Jumat, 10 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Merangsang Usaha Kecil Menjadi Lebih Besar

9 Januari 2017
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Merangsang Usaha Kecil Menjadi Lebih Besar

Disperindagkop Kota Bekasi ikut terlibat dalam Kampung UKM Digital. (Foto: Istimewa/Youngsters.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Pemerintah Kota Bekasi terus merangsang pertumbuhan pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tumbuh berkembang. Untuk itu, Pemkot Bekasi memberikan bantuan permodalan kepada pelaku UMKM di sana dengan bunga sangat rendah.

Kepala Bidang Industri dan Perdagangan pada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Industri dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Bekasi Herawan menyampaikan fokus utama pemerintah kota saat ini ialah pada peminjaman serta penambahan modal bagi pelaku usaha UMKM. Peminjaman modal tersebut bisa langsung diakses pelaku usaha melalui Bank Partriot Kota Bekasi. Di sana, mereka akan mendapat jaminan bunga rendah hingga 4 % setahun.

“Bunga yang ditawarkan jauh lebih rendah daripada bunga bank konvensional yang pada umumnya menawarkan bunga di atas lima persen,” ungkap Herawan baru-baru ini.

Pinjaman yang masuk penyertaan modal itu, ungkap Herawan, mengacu pada aturan pemerintah. Aturan baku itu harus ditaati pelaku usaha yang akan mengambil kredit. Di antaranya, batas maksimal yang akan didapat saat melakukan peminjaman modal.

Untuk pelaku usaha perorangan, batas maksimal peminjaman modal Rp5 juta, sedangkan bagi pelaku usaha kelompok, batas maksimalnya Rp25 juta. Selain itu, manajemen usaha seperti pembukuan menjadi syarat utama melakukan peminjaman.

Baca juga :   Indonesia @ccess Buka Peluang Bagi UMKM Masuk Ke Pasar Internasional

“Biasanya bank menanyakan pembukuan pelaku usaha tersebut sebagai syarat kredit,” jelas dia.

Pembinaan pelaku UMKM, ungkap Herawan, dibutuhkan karena geliat UMKM di Kota Bekasi sangat membantu. Keberadaannya diyakini mampu mempertahankan stabilitas ekonomi mikro. Ia menyayangkan saat ini potensi UMKM di Kota Bekasi belum maksimal.

Terbukti, target pencapaian pendapatan asli daerah dari Disperindagkop dari Rp7,7 miliar hanya terpenuhi Rp3,1 miliar. “Potensinya belum kami maksimalkan. Pelatihan keterampilan terus dilakukan,” imbuh dia.

Strategi pemasaran pun dilakukan Disperindagkop Kota Bekasi. Selain melakukan pameran produk UMKM ke berbagai daerah, pihaknya bekerja sama dengan instansi swasta lain seperti bank konvensional dan beberapa situs daring.”Ini upaya agar barang dagangan mereka cepat laku di pasaran,” lanjut dia.

Baca juga :   Telkom Berdayakan Generasi Muda Lewat Program Edukasi Konservasi

Sekretaris Dispera, Dedi Junaidi, mengatakan, pihaknya memberikan peluang atau akses UMKM yang lebih besar kepada modal usaha. Hal ini dilakukan agar mendorong munculnya wirausaha baru dan penciptaan lapangan kerja.

Dedi yakin pelaku UMKM mampu menjadi penyeimbang pemerataan dan penyerapan tenaga kerja. Beberapa kegiatan pokok yang harus dilaksanakan melalui program ini ialah sumber pembiayaan, khususnya skim kredit investasi dan penyediaan skim pembiayaan ekspor melalui lembaga modal ventura dan lembaga nonbank lainnya, terutama yang mendukung UKM.

Tidak hanya memberikan bantuan modal, pihaknya telah membuat sejumlah program usaha. Tujuannya meningkatkan keterampilan serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat. Beberapa pelatihan yang pernah diadakan ialah pembuatan kue pengantin, salon kecantikan, serta mengemas barang dagangan.

Baca juga :   Sektor UMKM Tak Akan Dikuasai Asing

Produk pelaku UMKM, jelasnya, banyak yang menarik dan enak. Namun, sayangnya mereka tidak pandai mengemasnya sehingga tidak memiliki daya tarik. “Karena itu, kami memberikan pelatihan bagaimana mengemasnya,” ujar Herawan.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya turut memotivasi para pelaku usaha pemula. Harapannya, mereka mampu terintegrasi dan termotivasi.

“Biasanya, pelaku usaha pemula ini mentalnya masih goyang. Kadang suka turun bila sambutan pasar tidak baik. Tugas kami memotivasi mereka agar konsisten menjalankan usaha. Kalau butuh modal tinggal kami arahkan ke Bank Patriot Kota Bekasi,” kata Herawan.

 

STEVY WIDIA

Tags: akses UMKMDinas PerindustrianIndustri dan Koperasi (Disperindagkop)modalpemerintah kota BekasiperdaganganUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Previous Post

Mahasiswa UGM Bina Peternak Susu Di Sleman Tingkatkan Pendapatan

Next Post

David Christian : Berinovasi Sembari Turut Menyelamatkan Lingkungan

Related Posts

stimulus kredit UMKM
Startup & Entrepreneurship

Kredit UMKM Diproyeksi Tumbuh Hingga 9% di Tahun 2026

11 Maret 2026
0
Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital
Technology

Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital

5 Desember 2025
0
Shopee Kenakan Biaya Layanan
Digital Business

Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

2 Desember 2025
0
Load More
Next Post
David Christian : Berinovasi Sembari Turut Menyelamatkan Lingkungan

David Christian : Berinovasi Sembari Turut Menyelamatkan Lingkungan

Adopsi IoT Berimbas Pada Pendapatan Negara

Bogor jajaki kerja sama UMKM Indonesia-Turki

Kemenkeu Bangun Sistem Data Base UMKM Penerima KUR

Discussion about this post

Recent Updates

AFTECH dukung platform pinjol

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
Produksi eSAF oleh eFuels SEA di Asia Tenggara

eFuels SEA Gandeng Infinium, Siap Bangun Pabrik Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan di Asia Tenggara

10 April 2026
Japfa Food x RELEX

Japfa Food Indonesia Gandeng RELEX Solutions, Modernisasi Rantai Pasok Berbasis AI

10 April 2026
Amvesindo x PwC

Amvesindo dan PwC Perkuat Tata Kelola Investasi Startup Indonesia

10 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
AFTECH dukung platform pinjol

AFTECH Dukung Langkah Hukum 9 Platform Pinjol Terkait Putusan KPPU

10 April 2026
Produksi eSAF oleh eFuels SEA di Asia Tenggara

eFuels SEA Gandeng Infinium, Siap Bangun Pabrik Bahan Bakar Pesawat Berkelanjutan di Asia Tenggara

10 April 2026
Japfa Food x RELEX

Japfa Food Indonesia Gandeng RELEX Solutions, Modernisasi Rantai Pasok Berbasis AI

10 April 2026
Amvesindo x PwC

Amvesindo dan PwC Perkuat Tata Kelola Investasi Startup Indonesia

10 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version