Jumat, 7 Agustus 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Technology

Saat AI Bertumbuh Pesat, Industri Mulai Mencari Cara Agar Tetap Ramah Lingkungan

22 Juni 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
AI dan efisiensi energi

ki-ka Young Liu, Chairman of Foxconn dan Olivier Blum, CEO Schneider Electric usai penandatanganan kolaborasi strategis kedua perusahaan. (Foto: istimewa/se)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan kecerdasan buatan (AI) dalam beberapa tahun terakhir membawa perubahan besar di berbagai sektor industri. Mulai dari layanan digital, manufaktur, hingga bisnis berbasis data, AI semakin banyak digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan menciptakan inovasi baru. Namun, di balik perkembangan teknologi tersebut, muncul tantangan baru yang semakin penting untuk diperhatikan, yaitu kebutuhan energi.

Semakin besar kemampuan komputasi yang dibutuhkan AI, semakin besar pula infrastruktur yang diperlukan untuk menjalankannya. Kondisi ini membuat industri mulai mencari cara agar pertumbuhan AI tetap berjalan seiring dengan upaya efisiensi energi dan keberlanjutan lingkungan.

Salah satu langkah yang dilakukan datang dari kolaborasi strategis antara Schneider Electric dan Hon Hai Technology Group (Foxconn). Kedua perusahaan tersebut bekerja sama untuk mengembangkan infrastruktur data center AI generasi berikutnya yang lebih efisien dan siap mendukung kebutuhan komputasi masa depan.

Business VP Data Center Schneider Electric Indonesia, Ellya Cen, mengatakan perkembangan AI membutuhkan dukungan infrastruktur energi yang lebih cerdas.

“Permintaan terhadap AI terus meningkat, dan seiring dengan berkembangnya skala komputasi, energi di baliknya menjadi faktor pendukung yang sangat fundamental. Jika kita ingin meningkatkan skala AI secara bertanggung jawab, sistem-sistem ini harus saling terhubung,” ujarnya dikutip Senin (22/6/2026).

Kolaborasi ini menggabungkan kemampuan Foxconn dalam sistem komputasi canggih, integrasi rak AI, dan manufaktur global dengan keahlian Schneider Electric dalam sistem energi, kelistrikan, pendinginan, serta manajemen infrastruktur digital.

Melalui kerja sama ini, Schneider Electric dan Foxconn akan mengembangkan arsitektur referensi untuk data center AI yang dapat digunakan secara lebih luas. Solusi tersebut mencakup optimalisasi energi, sistem modular untuk kelistrikan dan pendinginan, hingga desain infrastruktur yang lebih mudah diterapkan.

Pendekatan ini diharapkan dapat membantu perusahaan membangun fasilitas AI yang memiliki performa tinggi sekaligus lebih efisien dalam penggunaan energi.

“Di Schneider Electric, kami terus mengembangkan teknologi energi untuk membangun AI factory yang paling efisien dan berkelanjutan, dengan menghadirkan kemampuan kelistrikan, daya, pendinginan, dan digital yang terintegrasi ke dalam data center AI,” kata Ellya.

Sementara Chairman Foxconn Young Liu menambahkan, dengan laju perkembangan AI yang sangat cepat, industri membutuhkan model baru dalam merancang, membangun, dan menyediakan infrastruktur.

“Dengan menggabungkan keunggulan Foxconn dalam sistem AI dan manufaktur global dengan keahlian mendalam Schneider Electric di bidang energi dan kelistrikan, kami membuka jalan bagi pelanggan untuk menerapkan kapasitas AI dalam skala besar secara lebih cepat, cerdas, dan berkelanjutan,” ucapnya.

Bersama-sama, kedua perusahaan bertujuan menghadirkan solusi terintegrasi yang siap diterapkan, sehingga pelanggan dapat membangun dan mengoperasikan infrastruktur AI dengan lebih cepat, efisien, dan terprediksi di berbagai wilayah. Produksi ditargetkan akan dimulai pada akhir tahun ini.

 

STEVY WIDIA

Tags: AIdata centergreen technologyHon Hai Technology Group (Foxconn)Schneider Electricsustainabilitytransformasi digital
Previous Post

AI Tak Lagi Masa Depan, Tapi Skill yang Akan Dibutuhkan di Semua Industri

Next Post

Transformasi AI Melalui Pendekatan eSports: Cara IPOT Cetak ‘Pro Player’ Finansial

Related Posts

InfraNexia
Digital Business

Transformasi Dorong Pendapatan Eksternal InfraNexia Naik 31% pada Semester I 2026

6 Agustus 2026
0
IBM dan Dicoding
Industry

IBM dan Dicoding Luluskan 20.000 Peserta Pijak, Siapkan Talenta AI untuk Dunia Kerja

6 Agustus 2026
0
CoreWeave data center Indonesia
Technology

Ekspansi Pertamanya di Asia Pasifik, ‘Penyedia Cloud AI’ CoreWeave Bangun Tiga Data Center di Indonesia

5 Agustus 2026
0
Load More
Next Post
IPOT eSports

Transformasi AI Melalui Pendekatan eSports: Cara IPOT Cetak 'Pro Player' Finansial

Antler Asia Regional Portfolio Showcase 2026

Antler Rilis 28 Startup Pilihan di Asia, Geser Fokus ke Sistem Otonom dan AI Agent

Laba bersih Bank Tata Asia

Laba Bersih Bank Tata Asia Melonjak Lebih dari 12 Kali Lipat

Discussion about this post

Recent Updates

Pendanaan AI Asia Tenggara Tracxn

Pendanaan Ekosistem ‘Native AI’ Asia Tenggara Tembus US$9,3 Miliar

7 Agustus 2026
Ekonomi Seluler Asia Pasifik

GSMA Prediksi Ekonomi Seluler Asia Pasifik Tembus US$1,4 Triliun pada 2030

7 Agustus 2026
AI untuk seller Toko Online

90% Seller Indonesia Nilai AI Penting, Ini Cara AI Permudah Kelola Toko Online

7 Agustus 2026
Indosat Zankore AI Factory

Gandeng NVIDIA, Nokia, dan Ooredoo, Indosat Luncurkan ‘Zankore’ Bangun AI Factory 1 GW

7 Agustus 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Pendanaan AI Asia Tenggara Tracxn

Pendanaan Ekosistem ‘Native AI’ Asia Tenggara Tembus US$9,3 Miliar

7 Agustus 2026
Ekonomi Seluler Asia Pasifik

GSMA Prediksi Ekonomi Seluler Asia Pasifik Tembus US$1,4 Triliun pada 2030

7 Agustus 2026
AI untuk seller Toko Online

90% Seller Indonesia Nilai AI Penting, Ini Cara AI Permudah Kelola Toko Online

7 Agustus 2026
Indosat Zankore AI Factory

Gandeng NVIDIA, Nokia, dan Ooredoo, Indosat Luncurkan ‘Zankore’ Bangun AI Factory 1 GW

7 Agustus 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version