youngster.id - Kementerian Ekonomi Kreatif menyebut terdapat lebih dari 400 ribu kreator YouTube di Indonesia. Sementara sektor konten digital disebut telah memberikan kontribusi lebih dari Rp7,4 triliun terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional. Hal ini menunjukkan, ekosistem ekonomi kreatif secara keseluruhan juga terus berkembang.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tenaga kerja ekonomi kreatif meningkat dari 26,48 juta orang pada 2024 menjadi 27,40 juta orang pada 2025. Jumlah tersebut setara dengan 18,70% dari total tenaga kerja nasional.
Di tengah perkembangan tersebut, Indosat Ooredoo Hutchison melalui brand IM3 menghadirkan AIrena Kreatif. SPV Head of National Brand IM3 Indosat Ooredoo Hutchison Fahroni Arifin mengatakan, ini adalah wadah yang ditujukan bagi kreator anak muda hingga UMKM untuk belajar, bereksperimen, berkolaborasi, dan mengembangkan kreativitas.
“AIrena Kreatif dikembangkan sebagai ekosistem yang mempertemukan kreativitas, teknologi, komunitas, dan peluang. Inisiatif ini juga akan dikembangkan bersama berbagai mitra untuk membuka akses terhadap pengetahuan dan koneksi di tengah pertumbuhan creator economy Indonesia,” katanya pada jumpa pers Jumat (28/8/2026) di Jakarta.
Menurut Fahroni, perpaduan konektivitas Indosat dan teknologi Adobe Express diharapkan tidak hanya memberikan akses terhadap teknologi, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi kreatif.
“Kami percaya semua orang memiliki kreativitas dan dapat menghasilkan karya berkualitas tinggi tanpa harus menjadi seorang ahli. Hal ini yang melandasi hadirnya inisiatif Airena Kreatif,” ujarnya lagi.
SVP Head of Hyper-Personalization Indosat Ooredoo Hutchison Reno Rizki Yudha menambahkan, salah satu tantangan untuk pelaku usaha adalah membuat produk bisa dikenal banyak orang. Hambatannya terkadang karena tak memiliki kemampuan desain produk yang mumpuni, begitu juga untuk membayar desainer. Namun kehadiran teknologi bisa menjadi solusi dari masalah tersebut.
“Kalau zaman sekarang dengan bantuan AI segala macam, kita cuma butuh creative thinking. Semua bisa dilakukan dengan platform, dengan bantuan AI.Itu yang kita pengen coba fasilitasi ke pelanggan kita,” katanya.
Untuk mendukung proses kreatif tersebut, pelanggan IM3 juga mendapatkan akses Adobe Express Premium secara gratis selama enam bulan dengan nilai Rp493.000. Benefit tersebut tersedia melalui Freedom Internet, Paket Istimewa, serta aktivasi kartu perdana IM3.
Dengan Adobe Express Premium, pengguna dapat mengakses jutaan aset premium, fitur AI Adobe Firefly, serta berbagai perangkat untuk mengedit visual dan video langsung melalui ponsel tanpa watermark. Sejumlah fitur seperti Generative AI, Resize, Clip Maker, Brand Kit, dan Enhance Speech juga memungkinkan pengguna mengembangkan satu ide ke berbagai format konten dengan lebih praktis.
Selain Airena Kreatif, IM3 juga memperkenalkan IM3 Friends sebagai platform komunitas yang menjadi growth partner bagi kreator.
“Pendekatan berbasis komunitas ini menjadi semakin relevan ketika creator economy tidak lagi hanya berbicara soal jumlah followers atau seberapa sering sebuah konten menjadi viral,” ujarnya.
Sebagai kolaborasi perdana dalam Airena Kreatif, IM3 menggandeng Adobe Express melalui kampanye “Lancar Sampai Jadi Pro”. Kolaborasi tersebut menghadirkan berbagai workshop dan sesi berbagi bersama kreator serta praktisi kreatif. Peserta tidak hanya diajak menghasilkan konten, tetapi juga memahami bagaimana sebuah ide dapat dikembangkan menjadi karya yang memiliki nilai.
Dalam rangka peluncuran Airena Kreatif, creative workshop digelar pada 28 Agustus 2026 di The Brickhall Fatmawati. Kegiatan tersebut mempertemukan anak muda, kreator, UMKM, komunitas, dan praktisi kreatif untuk mengeksplorasi proses kreatif secara langsung.
Salah satu sesi menghadirkan Visual Artist Muklay melalui materi Visual Design Principle. Peserta diajak memahami dasar komposisi, kombinasi warna, serta prinsip visual agar karya yang dibuat memiliki karakter lebih kuat.
Sementara itu, AI Visual Director Brilian Fairiandi bersama Content Creator dan Film Maker Kristo Imanuel membagikan Content Creation Hacks dengan memanfaatkan fitur berbasis artificial intelligence (AI).
Pembahasan juga diarahkan pada konsep Create & Earn, termasuk bagaimana kreator dapat mengoptimalkan proses produksi konten sekaligus melihat peluang monetisasi dari karya mereka.
Content Creator Aulion dan Creative Director Yord Studio Andre Edfan juga berbagi mengenai pengembangan ide, storytelling, dan cara membangun narasi yang lebih menarik.
Dukungan IM3 terhadap ekosistem kreatif juga diperkuat dengan jaringan 5G dan kolaborasi teknologi berbasis AI bersama mitra global seperti Google dan Adobe.
STEVY WIDIA
