Jumat, 13 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Solusi Inklusif Berbasis AI Mahasiswa UI Menangkan Hackathon Microsoft AI for Accessibility 2025

27 Juni 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
UI - Hackathon Microsoft AI for Accessibility

Solusi Inklusif Berbasis AI Mahasiswa UI Menangkan Hackathon Microsoft AI for Accessibility 2025 (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Berkat solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diberi nama NeuroBuddy, Tim “The Leporidaes” yang terdiri dari mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI), berhasil terpilih sebagai pemenang utama kompetisi Hackathon AI for Accessibility (AI4A) 2025—sebuah ajang tahunan yang mengajak para inovator muda di Asia Tenggara menciptakan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) dari Microsoft guna memecahkan tantangan dunia nyata yang dihadapi penyandang disabilitas – mulai dari kehidupan sehari-hari, pendidikan, komunikasi, hingga ketenagakerjaan.

Mereka membuat sebuah alat deteksi dini neurodivergensi dalam bentuk permainan anak-anak berbasis AI yang menampilkan maskot kelinci untuk mengajak anak berinteraksi. Nantinya, interaksi anak selama bermain akan dievaluasi untuk mendeteksi secara dini potensi disleksia, ASD, atau ADHD, sehingga dapat mendorong inklusi dan menjembatani kesenjangan antara teknologi, disabilitas, dan stigma. Dalam operasinya, Neurobuddy mengintegrasikan beragam layanan dari Azure Cognitive Service.

Baca juga :   Cara Perusahaan Menangkan Kompetisi Talenta di Pasar Tenaga Kerja Asia Tenggara

Dharma Simorangkir, Presiden Direktur Microsoft Indonesia mengatakan, pihaknya percaya bahwa aksesibilitas adalah kunci untuk mewujudkan misinya: memberdayakan setiap individu dan organisasi di dunia untuk mencapai lebih.

Menurutnya, program ini menjadi bagian dari komitmen global perusahaan senilai US$ 25 juta, dan melalui kolaborasi bersama komunitas disabilitas, akademisi, dan developer, Microsoft berupaya memperluas manfaat AI untuk mendukung kehidupan sehari-hari, komunikasi, pendidikan, dan dunia kerja yang lebih inklusif.

“Banyak inovasi teknologi, termasuk AI, berawal dari upaya menjawab tantangan aksesibilitas, seperti fitur closed captions misalnya yang kini digunakan secara luas. Inilah bukti bahwa inovasi yang lahir dari kepedulian terhadap aksesibilitas pada akhirnya membawa manfaat luas bagi semua – karena setiap individu itu unik, teknologi pun harus mampu beradaptasi secara inklusif untuk memenuhi beragam kebutuhan tersebut. Hackathon ini menjadi ruang untuk mewujudkan misi itu, dengan dukungan layanan Microsoft yang berkomitmen pada inklusivitas,” ujar Dharma, dikutip Jum’at (27/6/2025).

Baca juga :   JD.ID High School League 2019 Jangkau Hingga Papua

Memasuki tahun keenam, kali ini Microsoft menggandeng Fakultas Teknik Universitas Indonesia sebagai mitra penyelenggara kompetisi tersebut. Setelah melalui proses penjurian yang ketat, dari 46 tim yang ikut berpartisipasi, terpilihlah 10 tim yang lolos ke grand final.

Prof. Kemas Ridwan Kurniawan, S.T., M.Sc., Ph.D., Dekan Fakultas Teknik Universitas Indonesia mengatakan, semangat inklusivitas ini sejalan dengan komitmen Universitas Indonesia (UI) untuk membangun lingkungan pendidikan yang inklusif. UI secara konsisten menghadirkan berbagai inisiatif, mulai dari pendirian Unit Layanan Mahasiswa Disabilitas di sejumlah fakultas—seperti Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Fakultas Psikologi—hingga penyediaan layanan pendampingan belajar dan proses seleksi masuk yang inklusif.

“Universitas Indonesia memiliki banyak inovator muda berbakat yang siap menciptakan solusi teknologi demi mendukung inklusivitas. Kami meyakini bahwa inovasi-inovasi yang lahir dari ajang seperti Hackathon AI for Accessibility bersama Microsoft dapat menjadi pemicu perubahan menuju dunia yang lebih ramah dan setara bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah mencurahkan energi, waktu, dan gagasan untuk menjawab tantangan nyata di masyarakat,” kata Kemas.

Baca juga :   Amartha : Transparansi Untuk Tumbuhkan Kepercayaan Pasar

Selain Tim “The Leporidaes”  yang keluar sebagai pemenang utama, sejumlah ide lainnya juga mendapatkan penghargaan. Misalnya, ide dari Tim “UINNOVATORS” dengan solusi bernama Pintaru didapuk sebagai juara kedua. Terinspirasi dari fakta bahwa satu dari lima pelajar di dunia memiliki disleksia, mereka merancang buku digital adaptif yang dapat menyesuaikan ukuran huruf, spasi, dan elemen visual lainnya sesuai kebutuhan pengguna. Solusi yang mereka bawakan didukung oleh Azure OpenAI, Azure Search, dan Azure Speech untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih inklusif. (*AMBS)

 

Tags: Hackathon AI for Accessibility (AI4A) 2025NeuroBuddysolusi berbasis kecerdasan buatan (AI)Tim “The Leporidaes” Universitas Indonesia
Previous Post

PIS Bukukan Pendapatan US$3,48 Miliar di 2024, Naik 4,48%

Next Post

Layani 4 Ribu Mitra Digital, Transaksi BNIdirect API Tembus Rp1.230 Triliun di 2024

Related Posts

No Content Available
Load More
Next Post
BNIdirect

Layani 4 Ribu Mitra Digital, Transaksi BNIdirect API Tembus Rp1.230 Triliun di 2024

Niki Luhur - VIDA

Terjadi Kebocoran 16 Miliar Password, Saatnya Beralih ke Otentikasi Tanpa Password

elevAIte Hackathon

Mahasiswa BINUS University Ciptakan Solusi AI untuk Isu-Isu Sosial Lewat elevAIte Hackathon

Discussion about this post

Recent Updates

XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
XTransfer

XTransfer Dorong Solusi Pembayaran B2B untuk Percepat Ekspor UMKM di ASEAN

12 Februari 2026
Geotab Connect 2026

Geotab Perkenalkan Inovasi Telematika Berbasis AI untuk Tingkatkan Keselamatan Armada di Indonesia

12 Februari 2026
Grab

Cetak Sejarah, Grab Raih Laba Bersih Perdana US$268 Juta Sepanjang 2025

12 Februari 2026
AFTECH

AFTECH Luncurkan Chatpindar, Dorong Literasi Keuangan Digital

12 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version