Rabu, 27 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News Industry

Ini Strategi Agar Startup Kalian dapat Bertahan dalam Segala Tantangan

20 Juli 2022
in Headline, Industry
Reading Time: 3 mins read
startup

Upaya Mendukung Pengembangan Startup di Indonesia (Foto: Ilustrasi)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Membangun dan mengembangkan startup digital masih menjadi banyak impian banyak orang, terutama Generasi Milenial dan Gen-Z. Akan tetapi musim dingin atau masa perlambatan startup yang menghantui dalam beberapa bulan terakhir memunculkan banyak keprihatinan, terutama dikhawatirkan dapat berdampak pada kondisi keuangan para pelaku startup hingga berdampak pada kepercayaan konsumen.

Kondisi yang menantang ini dihadapi oleh banyak perusahaan rintisan, tidak hanya di Indonesia, namun juga di seluruh dunia. Startup yang terkena hantam paling berat adalah startup digital. Walaupun dari segi pengembangannya tetap ada startup yang bertumbuh, nyatanya gelombang PHK dari banyak perusahaan startup dirasa cukup meresahkan.

Edric Chandra, Program Initiator DSC 2022 mengatakan, situasi perlambatan pada perusahaan rintisan ini dapat dialami siapa saja.

“Tidak hanya perusahaan startup, perusahaan yang sudah mapan pun bisa mengalami perlambatan yang signifikan. Hal ini wajar saja karena setiap bisnis pasti ada ups and downs-nya,” ucap Edric, Rabu (20/7/2022).

Statista dalam laporannya tahun 2021 menyebutkan, tantangan terbesar bagi startup terletak pada kemampuan mereka mengelola keuangan. Untuk itu, penting sekali bagi perusahaan baru lebih menaruh perhatian pada keberadaan cash flow dan laporan keuangan. Sistem finansial dan administrasi yang sehat harus dijalankan sejak awal perusahaan tersebut berdiri.

Masalah lainnya dari startup di Tanah Air adalah terlalu fokus pada transaksi dan valuasi, bukan profit. Dana operasional perusahaan sering kali sepenuhnya bergantung pada pendanaan pihak luar melalui fundraising, private placement, serta pinjaman. Padahal, sebuah perusahaan tidak bisa terus-menerus mengandalkan pendanaan dari pihak luar. Termasuk untuk eskalasi apalagi ekspansi bisnis. Untuk itu, pelaku startup juga harus memiliki strategi untuk mendapatkan modal segar dalam bentuk hibah.

Poin penting yang menjadikan perusahaan startup dapat berkembang dengan pesat adalah inovasi. Terutama jika berbicara mengenai startup digital, di mana perkembangan teknologi terus bergerak, sehingga produk atau jasa yang ditawarkan bisa menjadi tidak relevan jika perusahaan tidak melakukan inovasi.

“Saat memutuskan untuk merintis perusahaan, seorang Founder harus terbiasa melakukan riset secara konsisten terkait industri yang mereka masuki. Bagaimana forecast mengenai perkembangan dan transformasi industri ke depan, sehingga mereka bisa lebih cerdas dalam menentukan trend yang bisa diadopsi ke dalam bisnis mereka,” imbuh Surjanto Yasaputera, Ketua Dewan Komisioner DSC.

Mental seorang founder yang dibutuhkan saat ini lebih dari sekadar mental yang sanggup jatuh bangun. Seorang founder harus memiliki frontline obsession, yaitu siap menjadi garda terdepan, apapun posisinya, kapanpun dibutuhkan.

Selain itu, owner’s mindset juga sangat diperlukan. Disebutkan Surjanto, dalam ekosistem Diplomat Success Challenge dikenal adanya kriteria 3P yang harus dimiliki pengusaha yaitu Paham, Piawai, Persona.

