Angkat Himelda Renuat Sebagai CEO Baru

24 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version