Minggu, 29 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Huawei Investasi Rp 1,4 Triliun untuk Startup di Asia Pasifik Termasuk Indonesia

6 Agustus 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Huawei Cloud Spark Founders Summit

Huawei Cloud Spark Founders Summit 2021. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Huawei siap menginvestasikan US$ 100 juta atau sekitar Rp 1,4 triliun untuk mendukung startup di Asia Pasifik dalam tiga tahun ke depan. Perusahaan teknologi asal Tiongkok ini menargetkan 1.000 perusahaan rintisan di Indonesia, Filipina, Sri Lanka, dan Vietnam.

Rencana investasi dan pengembangan startup hub di keempat negara itu termasuk dalam Spark Program. Ini bertujuan membangun ekosistem perusahaan rintisan yang berkelanjutan di kawasan selama tiga tahun ke depan. Huawei pun menyasar 1.000 startup untuk bergabung ke dalam program akselerator Spark. Selain itu, meningkatkan skala 100 perusahaan yang terpilih.

Senior Vice President dan Board Member Huawei Catherine Chen mengungkapkan, pada 34 tahun lalu, Huawei merupakan startup yang hanya memiliki modal terdaftar US$ 5.000.

Baca juga :   Huawei Luncurkan CPU Berbasis ARM Terunggul di Industri

“Kami terus berpikir bagaimana dapat memanfaatkan pengalaman dan sumber daya untuk membantu lebih banyak startup mengatasi tantangan,” kata Chen dalam siaran pers Huawei Cloud Spark Founders Summit Kamis (6/8/2021).

Menurut dia, investasi dari Huawei akan membantu startup mengapitalisasi peluang dari adanya transformasi digital.

Dalam acara itu, Huawei juga meluncurkan kolaborasi Cloud-plus-Cloud dan Program Inovasi bersama untuk meningkatkan dukungan kepada perusahaan rintisan di seluruh dunia.

“Ini untuk mendukung startup dan menginvestasikan sumber daya US$ 40 juta,” kata Zhang Ping’an CEO of Huawei’s Cloud Business Unit.

Ia menyampaikan, investasi tersebut berasal dari Huawei Cloud dan Huawei Mobile Services (HMS). Perusahaan berencana mendukung 200 startup di ekosistem HMS dan berbagi jaringan sumber daya. Selain itu, Huawei bakal membuka Pusat Inovasi Pengembang HMS untuk mendukung 100 ribu pengembang cloud-native HMS

Baca juga :   Pendanaan Startup di Asia Tenggara Turun, Investasi Untuk Indonesia Ikut Anjlok

Penawaran komputasi awan alias cloud Huawei diklaim membantu para pengembang dan mitra untuk menyatukan akun, platform pengembangan, serta distribusi dan operasi aplikasi. Sedangkan HMS diklaim menjadi ekosistem aplikasi seluler terbesar ketiga di dunia. Saat ini, terdapat 4,5 juta pengembang dari lebih dari 170 negara dan wilayah yang menggunakan HMS.

President for Asia Pacific Region of Huawei Jeffery Liu menambahkan, perusahaan berkomitmen memantapkan moto In Asia Pacific, For Asia Pacific selama dua dekade terakhir. Caranya, memanfaatkan basis pelanggan global Huawei dan teknologi full-stack, Selain itu, melalui program Spark dan memberikan dukungan komprehensif untuk pembentukan ekosistem startup berkelanjutan. “Ini akan menciptakan nilai baru bagi kawasan,” ujar Liu. Pertemuan tingkat tinggi HUAWEI CLOUD Spark Founders Summit itu dihadiri oleh perwakilan startup di Asia, lebih dari 300 pendiri perusahaan rintisan, akademisi, berbagai industri dan pemerintah, media, serta 50 lebih modal ventura regional

Pada kesempatan itu, Huawei meluncurkan tiga inisiatif tambahan dalam Program Spark Asia Pasifik, yaitu Spark Developer Program, Spark Pitstop, dan Spark Innovation Program (SIP). Spark Developer Program bertujuan menyokong pembinaan ekosistem pengembang di kawasan Asia Pasifik yang didukug oleh Huawei Cloud.

Baca juga :   Capria Ventures Kolaborasi Dengan AC Ventures Dukung Ekositem Startup di Indonesia

Spark Pitstop, untuk menggabungkan dan mendukung startup di  Huawei Cloud agar dapat mempercepat pengembangan produk. Terakhir, Spark Innovation Program yang berfokus memfasilitasi inovasi perusahaan melalui ekosistem startup Spark.

 

STEVY WIDIA

Tags: huaweiHUAWEI CLOUDSpark Programstartup Asia Pasifikstartup Indonesia
Previous Post

Tokopedia Konsisten Bantu UMKM Lokal dan Ciptakan Peluang Melalui Teknologi

Next Post

Optimisme Perbankan Terhadap Pertumbuhan Industri Esports

Related Posts

EDS ASEAN Percepat Adopsi Digital di Kawasan, Latih 100 UKM dari 10 Negara
Digital Business

EDS ASEAN Percepat Adopsi Digital di Kawasan, Latih 100 UKM dari 10 Negara

6 Desember 2025
0
Huawei Cloud Siap Ekspansi dan Bangun Kemitraan dan Talenta AI di Indonesia
Technology

Huawei Cloud Siap Ekspansi dan Bangun Kemitraan dan Talenta AI di Indonesia

3 Desember 2025
0
Huawei Hadirkan Teknologi F5G-A, Wujudkan Fondasi Ultra Giga untuk Indonesia
Technology

Huawei Hadirkan Teknologi F5G-A, Wujudkan Fondasi Ultra Giga untuk Indonesia

31 Oktober 2025
0
Load More
Next Post
EVOS Pecahkan Rekor Kompetisi Esports dengan Peserta Terbanyak dari Seluruh Indonesia

Optimisme Perbankan Terhadap Pertumbuhan Industri Esports

Rumah Pintar Gelar Kuliah Online Berskala Nasional

Pemerintah Lanjutkan Program Bantuan Kuota Data Internet dan Uang Kuliah

Doku

Doku Dapat Kucuran Dana Segar dari Apis Grouwth Fund II

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version