Kamis, 11 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup & Entrepreneurship

Deteksi TBC Dengan AI Bawa Startup Indonesia Masuk Final Kompetisi LKYGBPC Singapura

1 Oktober 2025
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 2 mins read
Deteksi TBC Dengan AI Bawa Startup Indonesia Masuk Final Kompetisi LKYGBPC Singapura

Perwakilan tim Oculab di LKYGBPC 2025. (Foto; tirto)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Startup Oculab dari Indonesia berhasil masuk final 12th ajang Lee Kuan Yew Global Business Plan Competition (LKYGBPC) ke-12 di Singapura. Ajang kompetisi startup yang digelar Singapore Management University (SMU), Institute of Innovation & Entrepreneurship ini mempertemukan 60 finalis dari 1.200 universitas di 91 negara.

Oculab menghadirkan terobosan di bidang kesehatan dengan teknologi AI-powered analysis yang dipasang pada mikroskop melalui smartphone. Teknologi ini mempercepat proses deteksi tuberculosis (TBC) dalam waktu 10 menit dengan tingkat akurasi 87%. Inovais ini berpotensi besar memperkuat monitoring TB di lapangan, khususnya di wilayah dengan fasilitas medis terbatas.

“Kami tertarik pada isu kesehatan setelah melihat langsung teknisi laboratorium yang harus menghitung bakteri secara manual hingga satu jam per sampel. Padahal, Indonesia memproses lebih dari satu juta tes TBC setiap tahunnya, dengan kapasitas laboratorium yang sangat terbatas,” kata Bunga Aura Prameswari, co-founder Oculab dikutip Tirto Rabu (1/10/2025).

Bunga adalah alumni Ilmu Komputer 2021 Universitas Bina Nusantara. Selain Bunga ada Muhammad Rasyad Caesarardhi (Magister Sistem Informasi 2022, Institut Teknologi Sepuluh Nopember), Alifiyah Nur Rochmah Ariandri (Sistem Informasi 2020 UI), Annisa Az Zahra (Sistem Informasi 2021 UI), Dyah Laksmi Mahyastuti (Teknik Elektro 2021 UI), Indri Klarissa Ramadhanti (Sistem Informasi 2019 UI), Luthfi Misbachul Munir (Teknik Komputer 2021 UI), dan Rangga Yudhistira Brata (Sistem Informasi 2021 UI).

Final 12th LKYGBPC akan berlangsung pada 29 September – 2 Oktober 2025 di kampus SMU, Singapura. Para finalis akan bersaing memperebutkan hadiah senilai lebih dari S$2,5 juta dengan kategori yang mencakup Teknologi Iklim, Transisi Energi, Material Berkelanjutan, Mobilitas Perkotaan, hingga Kesehatan Masyarakat.

Tahun ini, kompetisi startup ini  mencatat rekor dengan 1.572 pendaftar dari 91 negara. Juara yang terpilih akan mendapat dukungan non-tunai, serta mentorship dari mitra terkemuka seperti Antler, Indorama Ventures, dan mitra yang kembali mendukung seperti Sino Group dan The GEAR by Kajima.

Singapore Management University, Institute of Innovation & Entrepreneurship (SMU IIE) juga meluncurkan Urban SustaInnovator di ajang LKYGBPC ini.

Profesor Lim Sun, Vice President of Partnerships and Engagement SMU sekaligus Chair USI Programme Management Council mengungkapkan, program ini didedikasikan untuk menghimpun dan membina startup inovatif terbaik.

“Peluncuran Urban SustaInnovator mencerminkan komitmen SMU untuk menyalurkan riset dan inovasi menjadi dampak nyata, serta bekerja sama dengan para mitra strategis kami dalam menjawab tantangan global yang paling mendesak. Menghubungkan talenta startup global dengan ekosistem Singapura tidak hanya dapat memicu lahirnya solusi revolusioner untuk masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan, tetapi juga memperkuat pertukaran pengetahuan dan keterampilan bagi tenaga kerja lokal,” paparnya dikutip

Menurut Prof Lim Sun, kehadiran Urban SustaInnovator (USI) menegaskan peran SMU yang kian berkembang sebagai pusat pengembangan deep tech sekaligus pintu gerbang penting menuju ekosistem inovasi dan kewirausahaan Asia yang terus berkembang.

“Urban SustaInnovator adalah sebuah program akselerator yang pertama dan difokuskan untuk mendorong pertumbuhan serta memperkuat terobosan di bidang solusi perkotaan dan keberlanjutan,” ujarnya.

SMU konsisten mendukung pertumbuhan startup berbasis keberlanjutan. Hampir 40% startup dari inkubator SMU IIE, Business Innovations Generator, berfokus pada solusi yang sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) untuk mendorong inovasi berkelanjutan.

Dalam lima tahun terakhir, startup-startup tersebut berhasil menghimpun pendanaan lebih dari S$1,15 miliar.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: kompetisi startupLee Kuan Yew Global Business Plan Competition (LKYGBPC)Singapore Management University (SMU)startup Oculab
Previous Post

Upskilling Jadi Kunci Lulusan Vokasi Bersaing di Dunia Kerja

Next Post

Fitur Baru WhatsApp, Bisa Bikin Gambar Bergerak Hingga Personalisasi Tema Chat

Related Posts

SelectUSA Investment Summit 2026
Headline

NTT Startup Challenge 2024 Jaring Startup Potensial di Asia Tenggara

5 Agustus 2024
0
NEXSPACCE 2023
Headline

Kompetisi Startup NEXSPACE Cari Bisnis yang Berkelanjutan

24 September 2023
0
Climate Impact Innovations Challenge 2023
Headline

East Ventures Siap Berinvestasi Untuk Startup Bidang ESG

15 Mei 2023
0
Load More
Next Post
WhatsApp Hadirkan Meta AI, Chatbot Serbaguna Berbasis Kecerdasan Buatan

Fitur Baru WhatsApp, Bisa Bikin Gambar Bergerak Hingga Personalisasi Tema Chat

Nafas Indonesia

Nafas Indonesia: Bahaya Asap Rokok di Dalam Ruangan

Astra Property

Perkuat Portofolio di Sektor Infrastruktur Industri & Logistik, Astra Property Akuisisi Mega Manunggal Property

Discussion about this post

Recent Updates

internet cepat

Dari Gaming hingga Streaming, Kebutuhan Internet Cepat Dorong Penguatan Jaringan 5G

10 Juni 2026
Netflix Klip

Netflix Hadirkan Fitur Klip dan Game Interaktif untuk Pengalaman Menonton Lebih Personal

10 Juni 2026
Game Mobile

Saat Game Mobile Makin Realistis, Perangkat Flagship Jadi Incaran

10 Juni 2026
Penjualan FMCG

Tembus US$2,36 Miliar, Penjualan FMCG di E-Commerce Indonesia Cetak Rekor Tertinggi

10 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
internet cepat

Dari Gaming hingga Streaming, Kebutuhan Internet Cepat Dorong Penguatan Jaringan 5G

10 Juni 2026
Netflix Klip

Netflix Hadirkan Fitur Klip dan Game Interaktif untuk Pengalaman Menonton Lebih Personal

10 Juni 2026
Game Mobile

Saat Game Mobile Makin Realistis, Perangkat Flagship Jadi Incaran

10 Juni 2026
Penjualan FMCG

Tembus US$2,36 Miliar, Penjualan FMCG di E-Commerce Indonesia Cetak Rekor Tertinggi

10 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version