Rabu, 11 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Nilai Investasi Fintech Urun Dana Bizhare Meroket dalam 2 Bulan

27 September 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Bizhare

Tim Bizhare. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Financial technology (Fintech) urun dana atau securities crowdfunding (SCF) terus berkembang di Indonesia. Berdasarkan data OJK per 6 September 2021 ada 6 pemain fintech urun dana. Salah satunya dalah Bizhare. Finceth ini mengklaim mengalami lonjakan nilai investasi 21 kali lipat atau 2.000% dalam dua bulan.

CEO Bizhare Heinrich Vincent mengatakan, jumlah investor juga meningkat 364%. Lonjakan nilai investasi terjadi selama Mei – Juli. Total investasi fintech urun dana ini Rp 50,6 miliar.

Sejak awal tahun hingga Agustus, jumlah investor aktif melonjak 364%. Sedangkan jumlah investor terdaftar tumbuh 166%. Hingga saat ini, total ada 61.122 investor terdaftar di Bizhare.

“Ini membuktikan, saat pandemi corona, minat masyarakat berinvestasi sangat tinggi,” kata Vincent dalam siaran pers, Senin (27/9/2021).

Menurut dia, ada tiga alasan jumlah investor dan nilai investasi meningkat. Pertama, fintech urun dana menjadi alternatif investasi Investasi dengan skema urun dana bisa menjadi alternatif selain reksa dana, saham maupun menjadi pemberi pinjaman (lender) ritel di fintech lending.

Baca juga :   Seni Reak Juarta Putra Akan Tampil Di Festival Musik Roskilde di Denmark

“Kami mengajak budaya gotong royong, investasi patungan mulai dari Rp 50 ribu ke berbagai bisnis terkemuka,” kata Vincent.

Kedua, terdorong lonjakan investor ritel, terutama dari kalangan millenial Bank Indonesia (BI) mencatat, jumlah investor ritel Indonesia 5,6 juta per Juni. Angka ini melonjak 125% dibandingkan 2019 yang hanya 2,5 juta. Namun BI mencatat, kontribusi investor milenial baru 50% dari total investor Tanah Air. Bank sentral menilai, porsinya bisa lebih besar jika merujuk pada jumlah penduduk muda di Nusantara.

Terakhir, Vincent mengatakan daya tarik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang disasar. Bizhare menyasar UMKM di sektor waralaba atau franchise. “Kerja sama kami dengan brand kuliner, membantu pendanaan bagi sektor waralaba,” ujarnya.

Baca juga :   PT Pos Bangun Platform e-Commerce Bagi Usaha Kecil

Rata-rata deviden dari UMKM yang mendapatkan pendanaan yakni 12% – 72%. Bizhare memfasilitasi pendanaan kepada 57 bisnis, mulai dari ritel, waralaba hingga energi. Tahun depan, fintech ini menargetkan pendanaan kepada 2.000 bisnis.

Chief Financial Officer Bizhare Gatot Adhi Wibowo mengatakan, Bizhare menyiapkan sejumlah strategi untuk mencapai target tersebut. Seperti menyasar sektor ritel dan pangan Gatot menilai, UMKM di kedua sektor ini mampu bertahan di tengah pandemi corona. Selain itu, “menciptakan banyak lapangan kerja,” ujar dia.

Bizare juga menyasar pangsa pasar syariah dengan membuat aplikasi Bizhare Syariah. Ini menawarkan produk pendanaan dengan persyaratan dan skema syariah, seperti barang UMKM yang dibiayai halal atau sedikit utang kepada bank konvensional. Menurut Gatot, pasar syariah potensinya besar. Sejauh ini, penerbit atau bisnis yang mendaftar di skema syariah pun meningkat. Gatot mencatat, ada sekitar Rp 2,4 triliun kebutuhan pendanaan calon penerbit khusus berbasis syariah.

Baca juga :   Tahun 2022, danabijak Targetkan Pencairan Dana Hingga Rp 3 Triliun

Gencar bekerja sama dengan berbagai ekosistem. Mitra yang diajak kerja sama mulai dari industri keuangan, lembaga pendidikan hingga pemerintah daerah (pemda). Di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menerbitkan Peraturan OJK (POJK) Nomor 57/POJK.04/2020 tentang Penawaran Umum Efek Melalui Layanan Urun Dana Berbasis Teknologi Informasi. Ini dikenal Securities Crowfunding (SCF). Melalui konsep penawaran efek, mekanisme SCF dilakukan lewat aplikasi atau platform digital.

STEVY WIDIA

Tags: BizhareFintech urun danasecurities crowdfunding (SCF)UMKM
Previous Post

Biodiesel Minyak Jelantah Jadi Energi Terbarukan Yang Terjangkau

Next Post

Indonesia Hadapi Tantangan Digital Skills Gap

Related Posts

Lazada
e-COMMERCE

Dorong Pemulihan Ekonomi Sumatra, Lazada Hadirkan Kanal Khusus Sumatra

7 Februari 2026
0
Indonesia Open Network (ION)
e-COMMERCE

Pemerintah Dorong UMKM Masuk Pasar Digital Lewat Indonesia Open Network (ION)

6 Februari 2026
0
Amartha
CRYPTO & DIGITAL FINANCE

Amartha Perkuat Layanan UMKM Akar Rumput Dan Kembangkan Dompet Digital

24 Januari 2026
0
Load More
Next Post
Program Literasi Digital Nasional

Indonesia Hadapi Tantangan Digital Skills Gap

insurtech

Simas Insurtech dan Fuse Jalin Kemitraan Strategis Dengan Tokopedia

Whisnu Santika x Souljah

Melalui Lagu, Whisnu Santika dan Souljah Berikan Semangat Baru Kepada Masyarakat

Discussion about this post

Recent Updates

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

11 Februari 2026
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

Sambut Ramadan 2026, XLSMART Perluas Jaringan 5G Dengan Dukungan Teknologi AI-Ready

11 Februari 2026
ngaji.ai

Transformasi Ngaji.ai Dari Aplikasi Belajar Jadi Pendamping Ibadah

11 Februari 2026
Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

Menganyam Kebaikan untuk Masa Depan, Kolaborasi Holistik BNI Kuatkan Para Mama di NTT

11 Februari 2026
Carro

Manfaatkan Generative AI, Carro Luncurkan Kampanye Iklan Regional ‘Surprisingly Short’

11 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version