Minggu, 29 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Google.org Kucurkan Hibah US$7 Juta Untuk Percepat Ekonomi AI dan Ketahanan Pangan di ASEAN

4 Oktober 2024
in Headline
Reading Time: 3 mins read
Google.org Kucurkan Hibah US$7 Juta Untuk Percepat Ekonomi AI dan Ketahanan Pangan di ASEAN

(ki-ka) Ruth Porat, H.E. Dr. Kao Kim Hourn (Secretary-General of ASEAN), Dr. Piti Srisangnam (Executive Director of ASEAN Foundation), Amri Ilmma (Chief Operating Officer Edufarmers), Sapna Chadha (VP Southeast Asia and South Asia Frontier). (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Google.org mengumumkan dua pendanaan baru untuk ASEAN Foundation dan Edu Farmers International Foundation. Hibah senilai total $7 juta untuk ASEAN Foundation dan Edu Farmers International Foundation diharapkan akan mempercepat serta mendukung kesiapan menyambut masa depan ekonomi AI.

President & Chief Investment Officer untuk Alphabet dan Google Ruth Porat mengatakan, kucuran pendanaan ini diharapkan akan membantu 5,5 juta orang di Asia Tenggara memperoleh keterampilan di bidang AI dan meningkatkan ketahanan pangan bagi 200.000 petani dan keluarga di Indonesia.

“Google sangat peduli dan melakukan banyak investasi untuk masa depan Asia Tenggara, dengan ekosistem teknologinya yang dinamis dan digitalisasi yang cepat, sehingga menciptakan peluang menarik bagi AI untuk berkembang dan mentransformasi ekonomi di seluruh ASEAN,” ucap Ruth Porat, Kamis (3/10/2024) di Sekretarian ASEAN, Jakarta.

ASEAN Foundation akan menerima hibah sebesar US$5 juta untuk meningkatkan literasi AI bagi lebih dari 5,5 juta anak muda, pendidik, dan orang tua di kawasan ini. Sedangkan Edu Farmers International Foundation juga akan menerima hibah sebesar US$2 juta untuk meningkatkan upaya ketahanan pangan bagi 200.000 petani kecil dan keluarga kurang mampu di Indonesia dengan layanan informasi bertenaga AI.

Menurut Porat, pengumuman ini mempertegas dukungan berkelanjutan Google.org untuk berbagai organisasi yang berdampak sosial, untuk memastikan bahwa transformasi AI bersifat inklusif dan dapat dinikmati semua orang.

Baca juga :   Xurya Ekspansi Pasar PLTS Atap Ke Luar Pulau Jawa

“Kami melakukan investasi dengan membangun pusat data, region cloud, dan kabel bawah laut di seluruh kawasan, serta terus bekerja keras selama bertahun-tahun untuk menghadirkan infrastruktur internet dan AI ke tengah-tengah masyarakat dan berbagai organisasi yang ada di wilayah ini. Kami juga telah membekali jutaan orang di Asia Tenggara dengan keterampilan yang siap untuk AI. Upaya-upaya ini akan membuka jalan bagi penggunaan dan inovasi AI di berbagai industri di Asia Tenggara,” ungkapnya.

Porat memaparkan, sejak tahun 2019, Google.org telah mendukung berbagai organisasi yang memberikan dampak sosial di Indonesia dengan pendanaan tunai senilai lebih dari US$10 juta.

President & Chief Investment Officer untuk Alphabet dan Google Ruth Porat. (Foto: istimewa/youngster.id)

Selama kunjungan dua hari ke Jakarta, Porat juga mengunjungi sebuah SMP negeri di mana ia bertemu para guru dan siswa yang sudah lulus dari dua program pelatihan Google yang saat ini masih terus berjalan. Hibah yang diumumkan hari ini akan makin memperkuat program-program peningkatan keterampilan semacam ini dan memberdayakan lebih dari 2,5 juta orang Indonesia untuk belajar keterampilan AI.

Sementara itu, dalam AI Opportunity Southeast Asia Forum yang diselenggarakan hari ini, Executive Director untuk ASEAN Foundation Dr. Piti Srisangnam, menjelaskan tujuan yang ingin dicapai melalui program “AI Ready ASEAN”.

Baca juga :   Tim Indonesia Jadi Pemenang Huawei ICT Competition Asia-Pacific 2024

“Diharapkan hingga tahun 2026 kami telah melatih jutaan pendidik, orang tua, dan anak-anak muda melalui program AI khusus yang didesain oleh ASEAN Foundation,” ujarnya.

