Senin, 30 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Filantropi Masa Depan: Orientasi Pada Dampak Sosial Berkelanjutan

26 Juni 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
dampak sosial berkelanjutan

KoinWorks Ingin Fokus Berikan Dampak Sosial untuk UMKM (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Kegiatan filantropi selama ini diidentikkan dengan kegiatan memberikan bantuan kepada pihak yang membutuhkan. Namun seiring dengan berjalannya waktu, filantropi mulai menemukan relevansinya agar kegiatan yang dijalankan dapat memberikan dampak yang jauh lebih besar kepada masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh CEO Global Tanoto Foundation, J. Satrijo Tanudjojo dalam sesi diskusi “The Future of Social Investments in the Asian Decade” yang merupakan rangkaian acara Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) yang digelar di Nusa Dua Bali pekan ini.

Menurut Satrijo, kegiatan filantropi telah berubah dari yang sebelumnya berupa kegiatan memberikan bantuan sosial, menjadi investasi sosial. Dengan menggunakan terminologi ini, kegiatan filantropi fokus kepada dampak atau hasil atas program-program yang dilaksanakan.

“Dalam bisnis, investasi berarti akan ada keuntungan atau profit. Akan tetapi investasi sosial tidak selalu soal profit. Lebih dari itu, investasi sosial akan memberikan dampak. Jadi, yang pertama adalah dampak apa yang bisa diberikan,” kata Satrijo.

Baca juga :   Teladan : Program Menggadang Pemimpin Masa Depan

Satrijo menuturkan, dengan fokus kepada dampak atau hasil, kegiatan filantropi yang dilaksanakan bisa menjawab persoalan-persoalan besar yang ada di sebuah negara.

Seperti halnya di Indonesia, masyarakat kini mampu mengakses Pendidikan dasar dan menengah karena jumlah sekolah yang telah memadai. Namun di sisi lain, ada persoalan dalam hal kualitas guru yang masih perlu ditingkatkan. Dengan mempertimbangkan kondisi tersebut, Tanoto Foundation melalui salah satu programnya, fokus pada upaya peningkatan kualitas guru di Indonesia.

Yayasan ini juga menjalankan program lain yang fokus pada upaya peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD). Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan agar setiap anak tumbuh dan berkembang sesuai dengan tahapan usianya serta siap menempuh pendidikan dasar.

Baca juga :   PINTAR, Kolaborasi Kemendikbud & Tanoto Foundation

“Kami pun memutuskan untuk fokus pada pendidikan usia dini, serta peningkatan kualitas guru dan kepala sekolah. Itulah kenapa kami berinvestasi sangat besar dalam bidang tersebut hingga saat ini. Dalam pelaksanaannya kami bekerja sama dengan pemerintah sebagai mitra, dan organisasi lain,” jelas Satrijo.

Kemudian saat pandemi Covid-19 melanda seluruh dunia termasuk Indonesia, Tanoto Foundation memutuskan untuk terlibat dalam berbagai upaya untuk membantu pemerintah dan masyarakat agar kegiatan pendidikan dapat terus berjalan. Salah satu yang dilakukan adalah mendorong digitalisasi dalam kegiatan belajar-mengajar.

“Menurut kami, Covid-19 telah mengajarkan kita satu hal, yakni kita bisa mengerjakan sesuatu dengan cara yang berbeda. Oleh sebab itu, strategi kami adalah kemitraan yang berlandaskan pada bukti dan dampak,” ungkap Satrijo.

Baca juga :   Tingkatkan Literasi Digital Masyarakat, Kominfo Gandeng 12 Perguruan Tinggi 

Sementara itu Deputi CEO Temasek Trust, Boon Heong Ng, yang juga menjadi pembicara di sesi tersebut, sependapat dengan pernyataan Satrijo bahwa filantropi tidak lagi sekedar memberikan uang, namun harus ada tujuan akhir dari kegiatan yang dijalankan.

Heong mengungkapkan, saat ini perusahaannya tak lagi sekedar memberikan dana hibah, namun juga mulai fokus kepada program investasi berdampak (impact investing). Program tersebut telah dilaksanakan oleh Temasek Trust dalam tiga tahun terakhir.

“Keberhasilan ini memvalidasi analisis atau tesis kami tentang potensi dan peluang untuk tetap menerapkan investasi berdampak di Asia dalam rangka memenuhi tuntutan SDG, dan kami tetap mendapat keuntungan dari modal swasta,” tutup Heong. (*AMBS)

 

Tags: Asian Venture Philanthropy Network (AVPN)filantropiTanoto FoundationTemasek Trust
Previous Post

Dompet Digital Facebook Pay Beralih Nama Jadi Meta Pay

Next Post

Bukan Cuma KPR, Berikut Alternatif Solusi Pembiayaan Milenial untuk Punya Rumah

Related Posts

Tanoto Foundation Jaring 176 Penerima Beasiswa TELADAN 2026
Technology

Tanoto Foundation Jaring 176 Penerima Beasiswa TELADAN 2026

17 Januari 2026
0
Google.org Kucurkan Hibah US$7 Juta Untuk Percepat Ekonomi AI dan Ketahanan Pangan di ASEAN
Technology

ASEAN Foundation Gelar Pelatihan AI Bagi 100 RIbu Pelaku UMKM di Kawasan Asia Tenggara

6 Oktober 2025
0
Tiara - Agni Project
News

Melalui Agni Project, Tiara Prasetyaningtyas Berdayakan Disabilitas

29 April 2025
0
Load More
Next Post
KPR

Bukan Cuma KPR, Berikut Alternatif Solusi Pembiayaan Milenial untuk Punya Rumah

WhatsApp!

Tips Jalan-Jalan Cerdas Ala WhatsApp

Platform Tertutup

Tips Digital Marketing dan Memulai Usaha Makanan dan Minuman dari Rumah

Discussion about this post

Recent Updates

ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
Aplikasi neobank

OJK Batalkan Bank Neo Commerce Sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek

30 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
ITSEC Asia

Laba Bersih Meroket, ITSEC Asia Catat Pendapatan Rp527,1 Miliar di Tahun 2025

30 Maret 2026
KPPU Fintech

KPPU Putuskan 97 Fintech P2P Lending Bersalah Atas Perkara Kartel Bunga

30 Maret 2026
Intervyou

Intervyou Luncurkan Platform Persiapan Karir Berbasis AI di Indonesia

30 Maret 2026
Aplikasi neobank

OJK Batalkan Bank Neo Commerce Sebagai Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek

30 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version