“Seorang Founder dituntut untuk tidak hanya paham akan industri dan bisnisnya, tapi juga piawai atau ulung dalam menjalankan operasional bisnis sehari-hari serta memiliki Persona atau kepribadian yang baik, akuntabel, dan berintegritas,” tambahnya.

Bisnis Lestari Kian Dicari

Adanya fenomena Bubble Burst startup di seluruh dunia membuat banyak investor cenderung lebih berhati-hati dalam memilih startup yang akan mereka danai. Dibanding melakukan pendanaan kepada startup dengan bisnis yang trending, investor kini lebih tertarik pada bisnis yang lestari (sustainable), yaitu bisnis yang bisa menjadi solusi permasalahan yang ada pada masyarakat dari hulu ke hilir.

Ekosistem perusahaan rintisan akan semakin kuat dengan banyak bermunculannya inkubator, akselerator atau jaringan dan program wirausaha serupa DSC akan menjadikan jaringan startup semakin sehat dan akan lahir banyak bidang baru. Para modal ventura atau investor juga akan semakin melirik bisnis yang mengarah ke pembangunan berkelanjutan karena nyatanya memang perusahaan ini yang dibutuhkan pasar saat ini. (*AMBS)

 

Tags: Bubble Burst startupDiplomat Success Challengestartup
Previous Post

Practicum Luncurkan Bootcamp Online Untuk Tingkatkan Talenta Digital di Indonesia

Next Post

Dorong Penggunaan Aplikasi AXISNet, AXIS Gandeng MoEngage

Related Posts

Aspire for Startups 2026
Startup & Entrepreneurship

Dukung Startup Awal, Aspire Luncurkan Program Insentif dan Uji Coba AI Senilai US$500.000

13 Mei 2026
0
Avnet & HKSTP DfMA Launchpad
Startup & Entrepreneurship

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
0
L'Oreal Big Bang 2026
Startup & Entrepreneurship

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
0
Load More
Next Post
AXIS x MoEngage

Dorong Penggunaan Aplikasi AXISNet, AXIS Gandeng MoEngage

aplikasi investasi

Perusahaan Investasi Ini Kumpulkan Dana Kelolaan US$250 Juta untuk Investasi di Startup

metode pembayaran

Blibli dan Paper.id Berkolaborasi untuk Permudah Pembayaran Invoice

Discussion about this post

Recent Updates

Tren Konten Multiplatform Meningkat, Canon Luncurkan EOS R6 V

Tren Konten Multiplatform Meningkat, Canon Luncurkan EOS R6 V

27 Mei 2026
TVRI dan Telkomsel Bawa Piala Dunia 2026 Lebih Dekat ke Generasi Digital

TVRI dan Telkomsel Bawa Piala Dunia 2026 Lebih Dekat ke Generasi Digital

27 Mei 2026
Oxford Economics startup

Oxford Economics: Beban Regulasi Digital Tekan Inovasi dan Pendanaan Startup di Asia

26 Mei 2026
Bimo - CarbonEtics

Permenhut 6/2026 Terbit, Startup CarbonEthics Siap Dorong Investasi Karbon Komunitas Lewat Proyek Pulang Pisau

26 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Tren Konten Multiplatform Meningkat, Canon Luncurkan EOS R6 V

Tren Konten Multiplatform Meningkat, Canon Luncurkan EOS R6 V

27 Mei 2026
TVRI dan Telkomsel Bawa Piala Dunia 2026 Lebih Dekat ke Generasi Digital

TVRI dan Telkomsel Bawa Piala Dunia 2026 Lebih Dekat ke Generasi Digital

27 Mei 2026
Oxford Economics startup

Oxford Economics: Beban Regulasi Digital Tekan Inovasi dan Pendanaan Startup di Asia

26 Mei 2026
Bimo - CarbonEtics

Permenhut 6/2026 Terbit, Startup CarbonEthics Siap Dorong Investasi Karbon Komunitas Lewat Proyek Pulang Pisau

26 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version