Rabu, 13 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

JAFF Market Tampilkan Perkembangan Industri Kreatif Indonesia di Cannes Film Festival

12 Mei 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
JAFF Market

JAFF Market Tampilkan Perkembangan Industri Kreatif Indonesia di Cannes Film Festival (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Festival film di Asia Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF), kembali hadir di Cannes Film Festival tahun ini dengan delegasi yang solid untuk merayakan edisi ke-20 yang akan datang. JAFF Market, sebagai platform industri profesional JAFF, hadir di Marché du Film dengan sejumlah kemitraan dan proyek unggulan.

“Cannes memberi kami kesempatan untuk menunjukkan energi dan peluang yang sedang berkembang pesat di industri film Indonesia. Kami sangat bangga karena sejumlah proyek terpilih JAFF Market seperti Pangku, Locust, Bandits of Batavia, dan Jitu kini bisa melangkah ke panggung dunia di Cannes,” ujar Ifa Isfansyah, Festival Director JAFF sekaligus President Commissioner JAFF Market, Senin (12/5/2025).

Tahun ini, JAFF Market dengan bangga mendukung sejumlah sineas, studio, produser, dan proyek Indonesia yang berpartisipasi di Cannes. Salah satunya adalah Pangku, film drama coming-of-age berlatar krisis ekonomi Indonesia tahun 1998, yang juga menjadi debut penyutradaraan aktor ternama Indonesia Reza Rahadian. Film ini pertama kali diperkenalkan melalui JAFF Future Project 2024, memenangkan White Light Post-Production Award, dan akan diputar dalam program “HAF Goes to Cannes” di Marché du Film sebagai representasi kekuatan cerita sinema Indonesia.

Tak hanya Pangku, tiga proyek IP original dari JAFF Content Market 2024 juga akan dibawa ke program Spotlight Asia – Asian IP Adaptation: Showbox Masterclass & Pitching Session di Marché du Film, menegaskan upaya JAFF Market mendorong kisah-kisah Indonesia ke panggung dunia:

  • Locust dari penerbit independen Kosmik, yang didirikan oleh komikus senior Sunny Gho. Sunny dikenal berkontribusi dalam proyek-proyek besar Marvel, DC Comics, dan Star Wars, serta aktif membangun ekosistem komik independen di Indonesia melalui Kosmik dan JICAF.
  • Bandits of Batavia oleh Bryan Valenza dan studionya, Beyondtopia. Bryan dikenal secara global atas karyanya dalam Venom: Lethal Protector, Batman & The Joker: The Deadly Duo, serta berbagai judul di Image Comics. Proyek terbarunya ini menggabungkan folklore Indonesia dengan narasi visual yang modern dan dinamis.
  • Jitu, dari Caravan Studio, didirikan oleh ilustrator dan desainer Chris Lie. Caravan Studio telah terlibat dalam proyek besar seperti Game of Thrones, Transformers, Star Wars, dan Shazam, serta bekerja sama dengan perusahaan ternama seperti Sony, Konami, Mattel, dan Marvel Comics.

Selain itu, JAFF Market akan berkolaborasi dengan Netherlands Film Fund pada 16 Mei di paviliun SEE NL dalam acara networking untuk memperkuat implementasi perjanjian co-production antara Indonesia dan Belanda yang ditandatangani pada JAFF Market 2024. Acara ini didukung oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

JAFF Market juga akan bekerja sama dengan Adelaide Film Festival dari Australia, yang menjadi mitra JAFF Market 2024, dalam sesi diskusi dan networking yang digelar 18 Mei di booth Screen Australia, sebagai langkah awal memperluas kerja sama antara industri film kedua negara.

Untuk meningkatkan eksposur studio dan investor Indonesia di kancah internasional, JAFF Market juga menggandeng Visinema dan Jagartha melalui rangkaian acara networking yang mempertemukan pelaku industri film Indonesia dengan mitra internasional.

“2025 menjadi momentum penting, bukan hanya karena JAFF merayakan 20 tahun kiprahnya mendukung sinema Asia, tetapi juga karena JAFF Market hadir kembali dengan semangat yang lebih besar untuk menjadi platform kolaborasi bagi sineas, produser, dan pelaku industri dari dalam dan luar negeri. Harapannya, kehadiran di Cannes ini dapat memperluas jejaring dan menciptakan dampak nyata untuk ekosistem film Indonesia ke depan,” ujar Linda Gozali, JAFF Market Director.

Industri film Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan luar biasa dengan mencatat lebih dari 80 juta penonton bioskop dan menguasai 65% pangsa pasar lokal pada 2024. Sebagai bagian dari perayaan 20 tahun, edisi kedua JAFF Market akan digelar pada 29 November – 1 Desember 2025 di Yogyakarta untuk memperluas kemitraan global dan mendukung generasi baru sineas Asia Tenggara.

 

STEVY WIDIA

Tags: Cannes Film FestivalJAFF MarketJogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF
Previous Post

Gandeng 5.200 Mitra Usaha, GoFood Hadirkan Pesta Kuliner

Next Post

Tundukkan Juara Bertahan, Carnifex Raih Gelar Juara ASL 2025 Spring

Related Posts

Netflix x JAFF
Headline

Netflix dan JAFF Gelar REEL LIFE Film Camp bagi Komunitas Kreatif Indonesia

5 Desember 2024
0
Telkomsel MAXStream Perluas Lini Bisnis dan Jadi Produser Sineas Lokal
Headline

Telkomsel MAXStream Perluas Lini Bisnis dan Jadi Produser Sineas Lokal

4 September 2024
0
JAFF 2022
Industry

JAFF 2022 Dibuka Dengan Antologi 10 Film Pendek Karya 10 Sineas Muda Indonesia

18 November 2022
0
Load More
Next Post
Carnifex

Tundukkan Juara Bertahan, Carnifex Raih Gelar Juara ASL 2025 Spring

optimalisasi cloud

Kini, Perusahaan Tidak Dapat Lagi Mengabaikan Optimalisasi Cloud

Wisatawan Mancanegara

Strategi Pelaku Wisata Asia Pasifik Bangun Kepercayaan untuk Dorong Pertumbuhan

Discussion about this post

Recent Updates

Avnet & HKSTP DfMA Launchpad

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
L'Oreal Big Bang 2026

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Avnet & HKSTP DfMA Launchpad

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
L'Oreal Big Bang 2026

L’Oréal Cari Startup Teknologi untuk Masa Depan Kecantikan di Big Bang 2026

12 Mei 2026
Lion Parcel AstraPay QRIS

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
IPB startup inovatif

IPB Cari Startup Inovatif Berbasis Riset, Pendanaan Pengembangan Tembus Rp900 Juta

12 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version