Jumat, 24 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Industry

Inggris Luncurkan British Climate Partners £1,1 Miliar, Percepat Transisi Energi di Indonesia dan Asia

24 April 2026
in Industry
Reading Time: 2 mins read
British Climate Partners BII Asia

Inggris Luncurkan British Climate Partners £1,1 Miliar, Percepat Transisi Energi di Indonesia dan Asia (Foto: Istimewa/BII)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - British International Investment (BII), lembaga pembiayaan pembangunan (DFI) asal Inggris, mengumumkan strategi lima tahun baru yang ambisius. Fokus utama dari strategi ini adalah peluncuran British Climate Partners (BCP), sebuah inisiatif senilai £1,1 miliar (sekitar Rp22 triliun) yang dirancang untuk memobilisasi modal swasta skala besar guna mendukung transisi energi di negara berkembang Asia.

Langkah ini diambil mengingat kawasan Asia menjadi pusat tantangan iklim global, dengan kontribusi sekitar tiga perempat permintaan batu bara dunia pada 2024. BCP akan memprioritaskan investasi di negara-negara dengan pertumbuhan ekonomi cepat yang masih bergantung pada energi fosil, termasuk Indonesia, India, Filipina, Vietnam, Thailand, dan Malaysia.

Melalui BCP, BII tidak hanya mengandalkan investasinya sendiri, tetapi juga bekerja sama dengan investor komersial untuk menyalurkan pendanaan melalui platform ekuitas dan pembiayaan mezzanine. Strategi ini bertujuan untuk memperbesar skala proyek iklim, mengurangi risiko pada tahap awal, dan menawarkan imbal hasil yang kompetitif bagi sektor swasta.

Baca juga :   Amazon Siap Masuk Indonesia

“Transisi energi di Asia sangat bergantung pada mobilisasi modal swasta dalam skala besar, dan British Climate Partners dirancang khusus untuk mewujudkan hal tersebut,” ujar Srini Nagarajan, MD and Head of Asia BII.

Dalam strategi lima tahun ke depan, BII menargetkan sedikitnya 40% dari investasi barunya dialokasikan untuk pembiayaan iklim. Angka ini meningkat signifikan dari target 30% pada periode sebelumnya.

Selain fokus pada aspek lingkungan, strategi baru British International Investment (BII) juga memperkuat komitmen terhadap dampak sosial melalui pendekatan yang lebih inklusif dan sistemis. Salah satu pilar utamanya adalah penguatan investasi berperspektif gender (gender-lens investing), di mana BII menargetkan 30% dari investasi barunya memenuhi kriteria 2X Challenge guna mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan di berbagai sektor.

Baca juga :   Penipuan Identitas di Indonesia Capai 5,6%, Deepfake Jadi Ancaman Baru Sektor Fintech

Di sisi lain, BII juga memperluas jangkauannya ke negara-negara berkembang tahap awal (frontier markets) dengan mengalokasikan minimal 25% investasi baru bagi Least Developed Countries (LDC) sesuai definisi PBB, untuk memastikan ketersediaan modal di wilayah yang paling membutuhkan namun memiliki akses pendanaan terbatas.

Melalui visi Market-Level Impact, BII tidak lagi sekadar berfokus pada pertumbuhan satu perusahaan tunggal, melainkan bertujuan untuk mengembangkan ekosistem pasar secara luas, menciptakan perubahan struktural yang mendalam, dan membangun sektor industri yang lebih tangguh di masa depan.

Menteri Pembangunan Inggris, Jenny Chapman, menekankan bahwa inisiatif ini mencerminkan pendekatan baru Inggris yang bergeser dari sekadar hibah bantuan tradisional menuju kemitraan investasi jangka panjang.

Baca juga :   Genius Esports dan Polaris Esports Jadi Juara Asia-Pacific Predator League 2022

“Ini berarti berinvestasi secara bertanggung jawab dengan memanfaatkan seluruh kekuatan Inggris, mulai dari instrumen investasi hingga diplomasi, untuk menciptakan lapangan kerja dan mendukung reformasi yang dipilih oleh negara mitra,” tegas Chapman.

Dengan kebutuhan investasi transisi energi di Asia Tenggara yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun hingga 2030, kehadiran British Climate Partners diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi hijau yang berkelanjutan di kawasan tersebut. (*AMBS)

 

Tags: Asia TenggaraBerita FinansialBIIBritish Climate Partnersekonomi berkelanjutanindonesiainvestasi hijaunet-zeroperubahan iklimTransisi Energi
Previous Post

Dukung Target PSN 100 GW, Rumah Energi Perkuat Peran Koperasi dalam Proyek PLTS Nasional

Next Post

Metrodata Lewat MII Gandeng Yonyou, Hadirkan Solusi ERP Berbasis AI untuk Industri Indonesia

Related Posts

Koperasi PLTS Rumah Energi
Industry

Dukung Target PSN 100 GW, Rumah Energi Perkuat Peran Koperasi dalam Proyek PLTS Nasional

24 April 2026
0
penipuan identitas
Technology

Penipuan Identitas di Indonesia Capai 5,6%, Deepfake Jadi Ancaman Baru Sektor Fintech

23 April 2026
0
Perdagangan RWA Bitget
Digital Business

Asia Tenggara Kuasai 81% Volume Perdagangan RWA di Bitget

22 April 2026
0
Load More
Next Post
MII Metrodata Yonyou ERP AI

Metrodata Lewat MII Gandeng Yonyou, Hadirkan Solusi ERP Berbasis AI untuk Industri Indonesia

adopsi AI Salesforce Indonesia

Adopsi AI di Indonesia Dipicu Penggunaan Pribadi, Bukan Strategi Perusahaan

Turnamen Bulutangkis Raksasa Digelar di Indonesia, 3.000 Peserta Siap Bertanding

Turnamen Bulutangkis Raksasa Digelar di Indonesia, 3.000 Peserta Siap Bertanding

Discussion about this post

Recent Updates

Nanovest Fasset Kerjasama Global

Ekspansi ke Dubai, Nanovest Gandeng Fasset untuk Transaksi Aset Digital Lintas Negara

24 April 2026
Turnamen Bulutangkis Raksasa Digelar di Indonesia, 3.000 Peserta Siap Bertanding

Turnamen Bulutangkis Raksasa Digelar di Indonesia, 3.000 Peserta Siap Bertanding

24 April 2026
adopsi AI Salesforce Indonesia

Adopsi AI di Indonesia Dipicu Penggunaan Pribadi, Bukan Strategi Perusahaan

24 April 2026
MII Metrodata Yonyou ERP AI

Metrodata Lewat MII Gandeng Yonyou, Hadirkan Solusi ERP Berbasis AI untuk Industri Indonesia

24 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Nanovest Fasset Kerjasama Global

Ekspansi ke Dubai, Nanovest Gandeng Fasset untuk Transaksi Aset Digital Lintas Negara

24 April 2026
Turnamen Bulutangkis Raksasa Digelar di Indonesia, 3.000 Peserta Siap Bertanding

Turnamen Bulutangkis Raksasa Digelar di Indonesia, 3.000 Peserta Siap Bertanding

24 April 2026
adopsi AI Salesforce Indonesia

Adopsi AI di Indonesia Dipicu Penggunaan Pribadi, Bukan Strategi Perusahaan

24 April 2026
MII Metrodata Yonyou ERP AI

Metrodata Lewat MII Gandeng Yonyou, Hadirkan Solusi ERP Berbasis AI untuk Industri Indonesia

24 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version