Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Kehadiran ChatGPT dalam Dunia Pendidikan, Perlukah?

16 April 2023
in Headline
Reading Time: 2 mins read
ChatGPT

Percakapan manusia dengan AI. (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau yang dikenal sebagai Artificial Intelligence (AI) terus bergerak pesat, salah satunya yang sedang menjadi perbincangan adalah teknologi AI bernama ChatGPT (Generative Pretrained Transformer). Sebenarnya, apa itu ChatGPT?

Chat GPT adalah sebuah teknologi kecerdasan buatan yang mampu melakukan percakapan secara otomatis dengan manusia menggunakan bahasa alami. Dengan kemampuannya yang semakin berkembang, Chat GPT dapat membantu banyak orang dalam berbagai bidang, seperti edukasi, bisnis, atau kesehatan. ChatGPT dikembangkan oleh Open AI, sebuah lembaga penelitian AI yang berbasis di San Fransisco. Lembaga penelitian ini didirikan pada tahun 2015 dan dikelola oleh beberapa ahli teknologi dan pengusaha, termasuk Elon Musk.

Dengan kecerdasannya, ChatGPT dapat membantu memudahkan pekerjaan manusia yang berhubungan dengan teks atau tulisan seperti menulis surat, copywriting, menulis esai, makalah, buku, puisi, hingga tugas akhir kuliah seperti skripsi, tesis, disertasi, dan artikel ilmiah. Menurut survey oleh perusahaan finansial UBS yang dikutip Reuters, pengguna ChatGPT telah mencapai 100 juta hanya dalam kurun waktu dua bulan sejak diluncurkan pada bulan November 2022. Pada bulan Januari 2023, terdapat sekitar 13 juta pengguna yang mengakses ChatGPT setiap harinya, dua kali lipat lebih banyak dibandingkan bulan Desember 2022.

Baca juga :   Startup Mayar Luncurkan Asisten AI Untuk Dukung UMKM Yang Go Digital

Kehadiran ChatGPT juga memunculkan pro dan kontra terutama pada dunia pendidikan. Praktisi di bidang Information Technology and Policy Advocate Tony, dalam seminar online dengan tema “Unravelling the Mystery of ChatGPT” yang digelar Magister Ilmu Komunikasi UPH beberapa waktu lalu mengatakan bahwa keberadaan ChatGPT mendorong terciptanya berbagai kemajuan yang sangat luar biasa dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa tidak semua informasi atau jawaban yang diberikan oleh ChatGPT itu benar. ChatGPT hanya dapat menghasilkan sesuatu berdasarkan input yang disuplai kepadanya.

“Oleh karena itu, penting untuk tetap melakukan verifikasi dan validasi informasi yang diberikan oleh ChatGPT sebelum menggunakannya,” kata Tony.

Tony memberikan trik untuk meminimalkan informasi yang kurang akurat dari ChatGPT sehingga bisa dimanfaatkan dengan lebih baik. Pertama, membuat permintaan yang spesifik, jelas, dan menghindari pertanyaan-pertanyaan yang sama umum. Kedua, memberikan konteks yang spesifik mengenai topik yang diminta. Ketiga, memberikan perintah dalam bentuk kalimat aktif dan meminta jawaban yang mendetil.

Baca juga :   OpenAI Beri Iklan Bagi Pengguna ChatGPT

Sementara itu, Dr. Fitzerald K. Sitorus, S. Sos., S. Fil., Dosen Ilkom UPH, dalam forum yang sama, mengatakan bahwa pada dasarnya AI hanya dapat menghasilkan sesuatu berdasarkan input yang diberikan.

“ChatGPT dibuat berdasarkan informasi dari internet seperti Wikipedia, sehingga dapat mengandung kesalahan, bias, tidak akurat, dan tidak paham konteks. Selain itu, ChatGPT tidak memiliki kemampuan reflektif untuk menyadari bahwa ia sedang melakukan sesuatu atau self-consciousness. Oleh karena itu, ia tidak dapat menghasilkan sesuatu dari pikirannya sendiri, seperti memiliki ide atau imajinasi,” ungkap Fitzerald.

Meskipun masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi seperti masalah privasi, keakuratan informasi, dan keamanan, penggunaan ChatGPT telah menunjukkan hasil yang menjanjikan. Dengan terus memperbaiki teknologi dan mengintegrasikan aspek-aspek penting seperti etika dan keberlanjutan, ChatGPT dapat diproyeksikan menjadi alat yang bermanfaat dan berguna untuk memenuhi kebutuhan manusia di masa depan.

Baca juga :   Telkomsel Sematkan Teknologi AI pada Asisten Virtual “Veronika”

Dalam era digital saat ini, teknologi terus berkembang dengan cepat dan kemampuan untuk menguasai teknologi menjadi semakin krusial. Oleh karena itu, universitas perlu menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan teknologi terbaru dan memberikan siswa akses ke sumber daya dan pelatihan yang diperlukan untuk menguasai keterampilan yang dibutuhkan di pasar kerja. Dengan cara ini, lulusan universitas dapat tetap relevan dan bersaing di pasar kerja yang terus berubah dan berkembang. (*AMBS)

 

Tags: ChatGPTOpen AIteknologi kecerdasan buatan
Previous Post

Travel Hacks, Mudik Lebaran Bebas Hambatan

Next Post

Asia Pelanggar Hak Kekayaan Intelektual Tertinggi

Related Posts

ChatGPT
AI & CYBER

OpenAI Beri Iklan Bagi Pengguna ChatGPT

19 Januari 2026
0
OpenAI Akan Menerapkan GPU AMD Berkapasitas 6 Gigawatt
AI & CYBER

Pengguna Layanan ChatGPT di Indonesia Kena Pajak 11%

30 Desember 2025
0
ChatGPT
AI & CYBER

OpenAI Tambahkan Fitur Peduli Kesehatan Mental Bagi Pengguna

13 Agustus 2025
0
Load More
Next Post
video pendek

Asia Pelanggar Hak Kekayaan Intelektual Tertinggi

KYZN Kuningan

Promosikan Gaya Hidup Sehat, Pusat Kebugaran Ini Tawarkan Kelas Gratis

Safari Ramadhan BUMN 2023

Safari Ramadhan BUMN 2023: Kementerian BUMN Bersama Telkom Bagikan 1000 Paket Sembako Murah di Batulicin

Discussion about this post

Recent Updates

Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Easycash MOJANG

Atasi Kesenjangan Literasi Keuangan Gen Z, Easycash dan AFTECH Luncurkan Modul MOJANG

10 Februari 2026
Apex Group

Perluas Ekspansi di Asia Tenggara, Apex Group Buka Kantor di Jakarta

10 Februari 2026
10 Tim Global Ambassador 'Solve for Tomorrow' 2026

Samsung Umumkan 10 Tim Global Ambassador ‘Solve for Tomorrow’ 2026

10 Februari 2026
Indosat

Kinerja Solid 2025, Pendapatan Indosat Tembus Rp15,36 Triliun di Kuartal IV

10 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version