Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Indonesia Bakal Jadi Kekuatan Mobile Gaming dan Periklanan di Asia Tenggara

28 Juni 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
penjualan smartphone

Pengguna smartphone. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Menurut Laporan InMobi bertajuk “Mobile Gaming Through the Pandemic and Beyond in Southeast Asia 2021”, 46% orang Indonesia beralih bermain game seluler untuk pertama kalinya. Sebagai akibatnya, jumlah mobile gamer meningkat dua kali lipat dan penggunaan aplikasi meningkat empat kali lipat di Indonesia antara bulan Januari 2020 hingga Januari 2021.

“Sebagai mikrokosmos dari pasar game Asia Tenggara, Indonesia telah menunjukkan bahwa ada potensi pertumbuhan yang signifikan untuk mobile gaming di kawasan ini karena aksesibilitas dan keterjangkauan yang lebih baik, serta kebutuhan akan hiburan yang dikonsumsi seperti ‘camilan’,” kata Rishi Bedi, General Manager and Vice President of Southeast Asia, Japan and Korea InMobi dalam keterangan pers Senin (28/6/2021).

Dia memaparkan, berdasarkan survei terhadap lebih dari 1.000 pengguna smartphone dari seluruh Indonesia, ditemukan bahwa lebih dari sepertiga responden menambah waktu untuk bermain game dan mengunduh lebih banyak game dalam setahun terakhir. Berdasarkan survei ini, 80% gamer Indonesia disebut berkomitmen tinggi karena bermain satu kali hingga beberapa kali dalam sehari, dan kelompok usia 35-44 memiliki persentase gamer berkomitmen yang lebih tinggi.

Baca juga :   Iklan Mesin Pencari Mampu Bangun Kesadaran Publik

Demografi gamer ditemukan hampir seimbang antara laki-laki dan perempuan. Peningkatan dalam frekuensi mobile gaming ini juga menimbulkan perubahan perilaku secara permanen. Waktu puncak bermain game telah bergeser, di mana kegiatan penggunaan aplikasi gaming pada pukul 8 pagi mengalami peningkatan sebanyak empat kali lipat, dibandingkan sebelum Pandemi Covid-19.

Sekitar 54% responden Indonesia memiliki tiga atau lebih game yang terinstal, dan 46% gamer berkomitmen tinggi mengunduh game beberapa kali dalam seminggu. 24% responden menghabiskan lebih dari satu jam untuk bermain game, sementara rata-rata mobile gamer bermain game seperti ‘mengudap camilan’ selama kurang lebih 11-30 menit per sesi.

Laporan InMobi juga menemukan bahwa gamer Indonesia terbiasa dengan untuk menerima keberadaan iklan saat bermain game, dengan lebih dari dua pertiga responden lebih memilihuntuk menonton iklan untuk terus bermain daripada membayar. Setidaknya 62% mengingat iklan yang mereka lihat saat bermain mobile game karena memenuhi minat mereka, imersif, atau memberi mereka hadiah dalam game.

Baca juga :   GoTo Hadirkan Cross-Selling Antar Platform GoFood dan Tokopedia

“Saat ini, game adalah salah satu peluang terbesar bagi pengiklan di seluruh Asia Tenggara. Apa yang diberikannya bukan hanya jangkauan yang luas, tetapi juga kemampuan untuk mengakses pemirsa yang sangat terlibat dan mau menerima iklan di lingkungan yang sepenuhnya berdampak baik dan aman bagi brand. Hal ini, merupakan keunggulan dari beriklan di mobile, memastikan bahwa setiap brand dapat mendorong pengalaman beriklan yang relevan dalam skala besar,” tambah Rishi.

Di pasar Asia Tenggara yang lebih luas, smartphone gaming mengalami pertumbuhan tiga kali lipat di kawasan ini, terlebih lagi selama lockdown awal pada bulan April 2020. Ini juga menghasilkan perubahan perilaku jangka panjang pasca-pandemi karena penggunaan game rata-rata lebih dari dua kali lipat YoY sejak Januari 2020 – sebuah temuan yang signifikan mengingat Asia Tenggara merupakan rumah bagi 250 juta mobile gamer.

Baca juga :   Ottopay, Dorong Transaksi Digital Bagi UMKM Jawa Barat

 

STEVY WIDIA

Tags: iklanInMobimobile gamingMobile Gaming Through the Pandemic and Beyond in Southeast Asia 2021
Previous Post

Italo Gani Jadi Venture Partner di East Ventures

Next Post

Honda Gandeng Nevertolavish Gelar Kompetisi Desain Virtual

Related Posts

Konten
Industry

Ada 4 Tren Pergeseran Di Industri Periklanan dan Media Usai Pandemi

8 April 2023
0
mobile game
News

Nostra Klaim Capai 75 Juta MAU di Online Gaming

2 Februari 2023
0
belanja online
Industry

Jelang Liburan Akhir Tahun, Belanja Online via Ponsel di Indonesia Meningkat

15 Oktober 2022
0
Load More
Next Post
Honda City Hatch Art

Honda Gandeng Nevertolavish Gelar Kompetisi Desain Virtual

juara Juara UniPin Ladies Series MLBB 2021

Belletron Era Boyong Piala UniPin Ladies Series MLBB 2021

Samsung Bakal Kuasai 80% Pasar Ponsel Lipat

Belanja Gadget di Official Store, Solusi Praktis dan Bebas Khawatir

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version