Senin, 6 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Digital Edge Amankan Pendanaan Rp9,2 Triliun untuk Ekspansi Kampus Data Center Termasuk di Indonesia

22 Mei 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Pendanaan Digital Edge

Digital Edge Amankan Pendanaan Rp9,2 Triliun untuk Ekspansi Kampus Data Center Termasuk di Indonesia (Foto: Istimewa/Digital Edge)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penyedia infrastruktur digital regional, Digital Edge, mengumumkan keberhasilan penutupan pendanaan perusahaan induk (holding company/HoldCo) perdana senilai US$575 juta atau sekitar Rp9,2 triliun. Fasilitas pendanaan ini menandai tonggak sejarah penting dalam evolusi perusahaan sebagai salah satu platform infrastruktur digital terkemuka di Asia-Pasifik.

Dana segar yang diperoleh dari fasilitas ini akan dialokasikan untuk mendukung perluasan wilayah (campus footprint) pusat data Digital Edge di pasar-pasar utama yang sudah ada. Wilayah tersebut mencakup Korea Selatan, Jepang, India, dan Asia Tenggara, guna memenuhi lonjakan permintaan terhadap infrastruktur hyperscale serta pusat data yang siap mengakomodasi teknologi artificial intelligence (AI).

Aksi korporasi ini mendapat dukungan kuat dari konsorsium perbankan global. Clifford Capital, Deutsche Bank, MUFG, Sumitomo Mitsui Banking Corporation, dan Standard Chartered bertindak sebagai mandated lead arrangers dan book runners. Sementara itu, BNP Paribas dan Stonepeak Credit turut bergabung sebagai mandated lead arrangers.

Menariknya, fasilitas pendanaan ini memiliki fitur inovatif yang memungkinkan Digital Edge untuk mengonversi pinjaman tersebut menjadi Sustainability-Linked Loan (SLL) di masa mendatang, setelah menyepakati target kinerja keberlanjutan yang ambisius.

“Fasilitas HoldCo ini mewakili evolusi berikutnya dari struktur modal kami, memperluas pendekatan pendanaan berkelanjutan ke tingkat korporat sekaligus memperkuat kemampuan kami untuk mengeksekusi proyek dengan cepat dan disiplin di tengah percepatan permintaan AI dan hyperscale di kawasan ini,” ujar John Freeman, Chief Executive Officer Digital Edge, Jum’at (22/5/2026).

Chief Financial Officer Digital Edge, Jonathan Walbridge, menambahkan bahwa keberhasilan ini memperkuat fleksibilitas struktur modal perusahaan. “Kemampuan untuk menyertakan langkah-langkah berbasis keberlanjutan dari waktu ke waktu mengintegrasikan akuntabilitas ESG ke dalam kerangka keuangan kami,” imbuh Walbridge.

Di Indonesia, Digital Edge merupakan penyedia infrastruktur dan pusat data carrier-neutral berskala regional yang juga bertindak sebagai induk usaha dari emiten teknologi PT Indointernet Tbk (EDGE) atau Indonet. Kehadiran Digital Edge di tanah air menjadi pilar penting dalam menyediakan fasilitas komputasi dan penyimpanan data berkapasitas besar serta latensi rendah untuk mendukung ekosistem digital nasional.

Saat ini, operasional Digital Edge di Indonesia (yang sebelumnya menggunakan merek EDGE DC sebelum berganti nama menjadi Digital Edge Indonesia) bertumpu pada beberapa aset strategis, termasuk fasilitas di Jakarta yang mengoperasikan pusat data berlokasi strategis di jantung kota Jakarta, yang terdiri dari fasilitas EDGE1 berkapasitas 6 Megawatt (MW) dan EDGE2 berkapasitas 23 MW untuk melayani kebutuhan colocation skala enterprise dan hyperscale.

Selain itu, pertumbuhan infrastruktur perusahaan juga diperkuat oleh mega proyek kampus baru di Bekasi, di mana Digital Edge tengah merealisasikan investasi masif senilai US$4,5 miliar (sekitar Rp70 triliun) untuk membangun salah satu kampus pusat data terbesar di kawasan industri daerah Bekasi, Jawa Barat.

Melalui portofolio infrastrukturnya, Digital Edge Indonesia menyediakan solusi digital terintegrasi mulai dari colocation, cross connect, remote hands, hingga interkoneksi jaringan canggih melalui layanan HSX by Indonet. Suntikan pendanaan HoldCo global ini dipastikan akan ikut mengaselerasi penyelesaian proyek-proyek raksasa mereka di tanah air demi menopang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang terus melesat. (*AMBS)

 

Tags: Bekasidata centerDigital EdgeEdgeESGHyperscalekinerja keuanganPendanaan KorporasiPT Indointernet Tbk
Previous Post

Tenable Luncurkan Tenable Hexa AI, Otomatisasi Mitigasi Risiko Keamanan Siber Secepat Kilat

Next Post

BSSN Catat 1,52 Miliar Serangan Siber, FPT Metrodata dan HP Luncurkan SecBox untuk UKM

Related Posts

Pendapatan Autopedia Sukses Lestari ASLC
News

Pendapatan Autopedia Sukses Lestari Melesat 27,5% di Kuartal I-2026

25 Juni 2026
0
Laba bersih Bank Tata Asia
Industry

Laba Bersih Bank Tata Asia Melonjak Lebih dari 12 Kali Lipat

22 Juni 2026
0
AI dan efisiensi energi
Technology

Saat AI Bertumbuh Pesat, Industri Mulai Mencari Cara Agar Tetap Ramah Lingkungan

22 Juni 2026
0
Load More
Next Post
SecBox FPT Metrodata HP Indonesia

BSSN Catat 1,52 Miliar Serangan Siber, FPT Metrodata dan HP Luncurkan SecBox untuk UKM

Strategi ROAR30 Maybank Group

Strategi ROAR30, Maybank Kucurkan Pembiayaan Sosial Rp98 Triliun di Kawasan ASEAN

Marriott Bonvoy 2026 Indonesia

Marriott Bonvoy: Partisipasi Program Loyalitas Wisatawan Indonesia Tertinggi di APEC

Discussion about this post

Recent Updates

Shopee x Meta

Shopee dan Meta Luncurkan Program Afiliasi Langsung di Instagram Reels dan Feed

6 Juli 2026
MoraRepublic x ZTE

Dorong Ekonomi Digital, MoraRepublic dan ZTE Kerja Sama Perluas Jaringan Internet FWA & FTTH Berbasis AI

6 Juli 2026
Pendanaan Startup Global

Rekor Baru! Pendanaan Startup Global Tembus US$510 Miliar di Paruh Pertama 2026, Dipicu Booming AI

6 Juli 2026
BlaBlaCar Indonesia

Sasar Potensi 1,2 Miliar Perjalanan Domestik, Platform Tumpangan Berbagi BlaBlaCar Masuk Indonesia

6 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Shopee x Meta

Shopee dan Meta Luncurkan Program Afiliasi Langsung di Instagram Reels dan Feed

6 Juli 2026
MoraRepublic x ZTE

Dorong Ekonomi Digital, MoraRepublic dan ZTE Kerja Sama Perluas Jaringan Internet FWA & FTTH Berbasis AI

6 Juli 2026
Pendanaan Startup Global

Rekor Baru! Pendanaan Startup Global Tembus US$510 Miliar di Paruh Pertama 2026, Dipicu Booming AI

6 Juli 2026
BlaBlaCar Indonesia

Sasar Potensi 1,2 Miliar Perjalanan Domestik, Platform Tumpangan Berbagi BlaBlaCar Masuk Indonesia

6 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version