Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Program SisBerdaya dan Disberdaya 2025 Ajak Pelaku UMKM Perempuan Belajar Bisnis dan Teknologi AI

8 Mei 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Program SisBerdaya dan Disberdaya 2025 Ajak Pelaku UMKM Perempuan Belajar Bisnis dan Teknologi AI

Peluncuran program Sisberdaya dan Disberdaya 2025. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) merupakan salah satu pilar perekonomian Indonesia. Selain menyumbang lebih dari 60% terhadap Produk Domestik Bruto dan menyerap hamper 97% tenaga kerja. Menariknya, lebih dari 60% dari total UMKM dimiliki dan dikelola oleh perempuan.

Kondisi ini mendorong DANA dan Ant Internasional kembali menggelar program Sisberdaya dan Disberdaya 2025 untuk mengajak pelaku UMKM perempuan belajar bisnis dan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

CEO & Co-Founder DANA Indonesia Vince Iswara mengatakan, program ini bertujuan untuk membantu mengatasi kesenjangan gender di sektor UMKM  sekaligus mendorong inovasi, dan mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.

“Perempuan yang berdaya secara ekonomi mampu mendorong pertumbuhan inklusif dan berkelanjutan. Oleh karena itu, program seperti SisBerdaya dan DisBerdaya hadir sebagai wujud nyata komitmen tersebut. Dengan sinergi yang tepat, visi ekonomi yang adil dan setara bisa diwujudkan bersama,” katanya pada Konferensi Pers Peluncuran SisBerdaya dan DisBerdaya 2025, Rabu (7/5/2025) di Jakarta.

Inisiatif ini juga diperkuat dengan kerja sama strategis melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DANA dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM sebagai upaya percepatan digitalisasi UMKM di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Komunikasi DANA Olavina Harahap mengungkapkan, survei internal DANA pada 2024 menunjukkan 74% UMKM perempuan kesulitan mengakses pasar. Selain itu, 57% mengalami hambatan dalam meningkatkan keterampilan. Sementara itu, 51% kesulitan membangun jejaring. Tantangan lain meliputi kurangnya mentoring hingga literasi digital.

“Melalui SisBerdaya dan DisBerdaya, kami berkomitmen untuk memperluas akses terhadap teknologi, inklusi dan literasi keuangan, dan pendampingan bisnis demi meningkatkan daya saing UMKM,” ujarnya.

Program ini pertama kali diluncurkan pada 2023. Hingga saat ini SisBerdaya dan DisBerdaya telah diikuti lebih dari 4.500 pelaku UMKM dengan pelatihan intensif diikuti oleh peserta dari 29 provinsi di Indonesia.

Menurut Olavina, dampak program ini juga telah mendorong rata-rata kapasitas produksi finalis dan pemenang meningkat hingga 126%. “Rata-rata pendapatan finalis dan pemenang meningkat hingga 113%. Selain itu, 99% partisipan merasa bisnisnya terbantu oleh pendanaan melalui program ini,” katanya.

Pada tahun ini, program ini mengusung tema ‘Memajukan Bisnis dengan Teknologi’, dengan beragam materi pelatihan, mulai dari teknik pemasaran digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI).

“Seluruh kurikulum ini dirancang secara matang, komprehensif, dan relevan untuk menjawab tantangan UMKM di masa kini dan mendatang,” ujar Olavina.

Dia menjelaskan, program SisBerdaya menyasar dua kategori. Pertama, usaha mikro dengan pendapatan 10-30 juta rupiah per bulan dan 0-3 karyawan. Kategori kedua adalah ultra mikro untuk usaha dengan pendapatan 1-10 juta rupiah dan 4-10 karyawan. Sementara itu, DisBerdaya ditujukan khusus untuk perempuan penyandang disabilitas pemilik usaha.

Tahun ini, peserta DisBerdaya akan disaring melalui beberapa organisasi dan pihak regulator yang berfokus pada pemberdayaan disabilitas, seperti Ego Amote, Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI), Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif (atau INKLUSI), Menembus Batas, dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Garut.

Pendaftaran SisBerdaya dan DisBerdaya 2025 dibuka mulai 7-29 Mei 2025. Setelah pendaftaran, peserta akan diseleksi, dan 180 peserta teratas akan mengikuti program pendampingan dan pelatihan secara daring sebelum mengirimkan proposal bisnis. 30 peserta dengan proposal terbaik akan mendapatkan pendampingan intensif secara luring di Jakarta.

Terakhir, para finalis akan menampilkan karya dan potensi bisnisnya untuk dijurikan pada Grand Final yang akan dilaksanakan di bulan Agustus. Selain pelatihan dan pendampingan bisnis yang telah didapatkan, para pemenang berkesempatan untuk mendapatkan total hadiah hingga Rp750 juta.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: Ant InternationaldanaSisberdaya dan Disberdaya 2025UMKM Perempuan
Previous Post

Inovasi AI yang Dipersonalisasi Hadir Pada Produk Laptop Lenovo Terbaru

Next Post

UniPin Sediakan Layanan Top-Up untuk Game RPG Wuthering Waves

Related Posts

Program PFpreneur Pertamina 2026
Startup & Entrepreneurship

Sokong Ekonomi Domestik, Pertamina Kukuhkan 350 Womenpreneur Terbaik di PFpreneur 2026

23 Juni 2026
0
Ant International
Startup & Entrepreneurship

Bidik Dana Segar US$1 Miliar, Ant International Bersiap Hidupkan Kembali Rencana IPO Ant Group

11 Juni 2026
0
SheHacks 2026
Digital Business

SheHacks 2026 Dorong Pelaku UMKM Perempuan Manfaatkan AI untuk Tumbuh

6 Juni 2026
0
Load More
Next Post
game Wuthering Waves

UniPin Sediakan Layanan Top-Up untuk Game RPG Wuthering Waves

Eratani x Tokio Marine

Agritech Eratani Gandeng Tokio Marine Berikan Perlindungan Asuransi bagi Petani

pembiayaan DINFRA - CFR

Dorong Akselerasi Pendanaan Ketahanan Iklim, BRI-MI Inisiasi Pembiayaan DINFRA-CRF

Discussion about this post

Recent Updates

Potensi Industri Game Coda EKRAF

Melejit ke US$1,5 Miliar, Coda dan EKRAF Bersinergi Dorong Potensi Industri Game Indonesia

26 Juni 2026
Tarik Tunai ShopeePay di ATM BCA

Gandeng BCA, ShopeePay Rilis Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu

26 Juni 2026
Migrasi Cloud XLSMART Tencent Cloud

Manfaatkan Teknologi AI, Tencent Cloud Sukses Rampungkan Migrasi Cloud Skala Besar XLSMART

26 Juni 2026
Danamon Gaet Generasi Muda

Bank Danamon Gaet Generasi Muda Lewat Program DIVE

26 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Potensi Industri Game Coda EKRAF

Melejit ke US$1,5 Miliar, Coda dan EKRAF Bersinergi Dorong Potensi Industri Game Indonesia

26 Juni 2026
Tarik Tunai ShopeePay di ATM BCA

Gandeng BCA, ShopeePay Rilis Layanan Tarik Tunai Tanpa Kartu

26 Juni 2026
Migrasi Cloud XLSMART Tencent Cloud

Manfaatkan Teknologi AI, Tencent Cloud Sukses Rampungkan Migrasi Cloud Skala Besar XLSMART

26 Juni 2026
Danamon Gaet Generasi Muda

Bank Danamon Gaet Generasi Muda Lewat Program DIVE

26 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version