youngster.id - Platform collectibles yang menghubungkan pengalaman digital dengan kepemilikan fisik, Raflux, memperoleh pendanaan tahap awal (seed funding) senilai US$300.000. Suntikan dana dari investor privat ini akan dialokasikan untuk memperkuat pengembangan platform serta mendanai operasional Raflux Vault di BSD City yang ditargetkan buka pada November–Desember 2026.
Melalui pendanaan ini, perusahaan berfokus pada peningkatan pengalaman pengguna, efisiensi operasional penyimpanan fisik (vaulting), hingga perluasan ekosistem komunitas kolektor di Indonesia.
Integrasi Akses Digital dan Penyimpanan Kartu Fisik
Raflux menawarkan konsep koleksi melalui fitur digital packs, di mana kolektor dapat memperoleh kartu yang telah melalui proses penilaian kualitas (grading). Pada tahap awal, platform ini berfokus pada koleksi kartu populer seperti Pokémon dan One Piece, dengan rencana ekspansi ke kategori collectibles lainnya.
Konsep ini didukung oleh Pengelolaan Aset Fisik, di mana setiap kartu yang didapatkan secara digital memiliki representasi fisik yang disimpan secara aman di Raflux Vault. Selain itu, platform menyediakan Opsi Penumpukan & Penebusan yang memberikan fleksibilitas bagi kolektor untuk tetap menyimpan kartunya di Vault, mengajukan pengiriman fisik ke alamat pribadi, atau menjual kembali kartu tersebut langsung melalui platform dengan harga transparan. Sebagai pelengkap ekosistem, keberadaan Ruang Komunitas & Showroom membuat Raflux Vault di BSD City dirancang tidak hanya sebagai fasilitas penyimpanan, melainkan juga sebagai showroom fisik, titik pengambilan kartu (pick-up point), dan ruang berkumpul bagi komunitas kolektor.
CEO dan Co-Founder Raflux, Robbie Jeo, menjelaskan bahwa keberadaan Raflux Vault menjadi jembatan utama dalam menyatukan dua dunia industri koleksi yang selama ini terpisah.
” Collectibles selama ini terbagi antara pengalaman online dan kepemilikan fisik. Kami ingin menyatukan keduanya. Pengguna bisa menemukan dan memperoleh koleksi secara digital, tetapi tetap memiliki akses terhadap aset fisiknya. Raflux Vault menjadi bagian penting karena koleksi di platform memiliki representasi fisik yang dapat disimpan, dilihat, dan ditebus oleh pemiliknya,” ujar Robbie, dikutip Senin (21/9/2026).
Menjelang pembukaan resmi pada akhir tahun 2026, Raflux akan membagikan detail operasional secara berkala melalui kanal resminya. Informasi yang akan diumumkan mencakup jadwal peluncuran, daftar koleksi awal yang tersedia, ketentuan kunjungan showroom, hingga agenda kegiatan komunitas.
Langkah ini mempertegas posisi Raflux dalam membangun infrastruktur collectibles modern yang mengombinasikan kemudahan transaksi digital, keamanan aset fisik, dan interaksi komunitas dalam satu ekosistem terpadu. (*AMBS)

















Discussion about this post