Minggu, 17 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Tahun 2022, danabijak Targetkan Pencairan Dana Hingga Rp 3 Triliun

3 Desember 2021
in Headline
Reading Time: 2 mins read
danabijak

danabijak menargetkan pencairan dana kepada UMKM pada tahun 2022 bisa mencapai Rp 2-3 triliun (Foto: Istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Usaha rintisan peer-to-peer (P2P) lending danabijak menargetkan tahun 2022 pencairan dana kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mencapai Rp 2-3 triliun.

Menurut Markus Prommik, CEO dan Co-founder danabijak, dengan memanfaatkan teknologi guna memberikan layanan keuangan yang adil dan mudah diakses, per Oktober 2021, danabijak telah menyalurkan pendanaan lebih dari  Rp 500 miliar, termasuk modal usaha ke sektor UMKM.

Sejauh ini, danabijak telah menyalurkan lebih dari 500,000 pinjaman dan memberikan penilaian kredit ke lebih dari 5 juta aplikasi, dengan lebih dari US$ 2 juta per bulan yang dicairkan.

“danabijak merasa bangga dengan dampak yang dihasilkan perusahaan dalam mempercepat akses kredit kepada masyarakat Indonesia secara mudah dan transparan, yang juga sejalan dengan instruksi Presiden Indonesia untuk meningkatkan taraf UMKM Indonesia. Pada tahun 2022, kami menargetkan pencairan dana hingga Rp 2 – 3 triliun,” ujar Markus, dalam keterangan pers, Jumat (03/12/2021).

Sebelum munculnya layanan fintech dan P2P lending, akses UMKM ke lembaga keuangan masih terbatas. Selama masa pandemi, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa 69,02% UMKM mengalami kesulitan memperoleh modal untuk operasional usahanya. Sebagai pemain terkemuka di sektor fintech lokal, danabijak bermaksud untuk terus mendukung UMKM dengan menawarkan solusi teknologi keuangan alternatif, memperluas akses ke layanan keuangan dan meningkatkan literasi keuangan mereka.

Dikjlaim Markus, danabijak menawarkan jangka waktu pembiayaan yang fleksibel antara 14 – 360 hari, setiap pencairan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan keuangan para pelaku UMKM. Selain itu, dana dicairkan dalam waktu 15-30 menit setelah pengajuan dilakukan secara lengkap oleh pengguna.

“Ini menunjukkan dedikasi danabijak dalam menyediakan layanan keuangan yang cepat dan handal dalam membantu UMKM mengembangkan bisnis mereka,” ucapnya.

Dampak positif dari model bisnis danabijak ini tercermin melalui salah satu penggunanya bernama Umar, seorang pelaku UMKM yang bergerak di industri makanan lokal. Setelah mendapatkan pinjaman produktif dari danabijak, ia mampu mengembangkan usahanya dengan membeli aset tambahan, dan kini mampu menjual 15-20 kg bakso setiap harinya dengan pendapatan bersih sekitar Rp 5-5,5 juta per bulannya.

Dedikasi danabijak terhadap para pengusaha lokal mendapat dukungan penuh dari para investornya, termasuk akselerator dan investor startup terkemuka di Indonesia sejak tahun 2017, yaitu GK Plug and Play Indonesia.

“Saya selalu percaya pada kekuatan teknologi dalam membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik. Ketika saya bertemu danabijak pada tahun 2017, saya sangat tertarik dengan visinya untuk membantu jutaan masyarakat Indonesia mendapatkan akses layanan keuangan, khususnya bagi mereka yang tidak memiliki rekening bank, serta komitmen danabijak dalam berkontribusi kepada perekonomian Indonesia. Kini, dukungan mereka terhadap UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia benar-benar merupakan bukti dedikasi danabijak dalam mendukung pemulihan ekonomi Indonesia sekaligus meningkatkan inklusi keuangan di tanah air,” kata Wesley Harjono, Managing Director, GK Plug and Play Indonesia dan Komisaris danabijak.

Menanggapi pasar fintech yang terus berkembang, menurut Markus, danabijak akan terus menyesuaikan model bisnisnya agar lebih sesuai dengan kebutuhan para pengguna dan UMKM. Juga, memberikan solusi pembiayaan digital yang andal, transparan dan dapat meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.

“danabijak juga akan terus berkolaborasi dengan lebih banyak pihak, dalam hal layanan teknologi, dengan berbagai lembaga keuangan, bank, perusahaan multifinance, dan perusahaan teknologi, guna membangun ekosistem fintech yang lebih baik dan berkelanjutan untuk Indonesia,” pungkas Markus.

 

FAHRUL ANWAR

Tags: danabijakPeer-to-Peer (P2P) Lendingpencairan danaUMKM
Previous Post

Aplikasi Kuncie dan Fita Raih Google Play Awards 2021

Next Post

Coca Cola Gelar Program Penyedia Akses Air Bersih Bagi Masyarakat di Medan

Related Posts

Pasar E-Commerce Asia Tenggara 2029
Digital Business

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diprediksi Tembus US$289,8 Miliar pada 2029

15 Mei 2026
0
Keamanan Siber UMKM Indonesia
Technology

Siber Indonesia Diserang 170 Kali per Detik, Zimbra Ajak UMKM Perkuat Keamanan Email

13 Mei 2026
0
Lion Parcel AstraPay QRIS
Digital Business

Lion Parcel dan AstraPay Percepat Digitalisasi Agen Melalui Pembayaran QRIS

12 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Coca Cola Master Meter

Coca Cola Gelar Program Penyedia Akses Air Bersih Bagi Masyarakat di Medan

Bizhare

Pelaku UMKM Indonesia Butuh Pendanaan Hingga Rp 19,5 Miliar

Pertamina Reatil x Visa

Dorong Adopsi Pembayaran Contactless, Visa dan Pertamina Retail Jalin Kerja Sama

Discussion about this post

Recent Updates

H3RO Esports 6.0

Antusiasme Esports Indonesia Terus Naik, H3RO Esports 6.0 Jaring Ribuan Talenta Muda

16 Mei 2026
Nerflix

Persaingan OTT Makin Ketat, Netflix Bawa Paket Beriklan ke Indonesia

15 Mei 2026
SEA Esports Nations Cup 2026

Indonesia Juara Umum SEA Esports Nations Cup 2026, Perkuat Dominasi di Asia Tenggara

15 Mei 2026
School of Design BINUS

Di Tengah Era AI, School of Design BINUS Raih Employer Reputation #2 di Indonesia

15 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
H3RO Esports 6.0

Antusiasme Esports Indonesia Terus Naik, H3RO Esports 6.0 Jaring Ribuan Talenta Muda

16 Mei 2026
Nerflix

Persaingan OTT Makin Ketat, Netflix Bawa Paket Beriklan ke Indonesia

15 Mei 2026
SEA Esports Nations Cup 2026

Indonesia Juara Umum SEA Esports Nations Cup 2026, Perkuat Dominasi di Asia Tenggara

15 Mei 2026
School of Design BINUS

Di Tengah Era AI, School of Design BINUS Raih Employer Reputation #2 di Indonesia

15 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version