Rabu, 29 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, AI Motor Kinerja

29 Juli 2026
in Digital Business
Reading Time: 3 mins read
Pendapatan Indosat

Pemaparan kinerja keuangan Indosat semester pertama 2026. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - PT Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang semester pertama 2026. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp30,7 triliun, meningkat 13,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY), didorong oleh meningkatnya adopsi layanan digital berbasis kecerdasan buatan (AI) serta kenaikan pendapatan rata-rata per pelanggan (ARPU).

Selain pendapatan yang tumbuh dua digit, EBITDA Indosat juga meningkat 14% YoY menjadi Rp14,6 triliun dengan margin EBITDA mencapai 47,6 %. Sementara laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk yang dinormalisasi melonjak 49,2% menjadi Rp3,2 triliun.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison Vikram Sinha mengatakan, pencapaian tersebut menunjukkan strategi transformasi perusahaan yang berfokus pada AI mulai memberikan hasil nyata.

“AI North Star kami mendorong pertumbuhan nilai jangka panjang dengan mentransformasi Indosat dari penyedia konektivitas menjadi perusahaan teknologi berbasis AI. Pertumbuhan double digit yang kami capai menjadi bukti kuat bahwa strategi kami berjalan baik sekaligus mencerminkan momentum positif dari perjalanan transformasi kami,” kata Vikram pada jumpa pers, Selasa (28/7/2026) di Jakarta.

Dalam paparannya usai menyampaikan kinerja kepada investor, Vikram menjelaskan bahwa transformasi AI yang diperkenalkan sejak 2024 terus berkembang sesuai rencana. Menurutnya, strategi tersebut tidak hanya membangun Indosat sebagai AI Native Telco, tetapi juga AI Native TechCo, sekaligus mendukung pengembangan ekosistem AI nasional melalui pengembangan talenta digital dan AI Center of Excellence bersama Malaysia.

“Kami sangat senang melihat pendapatan tumbuh hampir 13%, EBITDA meningkat 14%, dan laba bersih naik hampir 50%. Yang lebih penting, sebagian besar pertumbuhan tersebut berasal dari peningkatan ARPU yang tumbuh sekitar 17% dibandingkan tahun lalu,” ujarnya.

Sepanjang semester pertama 2026, ARPU Indosat meningkat 17,3% menjadi Rp46 ribu. Di saat yang sama, trafik data tumbuh 19,9% YoY, sementara jumlah pelanggan seluler tetap terjaga di angka 93,4 juta pelanggan.

Menurut perusahaan, peningkatan tersebut didorong oleh semakin tingginya penggunaan layanan digital berbasis AI yang kini terintegrasi dalam berbagai produk Indosat, seperti Anti-Spam, Anti-Scam, Sahabat-AI, Gemini AI, hingga Adobe Express.

AI Cloud Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Selain bisnis telekomunikasi, Indosat juga mulai memetik hasil dari pengembangan bisnis AI Cloud. Sepanjang semester pertama 2026, AI Cloud membukukan pendapatan sebesar US$33 juta, melampaui total pendapatan sepanjang 2025 yang sebesar US$28 juta. Bahkan nilai kontrak bisnis hingga akhir tahun diperkirakan mencapai sekitar US$113 juta.

“AI Neo Cloud kini mulai menjadi mesin pertumbuhan yang signifikan bagi Indosat. Ke depan, Anda akan mendengar lebih banyak perkembangan penting dari bisnis ini. Bagi kami, AI Neo Cloud akan menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama perusahaan,” ujar Vikram.

Ia menambahkan meningkatnya kebutuhan infrastruktur AI di berbagai sektor industri membuka peluang baru bagi bisnis cloud Perseroan dalam beberapa tahun ke depan.

Pada semester pertama tahun ini, Indosat juga menyelesaikan pembentukan PT Infra Fiber Teknologi (IFT) bersama Arsari Group sebagai bagian dari transformasi menuju model bisnis asset-light.

Melalui pengalihan pengelolaan lebih dari 86.000 kilometer jaringan serat optik nasional, perusahaan memperoleh dana sekitar Rp11,7 triliun. Indosat tetap memiliki 49 persen kepemilikan saham di perusahaan tersebut.