Srisangnam mennegaskan, pihaknya akan bekerja sama dengan partner-partner lokal di sepuluh negara untuk melibatkan setidaknya lima ribu sekolah dan universitas melalui pelatihan dasar-dasar AI secara online dan tatap muka.

“Untuk mencapainya, kami akan melatih 2.000 pelatih ahli di kawasan yang dapat memberikan kursus-kursus dasar AI. Literasi AI akan menjadi hal yang krusial dalam satu dekade ke depan dan kami yakin bahwa hibah Google.org ini akan membantu ASEAN Foundation mendukung jutaan orang di ASEAN untuk mempelajari hal baru dan membantu karier mereka,” ucapnya.

Vice President Google untuk wilayah Asia Tenggara dan Asia Selatan Sapna Chadha menambahkan, penggunaan dan inovasi AI berpotensi menciptakan manfaat ekonomi sebesar Rp2.612 triliun atau US$167 miliar bagi bisnis di Indonesia hingga tahun 2030.

“Kami berinvestasi di Indonesia untuk membantu mewujudkan potensi ini dan telah menciptakan sejumlah program untuk meningkatkan keterampilan siswa dan guru terkait AI dalam mempersiapkan masa depan. Kami juga bangga dapat mendukung organisasi lokal dan regional untuk memanfaatkan kekuatan AI guna memecahkan berbagai masalah prioritas Indonesia seperti ketahanan pangan, perawatan kesehatan, dan pendidikan,” ucapnya.

Baca juga :   Indofood Riset Nugraha 2023 Cari Peneliti Pangan Berbasis Kearifan Lokal

Edu Farmers International Foundation, yang menerima hibah Google.org pertama pada tahun 2022, telah melatih 4.400 petani dan lebih dari 1.000 anak muda melalui program “Bertani Untuk Negara”. Platform pembelajaran online mereka, Bertani Academy, telah mendaftarkan lebih dari 2.500 pengguna dan video edukasi singkat mereka telah menjangkau jutaan penonton.

“Hibah terbaru senilai US$2 juta dari Google.org ini diharapkan dapat membantu kami memberdayakan 200.000 petani kecil dan keluarga kurang mampu. Melalui chatbot bertenaga AI, kami dapat menawarkan panduan yang dipersonalisasi kepada petani kecil, memaksimalkan hasil panen berdasarkan data lokal real-time, seperti cuaca, kondisi tanah, dan ancaman hama. Untuk lingkup keluarga, chatbot dapat memberikan saran nutrisi yang disesuaikan untuk mengatasi stunting dan orang tua akan diberikan akses ke platform yang memberi pengetahuan penting tentang kebiasaan makan sehat dan perawatan anak,” kata Amri Ilmma, Chief Operating Officer, Edu Farmers International Foundation.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: ASEAN FoundationEdu Farmers International FoundationGoogle.orgketahanan panganliterasi AI
Previous Post

Program IRN 2024 Buka Pendanaan Riset Mahasiswa Untuk Pangan Fungsional

Next Post

Tren TWS Meningkat, Erajaya Hadirkan Audio Bone Condution Untuk Mereka Yang Aktif

Related Posts

Workshop AI Ready ASEAN Bandung
Technology

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
0
ASEAN Digital Outlook
Industry

ASEAN Digital Outlook : 95,25% Siswa Indonesia Menggunakan AI

24 Februari 2026
0
EDS ASEAN Percepat Adopsi Digital di Kawasan, Latih 100 UKM dari 10 Negara
Digital Business

EDS ASEAN Percepat Adopsi Digital di Kawasan, Latih 100 UKM dari 10 Negara

6 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Tren TWS Meningkat, Erajaya Hadirkan Audio Bone Condution Untuk Mereka Yang Aktif

Tren TWS Meningkat, Erajaya Hadirkan Audio Bone Condution Untuk Mereka Yang Aktif

Smartwatch Terbaru Huawei Diperlengkapi Fitur Pemantau Kesehatan Fisik dan Mental

Smartwatch Terbaru Huawei Diperlengkapi Fitur Pemantau Kesehatan Fisik dan Mental

EFishery dan Kominfo Gelar Program Desa Perikanan Digital

EFishery dan Kominfo Gelar Program Desa Perikanan Digital

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version