Rabu, 13 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Fintech Memiliki Peran Penting dalam Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

22 Maret 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Fintech Xendit

(Kiri ke Kanan) Mikiko Steven, Miranda S. Goeltom, Andreas Maryoto dan Rifai Taberi (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Indonesia akan mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif hingga 5% pada tahun ini, menurut prediksi Bank Dunia. Salah satu faktor pendorongnya adalah kemajuan industri fintech yang kian melesat.

Kemajuan sektor fintech turut didukung oleh peningkatan akses internet, penetrasi smartphone yang semakin merata, dan masyarakat Indonesia yang terbuka mengadopsi teknologi baru.

Faktanya, Indonesia menjadi salah satu negara terunggul di Asia Tenggara dalam hal perkembangan industri fintech. Indonesia menyumbang 20% dari seluruh pemain korporasi fintech di Asia Tenggara, terutama karena sebagian perusahaan fintech asal Indonesia telah mencapai status unicorn (valuasi lebih dari US$1 juta).

Selain itu, para investor paling banyak menyalurkan investasi mereka untuk startup di bidang fintech, dengan 14 pendanaan tercatat pada tahun lalu dan total investasi senilai US$583 juta.

Andreas Maryoto, Anggota Komite Indonesia Fintech Society, mengutip laporan survei Asosiasi Fintech Indonesia (Aftech) & Katadata Insight Center (KIC) bertajuk Annual Member Survey 2022/2023, menyebutkan terdapat 366 perusahaan fintech di Indonesia hingga akhir tahun 2022 lalu.

Menurutnya, fintech memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Sebab, untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dibutuhkan layanan finansial yang handal dan mudah diakses.

Fintech mampu memenuhi kedua hal tersebut, baik melalui sistem pembayaran yang canggih, platform investasi yang inovatif, penilaian kredit yang terpercaya, dan banyak lagi. Melalui pendekatan inklusifnya, fintech memungkinkan semua pihak, tanpa terkecuali, untuk berpartisipasi dalam ekosistem ekonomi, membuka peluang baru bagi pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Dapat dilihat bahwa sistem pembayaran adalah fundamental di industri fintech. Penggunaan pembayaran dengan menggunakan QRIS dari bank Indonesia di beberapa negara tetangga adalah salah satu contoh keunggulan sistem pembayaran di Indonesia. Kendati demikian, industri fintech Indonesia harus tetap berinovasi, misalnya implementasi AI, agar mengakselerasi pertumbuhan ekonomi negara,” kata Andreas, Jum’at (22/3/2024).

Sementara itu, dalam rangka membantu perekonomian Indonesia mencapai potensi optimalnya, payment gateway Xendit terus bekerjasama dengan regulator dan pihak-pihak terkait untuk memudahkan proses pembayaran digital bagi masyarakat.

Seiring dengan semakin banyaknya pelanggan yang mengandalkan pembayaran digital setiap hari, Xendit pun merangkum beberapa tren dalam industri fintech Indonesia berdasarkan perilaku konsumen sepanjang tahun 2023.

Misalnya, rekening virtual kini menjadi salah satu metode pembayaran digital yang paling populer, bahkan mencakup lebih dari setengah total transaksi digital. Sektor jasa masih menjadi sektor utama yang menggunakan pembayaran digital, dengan volume transaksi yang tumbuh 3x lebih cepat dari rata-rata.

Penggunaan kartu kredit juga mengalami pertumbuhan yang signifikan, meningkat empat kali lipat year-on-year. Sementara itu, transaksi menggunakan kode QR mencatatkan pertumbuhan 6%, mencapai lebih dari 20 juta transaksi, dan tren ini diperkirakan akan terus berlanjut.

Selain itu, awal tahun ini, Xendit telah memperluas layanan payment gateway hingga ke Thailand. Ekspansi ini menambah daftar jangkauan operasi Xendit di Asia Tenggara, yang telah mencakup Indonesia, Filipina, dan Malaysia.

Xendit juga mengumumkan pengangkatan Mikiko Steven sebagai Managing Director Xendit Indonesia.

“Saya merasa terhormat dengan kepercayaan yang telah diberikan kepada saya, dan tentunya hal ini tidak lepas dari dukungan seluruh team di Indonesia yang telah sukses menjadikan Xendit sebagai salah satu pemain fintech terbesar dalam beberapa tahun ini. Saya sangat optimis melihat potensi pasar di Indonesia untuk Xendit ke depannya, yang secara positif terus mendukung pertumbuhan industri digital khususnya fintech,” ungkap Mikiko.

 

STEVY WIDIA

Tags: fintechperan fintech bagi pertumbuhan ekonomi IndonesiaXendit
Previous Post

Tim Lulusan Bangkit Hadirkan Aplikasi Yang Beri Inspirasi Aktivitas Sepanjang Ramadan

Next Post

Startup NalaGenetics Luncurkan Teknologi Tes DNA untuk Kesehatan dan Nutrisi Personal

Related Posts

Lion Parcel AstraPay QRIS
Digital Business

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
0
BNI Finance x Microsoft Azure
Technology

BNI Multifinance Migrasi Core System ke Microsoft Azure, Perkuat Keamanan Data dan Layanan

8 Mei 2026
0
Atome Financial
Startup & Entrepreneurship

Dukung Ekspansi, Advance Intelligence Group Suntik Modal Atome Financial US$149 Juta

7 Mei 2026
0
Load More
Next Post
NalaGenetics

Startup NalaGenetics Luncurkan Teknologi Tes DNA untuk Kesehatan dan Nutrisi Personal

Aplikasi Campaign #ForABetterWorld

Campaign #ForABetterWorld Dukung Pendidikan Berkualitas Lewat Kampanye Sosial Digital

Brand Kecantikan Indonesia Jacquelle Kolaborasi Dengan Disney Untuk Koleksi Modest Berkualitas Global

Brand Kecantikan Indonesia Jacquelle Kolaborasi Dengan Disney Untuk Koleksi Modest Berkualitas Global

Discussion about this post

Recent Updates

Avnet & HKSTP DfMA Launchpad

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
L'Oreal Big Bang 2026

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Avnet & HKSTP DfMA Launchpad

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
L'Oreal Big Bang 2026

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version