Senin, 13 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Platform Wildlife Insights, Manfaatkan Teknologi AI Untuk Konservasi Alam

20 Desember 2019
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Platform Wildlife Insights, Manfaatkan Teknologi AI Untuk Konservasi Alam

Plaform Wildlife Insights dari Google. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Teknologi terus memberi banyak manfaat bagi kehidupan di bumi ini. Bahkan kini dengan artificial intelligence (AI) maka ahli Ahli biologi sekarang memiliki platform untuk mengelola, membagikan, mengidentifikasi, menganalisis, dan memetakan data margasatwa.

Platfom berteknologi AI baru yang diberi nama Wildlife Insights merupakan kerjasama Google bersama tujuh organisasi pelestarian lingkungan terkemuka, termasuk Wildlife Conservation Society di Bukit Barisan, Sumatra. Platform ini bagian dari membantu upaya konservasi margasatwa di seluruh dunia.

“Kami menggunakan jaringan neural konvolusional multi-kelas yang didasarkan pada framework open source TensorFlow untuk melatih komputer mengenali sosok binatang dalam sebuah citra. Akan tetapi, pemanfaatan AI barulah separuh jalan. mereka. Pada akhirnya, tujuan kami adalah membantu orang mengambil keputusan yang lebih tepat tentang spesies mana yang membutuhkan perlindungan lebih baik, dan lokasi mana yang harus diprioritaskan dalam upaya perlindungan itu,” kata Tanya Birch Program Manager Google Earth Outreach dalam konferensi pers jarak jauh, Rabu (18/12/2019) di kantor Google Indonesia, Jakarta.

Di seluruh dunia, populasi mamalia, burung, ikan, reptilia, dan amfibi telah menyusut 60% sejak periode 1970-an, menurut World Wildlife Fund (WWF). Sebuah laporan global dari PBB menemukan bahwa satu juta spesies binatang terancam punah saat ini—bahkan, banyak di antaranya mungkin akan punah dalam satu dekade ke depan.

Tanya menjelaskan, untuk melindungi margasatwa dengan lebih baik, para peneliti dan ahli biologi mulai memanfaatkan kamera sensor gerak untuk memantau jumlah spesies di suatu wilayah beserta pola pergerakan dan aktivitas mereka. Kamera sensor gerak mengambil sejumlah foto setiap kali dilewati hewan, yang kemudian dimanfaatkan peneliti untuk mempelajari lebih jauh keadaan populasi mereka.

“Selama bertahun-tahun, ahli biologi telah menggunakan kamera sensor gerak untuk mempelajari binatang liar. Walau begitu, mereka belum memiliki cara untuk membagikan dan memadukan data. Ini adalah masalah yang sangat besar dalam hal manajemen data. Sekarang, dengan Wildlife Insights, mereka dapat berfokus pada upaya pelestarian. Peneliti dapat mengupload data ke Google Cloud dan menganalisis citra dengan model AI pengidentifikasi spesies yang disediakan Google, memvisualisasikan margasatwa dengan Google Maps, dan membuat laporan untuk membagikan insight ini kepada pihak lain,” papar Tanya.

Menurut dia, dengan Wildlife Insights, ahli biologi dapat mengelola, membagikan, menganalisis, dan memetakan data tentang margasatwa, kemudian mengambil keputusan yang lebih baik tentang spesies mana yang membutuhkan perlindungan beserta lokasinya.

“Namun, masih ada banyak hal yang dapat kami lakukan. Kami sangat senang melihat berbagai pemanfaatan teknologi untuk membantu kita melindungi Bumi agar generasi masa depan dapat hidup di dunia yang kaya akan margasatwa,” pungkasnya.

STEVY WIDIA

Tags: GoogleGoogle CloudGoogle Earthteknologi artificial intelligence (AI)Wildlife Insights
Previous Post

Kota Denpasar Siap Menjadi Smart City Terbaik

Next Post

Pemanfaatan Media Digital Dapat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Related Posts

Google Luncurkan Fitur Keamanan Untuk Layanan Daurat dan Situasi Kritis
Technology

Google Ubah Aturan Backup Android, Kini Ikut Mengurangi Kuota Penyimpanan Akun

13 Juli 2026
0
Karim Siregar - Google Cloud Indonesia
Industry

Eks Bos Bank Jago Karim Siregar Jadi Country Director Google Cloud Indonesia

24 Juni 2026
0
Gen Z Mengenal Dangdut Lewat AI, Google Catat Lonjakan Pencarian hingga 90%
Technology

Gen Z Mengenal Dangdut Lewat AI, Google Catat Lonjakan Pencarian hingga 90%

22 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Pemanfaatan Media Digital Dapat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Pemanfaatan Media Digital Dapat Tingkatkan Kualitas Pendidikan

warung Gotoko

Warung Pintar Targetkan Digitalisasi 50 Ribu Warung

Harbolnas Harus Hadirkan Produk Lokal

Transaksi Harbolnas 2019 Tembus Rp 9,1 Triliun

Discussion about this post

Recent Updates

pasar kripto Indonesia

Transaksi Tembus Rp122 Triliun, Potensi Pasar Kripto Indonesia Terus Meroket di Tengah Koreksi Global

13 Juli 2026
Godrej Indonesia

Jadi Operasi Terbesar Kedua, Godrej Perkuat Investasi dan Bangun Pabrik Baru di Kendal

13 Juli 2026
Pendanaan JULO

Kejar Pendanaan Lebih Besar, JULO Raih Suntikan Dana Segar US$5 Juta

13 Juli 2026
Google Luncurkan Fitur Keamanan Untuk Layanan Daurat dan Situasi Kritis

Google Ubah Aturan Backup Android, Kini Ikut Mengurangi Kuota Penyimpanan Akun

13 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
pasar kripto Indonesia

Transaksi Tembus Rp122 Triliun, Potensi Pasar Kripto Indonesia Terus Meroket di Tengah Koreksi Global

13 Juli 2026
Godrej Indonesia

Jadi Operasi Terbesar Kedua, Godrej Perkuat Investasi dan Bangun Pabrik Baru di Kendal

13 Juli 2026
Pendanaan JULO

Kejar Pendanaan Lebih Besar, JULO Raih Suntikan Dana Segar US$5 Juta

13 Juli 2026
Google Luncurkan Fitur Keamanan Untuk Layanan Daurat dan Situasi Kritis

Google Ubah Aturan Backup Android, Kini Ikut Mengurangi Kuota Penyimpanan Akun

13 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version