Rabu, 25 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Artopologi, Integrasikan Seniman dan Kolektor Seni Dengan Teknologi Blockchain

29 Oktober 2022
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Artopologi

Artopologi gelar pameran bertajuk REKAM MASA, di Museum Nasional Indonesia, Jakarta. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penggunaan blockchain makin luas dan berkembang menjadi sarana memvalidasi keaslian karya dari setiap seniman. Seperti yang dihadirkan Artopologi, sebuah platform loka pasar (marketplace) seni fisik, berupaya menghubungkan karya seni dan para kreatornya terintegrasi dengan blockchain.

Setiap karya seni fisik seperti lukisan, patung, instalasi seni yang dipamerkan dan diperjualbelikan di Artopologi.com kini disertai dengan sertifikat keaslian digital yang terdaftar di blockchain.

CEO dan founder Artopologi Intan Wibisono mengatakan, pihaknya memiliki misi besar untuk meregenerasi kolektor seni dan menghubungkan ekosistem seni di Indonesia. Sehingga platform Artopologi dilengkapi berbagai fitur, produk dan layanan yang sesuai untuk pecinta seni.

“Berangkat dari keinginan untuk berkontribusi dalam dunia seni, kami ingin menghubungkan ekosistem seni dengan inovasi teknologi, sebagai gerbang baru pembuka jalan bagi seni untuk terus tumbuh dan bergerak maju,” papar Intan dalam keterangannya, Jumat (28/10/2022).

Baca juga :   DAO Jadi Kekuatan Baru Struktur Bisnis Masa Depan?

Pada kesempatan sama, juga diluncurkan marketplace Artopologi.com sebagai platform bertemunya para pencipta dan pecinta seni, sekaligus penyedia layanan sertifikasi keaslian digital berbasis blockchain untuk karya seni fisik seperti lukisan, patung, instalasi seni, objek seni, yang bersifat unik atau tidak ada duanya

“Artopologi ingin mengambil andil dalam membantu para seniman dan pecinta seni mengadopsi teknologi Web3. Setiap karya seni yang ditampilkan akan kami daftarkan di blockchain untuk mendapatkan sertifikat digital yang menjamin keotentikannya. Certificate of Authenticity (COA) ini juga berfungsi mengoptimalkan perlindungan hak penciptanya, sekaligus memberikan rasa aman bagi pecinta seni yang mengoleksi karya tersebut,” lanjut Intan.

Sementara itu, Rain Rosidi, Kuator Pameran Seni Terintegrasi Blockchain menjelaskan, Artopologi merupakan marketplace karya seni yang terintegrasi dengan blockchain.

Baca juga :   Faizal Hermiansyah : Hadirkan Solusi IT Untuk UKM

Setiap karya seni fisik, seperti lukisan, patung, instalasi seni yang dipamerkan dan diperjualbelikan di Artopologi.com disertai dengan sertifikat keaslian digital yang terdaftar di blockchain.

“Di sini, Artopologi membuka pintu sebesar-besarnya untuk berbagai tipe karya, mulai dari lukisan, patung, video, hingga instalasi, yang bersifat unik atau hanya ada satu edisi yang diciptakan,” ujar Rain.

Artopologi memiliki misi besar untuk meregenerasi kolektor seni dan menghubungkan ekosistem seni di Indonesia. Sehingga platform Artopologi dilengkapi berbagai fitur, produk dan layanan yang sesuai untuk pecinta seni.

Ada beberapa kelebihan Artopologi, mulai dari terverifikasi, terkurasi, fokus pada karya seni fisik, bukan karya seni digital, merekam jejak pengkaryaan dan karir seniman, terintegrasi dengan blockchain, menghubungkan ekosistem, serta tim Art Advisory.

Baca juga :   Wirausaha Harus Luwes Jalani Bisnis Dalam Sosial Media

Untuk menghubungkan ekosistem seni di Indonesia, Artopologi menggelar pameran karya seni terintegrasi blockchain bertajuk REKAM MASA, 28 Oktober – 6 November 2022 di Museum Nasional Indonesia, Jakarta.

Karya seni fisik yang ditampilkan dalam REKAM MASA, di antaranya lukisan, fotografi, patung, instalasi, pertunjukan, serta fashion masterpiece dari para seniman senior seperti Teguh Ostenrik, Galam Zulkifli, Dipo Andy, Mang Moel, FJ Kunting, Rinaldy Yunardi, Didi Budiarjo, Ghea Panggabean, Joshua Irwandi, dan para seniman muda lainnya. Juga terdapat sajian karya seni digital dan instalasi art wedding.

Artopologi mendapatkan dukungan pendanaan awal dari Ideosource Venture Capital. REKAM MASA sendiri terbuka untuk umum mulai dari hari kedua (29 Oktober – 6 November), dengan tiket bisa didapatkan di Loket.com.

 

STEVY WIDIA

Tags: Artopologiblockchainkarya seniloka pasar (marketplace)
Previous Post

Uniqlo Sukses Terapkan Strategi Penjualan Online di Masa Pandemi

Next Post

Lalamove Resmi Perluas Wilayah Layanan ke 19 Kota

Related Posts

Beasiswa F.I.R.E Jaring Talenta Muda Bidang Blockchain
Crypto & Digital Finance

Beasiswa F.I.R.E Jaring Talenta Muda Bidang Blockchain

21 Januari 2026
0
Blockchain
Headline

Resmi, Blockchain Masuk Rancangan Strategis Digital Indonesia

3 Juli 2025
0
Mastercard akses kripto
Headline

Mastercard Buka Akses Crypto untuk 3,5 Miliar Penggunanya

4 April 2025
0
Load More
Next Post
Lalamove

Lalamove Resmi Perluas Wilayah Layanan ke 19 Kota

Panasonic Goes to Campus

Panasonic Goes to Campus: Gali Potensi Anak Muda Indonesia di Bidang Teknologi

Ketitik

Aplikasi Ringkasan Berita KeTitik Dapat Pendanaan Pra-Awal

Discussion about this post

Recent Updates

SIRCLO

Transaksi E-commerce Naik 115% Selama Ramadan–Lebaran 2025, SIRCLO Bagikan Tips Belanja Hemat

25 Februari 2026
PGE - Flow2Max

PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

25 Februari 2026
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
SIRCLO

Transaksi E-commerce Naik 115% Selama Ramadan–Lebaran 2025, SIRCLO Bagikan Tips Belanja Hemat

25 Februari 2026
PGE - Flow2Max

PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

25 Februari 2026
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version