Sabtu, 25 Juli 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Startup & Entrepreneurship

Akselerasi Pengembangan AI Agent, RevComm Raih Pendanaan Seri B Rp330 Miliar

25 Juli 2026
in Startup & Entrepreneurship
Reading Time: 3 mins read
RevComm

Akselerasi Pengembangan AI Agent, RevComm Raih Pendanaan Seri B Rp330 Miliar (Foto: Istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - RevComm Inc., perusahaan pengembang teknologi AI Voice Analytics MiiTel, mengumumkan keberhasilannya menggalang dana sebesar 3,35 miliar yen (sekitar 20,6 juta dolar AS atau setara Rp330 miliar) pada penutupan pertama (first close) putaran pendanaan Seri B.

Aksi korporasi ini meningkatkan akumulasi total dana yang telah dihimpun oleh RevComm menjadi 8,6 miliar yen (sekitar 52,8 juta dolar AS). Penggalangan dana ini menggabungkan ekuitas dan pembiayaan utang (debt financing), sekaligus menjadi pengumuman pendanaan publik pertama RevComm dalam dua tahun terakhir sejak putaran Pra-Seri B pada Juli 2024.

Dalam putaran Seri B ini, SMBC-GB Growth I Investment Limited Partnership—yang dikelola secara kolektif oleh Global Brain Corporation dan SMBC Edge Co., Ltd.—bertindak sebagai investor utama (lead investor).

Sejumlah investor terdahulu juga kembali menyuntikkan modal, seperti WiL, KDDI Open Innovation Fund III, Shinsei Venture Partners I, serta Salesforce Ventures. Selain ekuitas, RevComm juga meraih pendanaan utang dari The Bank of Fukuoka, Ltd. dan Startup Debt Fund Ⅱ Investment Limited Partnership.

Fokus pada Pengembangan AI Agent dan Transformasi Data Percakapan

Manajemen RevComm mengungkapkan bahwa suntikan dana segar ini bakal dialokasikan untuk mempercepat implementasi AI Agent otonom, sekaligus memperkuat fondasi Voice AI sebagai infrastruktur utama bagi operasional bisnis modern.

Secara rinci, dana tersebut akan difokuskan untuk meningkatkan kapabilitas R&D serta strategi go-to-market bagi lini produk ekosistem MiiTel. Lini produk tersebut mencakup MiiTel Phone, MiiTel Call Center, MiiTel Meetings, MiiTel RecPod, MiiTel for Retail, hingga solusi generative AI MiiTel Synapse.

Tak hanya itu, RevComm juga akan memanfaatkan pendanaan ini untuk mendukung riset layanan baru, mendorong ekspansi pasar global, serta memperkuat kapasitas organisasi dan perekrutan talenta baru.

Melalui misi “Reinventing communication to create a society where people think of others,” RevComm berambisi mentransformasikan data suara dan percakapan bisnis yang tak terstruktur menjadi aset data strategis yang meningkatkan produktivitas perusahaan.

Dukungan Penuh dari Investor Global

Keberhasilan penggalangan dana ini mendapat sambutan positif dari para investor. Partner Global Brain Corporation, Takuya Hosomura, dan Director Global Brain, Kensuke Okubo, menegaskan keyakinan mereka terhadap ekosistem MiiTel di tengah pesatnya adopsi AI generatif.

“Melalui integrasi Voice AI ke dalam infrastruktur komunikasi, RevComm telah membangun platform yang menyimpan salah satu sumber data perusahaan paling krusial. Kami meyakini RevComm akan berkembang melampaui alat analisis suara menjadi AI data context layer dan AI orchestration layer yang menentukan daya saing perusahaan,” tegas pernyataan bersama Global Brain.

Senada dengan hal tersebut, Principal WiL, Yamato Sasakawa, menyebut bahwa transformasi berbasis AI telah menjadi prioritas bagi industri global. Ia optimistis RevComm berada di posisi yang tepat untuk menjadi platform data AI terdepan.

Di Indonesia, RevComm berada di bawah bendera PT RevComm APAC Indonesia, yang menghadirkan MiiTel, sistem telepon pintar dan analisis rapat berbasis kecerdasan buatan (AI). Beroperasi resmi di Jakarta, perusahaan ini menyediakan solusi Voice Analytics dan otomatisasi voice-to-text untuk membantu bisnis mengoptimalkan performa tim penjualan (sales) serta layanan pelanggan (call center). Teknologi ini mendokumentasikan, mentranskripsikan, dan menganalisis setiap percakapan suara guna meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.

Di Indonesia, teknologi MiiTel dari RevComm telah diadopsi secara luas oleh berbagai sektor mulai dari instansi pemerintah, BUMN, hingga perusahaan swasta besar. Beberapa klien terkemuka mereka di antaranya adalah BPJS Kesehatan, Kementerian Ketenagakerjaan RI, Astra International, Orang Tua (OT) Group, BFI Finance, dan SALT Indonesia. Dengan kemampuan analisis berbasis AI, RevComm membantu para mitranya melakukan audit komunikasi digital secara akurat demi mendongkrak angka penjualan dan kepuasan pelanggan.

Dengan struktur modal yang makin solid dan efisien, RevComm berkomitmen untuk terus berekspansi serta membantu perusahaan skala besar memanfaatkan data percakapan menjadi keputusan bisnis yang bernilai strategis. (*AMBS)

 

Tags: AI AgentAI Voice AnalyticsGlobal BrainMiiTelpendanaan seri BRevCommSalesforce Venturesstartup AIteknologiVoice AI
Previous Post

Capai Laba US$572 Juta di 2025, Pertamina International Shipping Ekspansi ke Pasar Non-Captive

Related Posts

Palo Alto Networks
Technology

Palo Alto Networks Ungkap Identitas Mesin dan AI Jadi Target Utama Serangan Siber

25 Juli 2026
0
Ekonomi Konten Kreatif
Technology

Peluang Ekonomi Konten Kreatif Indonesia Bisa Capai Rp66 Triliun

25 Juli 2026
0
AI Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Nilai Ekonomi UKM Berpotensi Capai Rp910 Triliun
Digital Business

AI Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Nilai Ekonomi UKM Berpotensi Capai Rp910 Triliun

24 Juli 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

RevComm

Akselerasi Pengembangan AI Agent, RevComm Raih Pendanaan Seri B Rp330 Miliar

25 Juli 2026
Pertamina International Shipping

Capai Laba US$572 Juta di 2025, Pertamina International Shipping Ekspansi ke Pasar Non-Captive

25 Juli 2026
Fortinet AI FortiEndpoint

Amankan Adopsi AI di Lingkungan Kerja, Fortinet Luncurkan Kapabilitas Baru FortiEndpoint

25 Juli 2026
Mixology Jadi Tren Baru di Industri Beverage Indonesia

Mixology Jadi Tren Baru di Industri Beverage Indonesia

25 Juli 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
RevComm

Akselerasi Pengembangan AI Agent, RevComm Raih Pendanaan Seri B Rp330 Miliar

25 Juli 2026
Pertamina International Shipping

Capai Laba US$572 Juta di 2025, Pertamina International Shipping Ekspansi ke Pasar Non-Captive

25 Juli 2026
Fortinet AI FortiEndpoint

Amankan Adopsi AI di Lingkungan Kerja, Fortinet Luncurkan Kapabilitas Baru FortiEndpoint

25 Juli 2026
Mixology Jadi Tren Baru di Industri Beverage Indonesia

Mixology Jadi Tren Baru di Industri Beverage Indonesia

25 Juli 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version