Vikram mengatakan langkah tersebut memberikan fleksibilitas finansial yang lebih besar bagi perusahaan untuk berinvestasi pada bisnis-bisnis bernilai tinggi.

“Ini baru permulaan. Kami akan terus mengembangkan perusahaan tersebut bersama Arsari Group, tidak hanya memperluas jaringan fiber dan fiber to site, tetapi juga mendukung pengembangan layanan fixed broadband dan infrastruktur AI di Indonesia,” katanya.

Melihat kinerja semester pertama yang positif, Indosat juga menaikkan proyeksi pertumbuhan untuk sepanjang 2026. Perusahaan meningkatkan panduan pertumbuhan pendapatan dan EBITDA dari sebelumnya berada pada kisaran mid hingga high single digit menjadi double digit.

Indosat juga menaikkan belanja modal (capital expenditure/CAPEX) dari Rp13 triliun menjadi sekitar Rp20 triliun. Tambahan investasi sekitar Rp10 triliun tersebut akan difokuskan untuk memperkuat jaringan 5G dan mendukung meningkatnya kebutuhan layanan digital berbasis AI.

Dengan pertumbuhan bisnis yang konsisten, strategi transformasi berbasis AI, serta investasi pada infrastruktur digital, Indosat optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai perusahaan teknologi berbasis AI sekaligus membuka peluang pertumbuhan baru di tengah percepatan transformasi digital Indonesia.

 

STEVY WIDIA

Tags: AI CloudArsari GroupAsset-lightindustri telekomunikasiKinerja Indosatlaporan keuanganPT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH)PT Infra Fiber Teknologi (IFT)Vikram Sinha
Previous Post

Perkuat Integrasi Keuangan, UEA dan Indonesia Percepat Sistem Pembayaran Lintas Negara

Next Post

Kredit BCA Tembus Rp1.000 Triliun pada Semester I 2026, Laba Capai Rp29,5 Triliun

Related Posts

Laba Superbank Semester I 2026
Digital Business

Melonjak 669%, Superbank Cetak Laba Sebelum Pajak Rp234 Miliar di Semester I 2026

29 Juli 2026
0
Indosat x Arsari Group
Industry

Indosat dan Arsari Group Resmikan PT Infra Fiber Teknologi, Nilai Transaksi Rp11,7 Triliun

3 Juli 2026
0
Indosat x Nokia x NVIDIA
Technology

Gandeng Nokia dan NVIDIA, Indosat Modernisasi Jaringan 5G Berbasis AI-RAN di Seluruh Indonesia

10 Juni 2026
0
Load More
Next Post
wirausahawan muda

Kredit BCA Tembus Rp1.000 Triliun pada Semester I 2026, Laba Capai Rp29,5 Triliun

Laba Superbank Semester I 2026

Melonjak 669%, Superbank Cetak Laba Sebelum Pajak Rp234 Miliar di Semester I 2026

Discussion about this post

Recent Updates

Laba Superbank Semester I 2026

Melonjak 669%, Superbank Cetak Laba Sebelum Pajak Rp234 Miliar di Semester I 2026

29 Juli 2026
wirausahawan muda

Kredit BCA Tembus Rp1.000 Triliun pada Semester I 2026, Laba Capai Rp29,5 Triliun

29 Juli 2026
Pendapatan Indosat

Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, AI Motor Kinerja

29 Juli 2026
pembayaran lintas negara UEA Indonesia

Perkuat Integrasi Keuangan, UEA dan Indonesia Percepat Sistem Pembayaran Lintas Negara

29 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Laba Superbank Semester I 2026

Melonjak 669%, Superbank Cetak Laba Sebelum Pajak Rp234 Miliar di Semester I 2026

29 Juli 2026
wirausahawan muda

Kredit BCA Tembus Rp1.000 Triliun pada Semester I 2026, Laba Capai Rp29,5 Triliun

29 Juli 2026
Pendapatan Indosat

Indosat Bukukan Pendapatan Rp30,7 Triliun pada Semester I 2026, AI Motor Kinerja

29 Juli 2026
pembayaran lintas negara UEA Indonesia

Perkuat Integrasi Keuangan, UEA dan Indonesia Percepat Sistem Pembayaran Lintas Negara

29 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version