Selasa, 7 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Penuhi Kebutuhan Infrastruktur Digital, SM+ Bangun Pusat Data Senilai Rp4,9 Triliun

7 Maret 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Pusat data SMX01

Penuhi Kebutuhan Infrastruktur Digital, SM+ Bangun Pusat Data Senilai Rp4,9 Triliun (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Sebagai Upaya menjawab kebutuhan infrastruktur digital yang terus berkembang, PT SMPlus Digital Investama (SM+)—perusahaan infrastruktur dan layanan digital yang didukung oleh Sinar Mas—memulai pembangunan SMX01, pusat data canggih di kawasan pusat bisnis Jakarta.

Pusat data SMX01 yang menelan investasi lebih dari US$300 juta atau sekitar Rp4,9 triliun ini dikembangkan bersama Korea Investment Real Asset Management (KIRA) dan melibatkan LG Sinar Mas sebagai penasihat teknologi.

Presiden Direktur SM+, Herson Suindah, mengatakan bahwa SMX01 akan menjadi fondasi penting bagi akselerasi ekonomi digital Indonesia yang diproyeksikan mencapai US$1 triliun pada 2030.

“Pusat data ini akan menghubungkan pasar Indonesia ke ekosistem digital global, mendukung beban kerja AI, serta mempercepat masuknya investasi perusahaan global,” ujar Herson, dikutip Jum’at (7/3/2025).

Baca juga :   Kemenpora Gelar Turnamen Game FIFA 19 Pro Clup

Menurutnya, SMX01 dibangun untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat akan infrastruktur digital di Asia Tenggara. Sebab ekonomi digitalnya diproyeksikan akan mencapai US$1 triliun pada tahun 2030.

Adapun SMX01 dirancang untuk memenuhi berbagai kebutuhan mulai dari bisnis enterprise hingga perusahaan hyperscale global. SMX01 akan mendukung hingga 2.400 rak yang terbagi ke dalam sembilan data hall. SMX01 memiliki luas hampir 15.500 meter persegi dengan kapasitas menampung 2.400 rak yang terbagi dalam sembilan data hall. SMX01 ini dijadwalkan beroperasi pada semester kedua tahun 2026.

Nantinya, setiap data hall mampu menampung hingga 340 rak dan dapat disesuaikan untuk memenuhi berbagai permintaan pusat data, termasuk untuk memenuhi layanan colocation, hyperscale yang memerlukan rak dengan kepadatan daya tinggi, serta pemanfaatan pusat data lainnya yang mulai muncul seperti aplikasi Artificial Intelligence (AI) dan machine learning.

Baca juga :   Mitra Pengemudi Ojek Online Bisa Beroperasi di Kampung Halaman

Selain itu, pusat data ini mendukung keberlanjutan melalui desain yang hemat energi dan Power Usage Effectiveness (PUE) yang rendah, serta memastikan keamanan tingkat tinggi melalui beberapa lapisan perlindungan keamanan yang sesuai dengan standar global.

Selain itu, SMX01 dibangun dengan standar Tier IV serta mengusung prinsip ramah lingkungan dengan PUE (Power Usage Effectiveness) rendah dan target sertifikasi green building.

“Pusat data terbaru ini mencerminkan komitmen kami untuk menyediakan infrastruktur digital yang aman dan memiliki skalabilitas, sehingga dapat menghubungkan pasar Indonesia yang sedang berkembang dengan ekosistem digital global,” pungkas Herson.

 

STEVY WIDIA

Tags: infrastruktur digitalKorea Investment Real Asset Management (KIRA)Pusat Data SMX01SM+
Previous Post

Di Bawah OJK Transaksi Kripto Naik 104%, Pelaku Industri Optimis

Next Post

AHS Bootcamp, Rancang Proyek Sekolah Sehat Berhadiah US$100 Ribu

Related Posts

Equinix
Technology

Atasi Kelangkaan Talenta AI, Equinix Luncurkan Investasi Pengembangan SDM Global

2 April 2026
0
infrastruktur digital
Features

Pengembangan Infrastruktur Digital Dukung Ekspansi Perusahaan dan Startup di Indonesia

5 Mei 2025
0
Mitratel Kuasai Pasar Smartpole di Indonesia
News

Infrastruktur Digital Dorong Peningkatan 43% Pendapatan Bisnis di Asia Pada 2027

24 Februari 2023
0
Load More
Next Post
AHS Bootcamp

AHS Bootcamp, Rancang Proyek Sekolah Sehat Berhadiah US$100 Ribu

ICT Competition

ITB Juara Network Track di ICT Competition 2024-2025 Tingkat Asia Pasifik

Survei Agoda: 75% Wisatawan Indonesia Prioritaskan Keberlanjutan dalam Perjalanan

Survei Agoda: 75% Wisatawan Indonesia Prioritaskan Keberlanjutan dalam Perjalanan

Discussion about this post

Recent Updates

masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
masa depan industri P2P Lending

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
Pitchbook - venture capital

Laporan Pitchbook Q1 2026: Investasi VC Asia Stabil, Sektor AI Geser Dominasi Fintech

6 April 2026
Agoda x WWF x Livingseas

Agoda dan WWF Kucurkan Dana Konservasi untuk Livingseas Asia di Bali

6 April 2026
ShopeePay

ShopeePay Soroti Perubahan Pola Konsumsi Masyarakat Pasca Ramadan 2026

6 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version