Sabtu, 24 Oktober 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Digital Business

Transaksi Content Commerce Asia Tenggara Diproyeksi Tembus US$77,9 Miliar pada 2026

8 September 2026
in Digital Business
Reading Time: 2 mins read
Transaksi Content Commerce Asia Tenggara 2026

Transaksi Content Commerce Asia Tenggara Diproyeksi Tembus US$77,9 Miliar pada 2026 (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Nilai transaksi bruto (Gross Merchandise Value/GMV) content commerce di Asia Tenggara diproyeksikan mencapai US$77,9 miliar pada tahun 2026. Pertumbuhan pesat ini didorong oleh integrasi fitur live streaming, video pendek, serta ekosistem affiliate berbasis konten yang kini menjadi bagian utama dalam lanskap e-commerce regional.

Berdasarkan laporan terbaru Momentum Works bertajuk Live Commerce in Southeast Asia 2026, gabungan GMV content commerce dari platform Shopee, TikTok Shop, dan Lazada mencatatkan nilai US$49,7 miliar pada tahun 2025, melonjak 98% secara tahunan (year-on-year).

Momentum Works mencatat nilai transaksi pada semester pertama (H1) 2026 saja telah menyentuh US$33,8 miliar. Dengan tren saat ini, total GMV sepanjang tahun 2026 diperkirakan berada di jalur yang tepat untuk mencapai target US$77,9 miliar. Porsi content commerce terhadap total GMV platform e-commerce di Asia Tenggara pun meningkat signifikan dari 20% pada 2024 menjadi 37% pada paruh pertama 2026.

Pergeseran Live Commerce dan Tantangan ROI

Live commerce kini bertransformasi dari sekadar saluran eksperimental menjadi bagian dari infrastruktur utama penjualan bagi para brand dan penjual (seller). Meski demikian, laporan Momentum Works mengingatkan bahwa tingkat imbal hasil investasi (Return on Investment/ROI) tinggi yang dirasakan saat ini akan makin sulit dipertahankan seiring ketatnya persaingan pasar.

“Tantangan jangka panjang bagi para brand bukan sekadar menjalankan live streaming secara efisien, melainkan menyatukan pembangunan merek (brand building) dan konversi penjualan—atau yang sering disebut brandformance,” tulis Momentum Works dalam laporannya, Selasa (8/9/2026).

Seiring berjalannya waktu, efisiensi operasional semata tidak lagi menjadi pembeda utama. Keberhasilan content commerce menuntut integrasi portofolio konten secara menyeluruh, mencakup live streaming, video pendek, ulasan produk, dan pemasaran affiliate.

Efisiensi Kecerdasan Buatan (AI) dan Strategi Lintas Kanal

Laporan ini juga mengungkit pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) pada aktivitas live streaming yang menawarkan efisiensi biaya secara struktural. Dalam beberapa skenario, operasional AI live hanya membutuhkan biaya sekitar 20% hingga 25% dari biaya operasional manusia, namun mampu menghasilkan rata-rata 80% GMV per jam dari kapabilitas penyiaran manusia.

Akses terhadap alat bantu berbasis teknologi yang makin terbuka membuat kapabilitas operasional makin mudah ditiru oleh kompetitor. Oleh karena itu, para pemilik merek dituntut menciptakan keunggulan kompetitif yang lebih mendalam di luar sekadar keahlian teknis operasional.

Selain itu, laporan tersebut menggarisbawahi bahwa ekosistem live commerce Tiongkok masih menjadi acuan paling matang dalam adopsi AI, otomatisasi, dan operasional berbasis data. Kendati demikian, model bisnis dari Tiongkok tidak bisa diterapkan mentah-mentah di Asia Tenggara mengingat dinamika kreator lokal, perilaku konsumen, dan struktur ekonomi saluran penjualan yang berbeda di tiap negara. (*AMBS)



Tags: AI Live StreamingBrandformanceContent Commercedigital marketinge-commerce Asia TenggaraLazadalive commerceMomentum WorksRetail Asia TenggaraShopeeTiktok Shop
Previous Post

Di Tengah Gejolak Global, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tetap Tumbuh 5,2% pada 2026

Next Post

Venture Capital BUMN Mengerem Investasi Startup Teknologi

Related Posts

GrabMart
Digital Business

Kebiasaan Belanja Konsumen Berubah, Pesanan GrabMart Dini Hari Naik 40,5%

23 Oktober 2026
0
Salesforce akuisisi Braze
Industry

Perkuat Solusi AI CRM, Salesforce Akuisisi Braze Senilai US$5,66 Miliar

22 Oktober 2026
0
Konsumen Indonesia belanja online Shopee
Digital Business

Konsumen Indonesia Makin Hobi Belanja Online, Transaksi Shopee Tembus Rp340 Triliun

16 Oktober 2026
0
Load More
Next Post
Accelerating Asia Ventures Pasar Startup Indonesia

Venture Capital BUMN Mengerem Investasi Startup Teknologi

Lazada 9.9 Mega Brands Sale 2026

Lazada 9.9 Mega Brands Sale 2026 Gelar Promo, Respons Perilaku Belanja Mindful Konsumen

OJK Cabut Izin Porto Ventura Kapital

Kemitraan Sektor Keuangan Tembus 1.350 Kemitraan, Transaksi Agregator OJK Capai Rp2,41 Triliun

Discussion about this post

Recent Updates

Persaingan Startup TravelTech

Peta Persaingan Startup TravelTech di Indonesia: Siapa Menguasai Kue Bisnis? Bagian 2

24 Oktober 2026
FLOQ Telkomsel kerja sama aset digital

Jajaki Integrasi Aset Digital, FLOQ dan Telkomsel Sepakati Kerja Sama Strategis

24 Oktober 2026
Kemkomdigi AGI dorong gim lokal pasar global

Melalui IGDX, Kemkomdigi dan AGI Dorong Gim Lokal Tembus Pasar Global

24 Oktober 2026
BCA Teacher Tech Championship 2026

SMAN 2 Bitung Sabet Juara Pertama Teacher Tech Championship 2026

23 Oktober 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Persaingan Startup TravelTech

Peta Persaingan Startup TravelTech di Indonesia: Siapa Menguasai Kue Bisnis? Bagian 2

24 Oktober 2026
FLOQ Telkomsel kerja sama aset digital

Jajaki Integrasi Aset Digital, FLOQ dan Telkomsel Sepakati Kerja Sama Strategis

24 Oktober 2026
Kemkomdigi AGI dorong gim lokal pasar global

Melalui IGDX, Kemkomdigi dan AGI Dorong Gim Lokal Tembus Pasar Global

24 Oktober 2026
BCA Teacher Tech Championship 2026

SMAN 2 Bitung Sabet Juara Pertama Teacher Tech Championship 2026

23 Oktober 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version