Minggu, 21 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup & Entrepreneurship

Bisnis Startup Punya Prospek Cerah Asal Punya Inovasi

20 Agustus 2022
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 1 min read
Bisnis Startup

Direktur Eksekutif Lippo Group John Riady. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Industri perusahaan rintisan atau startup sedang mengalami musim dingin atau startup winter. Hal ini ditandai dengan terjadinya gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga valuasi startup yang merosot. Situasi tersebut layak diakui sebagai “musim dingin” bagi startup di seluruh dunia.

Direktur Eksekutif Lippo Group sekaligus pendiri Venturra Capital John Riady mengatakan, startup harus bisa bertahan di tengah kondisi tersebut.

“Startup winter tidak saja terjadi di Indonesia, tapi terjadi juga di pasar global. Kondisi makro ekonomi yang masih melemah hingga goncangan geopolitik akibat ketegangan di Eropa dan Asia Timur menggoyahkan fondasi usaha rintisan,” ungkap John dalam siaran pers, Kamis (18/8/2022).

Menurut John kondisi startup winter hanya berlangsung sementara. Bahkan usaha rintisan dapat bertahan jika tetap memiliki prospek dan inovasi yang menjanjikan serta memberikan solusi.  Sebagai investor startup melalui Venturra Capital menurut John, hal terpenting dari usaha rintisan adalah valuasi serta forecast future. Dia juga memberikan sejumlah saran agar startup bisa bertahan di tengah kondisi tersebut.

“Selama startup itu menawarkan solusi kepada masyarakat dan mengembangkan inovasi yang selalu relevan, maka startup akan tetap memiliki prospek cerah. Usaha rintisan seperti itu sudah bisa digambarkan melalui visi atau mimpi para founder-nya,” ungkap John.

Venturra Capital telah lama menerapkan empat pilar investasi, meliputi seed funding, investasi pre-IPO, kemitraan, hingga kolaborasi. Dari strategi investasi itu, Lippo Group pun telah melahirkan berbagai usaha rintisan seperti Ruangguru, OVO, Sociola, bahkan unicorn Grab.

“Saya meyakini Tech Winter ini hanya sementara, seluruh dunia merasakannya. Lebih dari itu, IPO saham perusahaan rintisan harus selalu didukung, karena digitalisasi ini adalah keniscayaan, terlebih lagi yang memiliki prospek cerah karena memiliki kekuatan solusi bagi masyarakat,” pungkas John.

 

STEVY WIDIA

Tags: John Riadystartupstartup winterVenturra Capital
Previous Post

Dari Transaksi ke Platform OTT, Trinity Kantongi Revenue Tahunan Hingga 20%

Next Post

Ajak Anak Muda Hadapi Tantangan, Samsung Kampanyekan #TeamUnstoppable

Related Posts

Perplexity AI
Startup & Entrepreneurship

Perplexity Raih Pendanaan Baru US$200 Juta untuk Garap Browser AI ‘Comet’, Valuasi Tembus US$20 Miliar

9 Juni 2026
0
Agentic AI
Technology

Alibaba Cloud Perluas Ekosistem Agentic AI bagi Developer dan Startup

1 Juni 2026
0
Aspire for Startups 2026
Startup & Entrepreneurship

Dukung Startup Awal, Aspire Luncurkan Program Insentif dan Uji Coba AI Senilai US$500.000

13 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Samsung TeamUnstoppable

Ajak Anak Muda Hadapi Tantangan, Samsung Kampanyekan #TeamUnstoppable

WIR x ALVA

WIR Group Hadirkan Layanan Pelanggan Barbasis Metaverse Untuk Industri Otomotif

Huawei Seeds for the future

Huawei Gelar Seeds for the Future Asia Pasifik 2022, 10 Peserta Dari Indonesia

Discussion about this post

Recent Updates

Keamanan Data Autentikasi

Cegah Kebocoran Siber, Keamanan Data Autentikasi Jadi Perisai Utama Menangkal Fraud Berbasis AI

20 Juni 2026
Thermo Fisher x Kemenkes

Perkuat Transformasi Kesehatan, Thermo Fisher dan Kemenkes Modernisasi Laboratorium Berbasis AI

20 Juni 2026
Akses Pendanaan Easycash

Jembatani Kesenjangan Kredit, Easycash Fokus Perluas Akses Pendanaan bagi Masyarakat Underbanked

20 Juni 2026
Evermos x ILO

Gandeng ILO, Evermos Buka Akses Bisnis Digital bagi Penyandang Disabilitas dan Pekerja Migran

20 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Keamanan Data Autentikasi

Cegah Kebocoran Siber, Keamanan Data Autentikasi Jadi Perisai Utama Menangkal Fraud Berbasis AI

20 Juni 2026
Thermo Fisher x Kemenkes

Perkuat Transformasi Kesehatan, Thermo Fisher dan Kemenkes Modernisasi Laboratorium Berbasis AI

20 Juni 2026
Akses Pendanaan Easycash

Jembatani Kesenjangan Kredit, Easycash Fokus Perluas Akses Pendanaan bagi Masyarakat Underbanked

20 Juni 2026
Evermos x ILO

Gandeng ILO, Evermos Buka Akses Bisnis Digital bagi Penyandang Disabilitas dan Pekerja Migran

20 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version