Rabu, 20 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Lokal Dapat Kucuran Dana Terbesar di 2018

25 Desember 2018
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
Tokopedia Center Dibuka di Boyolali, Palu dan Padang

Peresmian Tokopedia Center. (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Usaha rintisan berbasis teknologi masih menjadi primadona bagi sejumlah investor raksasa. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya startup lokal yang memperoleh kucuran dana besar sepanjang tahun 2018 ini. Mulai dari e-commerce, transportasi on demand, financial technologi, logistic hingga coworking space.

Dimulai dengan Tokopedia. Menjelang pergantian tahun Tokopedia mendapat kucuran dana dari SoftBank Vision Fund dan Alibaba Group sebesar US$1,1 miliar atau Rp16 triliun. Menurut Chief Executive Officer Tokopedia, William Tanuwijaya, dana tersebut akan digunakan untuk mengembangkan teknologi dan infrastruktur perusahaan.

Perusahaan juga akan fokus di pasar kelahirannya agar membangun ekonomi dan inklusi keuangan di Indonesia. Suntikan dana ini menambah valuasi Tokopedia yang nilainya mencapai Rp102 triliun.

Kemudian nvestre. Perusahaan teknologi peer to peer lending ini mendapat pendanaan Seri B dari investor lokal dan asing. Rencananya suntikan dana akan mereka gunakan untuk ekspansi ke Thailand agar pasar Investree lebih berkembang.

Dalam strateginya itu mereka akan bekerja sama dengan perusahaan lokal Thailand, untuk mendalami karakteristik pasar. Perusahaan yang berdiri di penghujung 2016 ini sudah menggelontorkan pinjaman hingga Rp1,04 triliun.

Yang juga mendapat kucuran besar adalah Gojek. Perusahaan berbasis transportasi online ini pada Februari 2018 mengonfirmasi, mereka mendapat suntikan dana dari PT Astra Internasional Tbk sebesar Rp2 triliun. Pendanaan ini akan digunakan untuk meningkatkan bisnis online to offline (O2O).

Selain Astra, PT Global Digital Niaga (GDN) yang merupakan bagian dari Djarum Group juga menggelontorkan dana. Namun sayangnya tidak ada kejelasan nilai yang diberikan.

Selain lokal, Gojek juga mendapat pendanaan dari perusahaan asing, Google. Hal ini sudah dikonfirmasi Vice President of Google’s Next Billion team, Caesar Sengupta pada awal 2018. Namun sayangnya angka yang beredar tidak turut dikonfirmasi.

Startup lokal Paket Delivery yang dikenal dengan sebutan Pakde mendapat suntikan dana dari TNKapital untuk terus berkembang. Pendanaan ini terungkap pada akhir Oktober 2018, namun sayangnya tidak disebutkan berapa jumlah suntikan modal yang diterima.

Selain pendanaan, investor juga memberi bantuan dalam bentuk mentorship, networking, publication dan resource allocation. Pakde juga diklaim memiliki peluang besar untuk terus berkembang.

Startup pencari kerja ini sudah mendapat lima kali suntikan dana sejak awal berdiri. Terakhir kali terjadi pada September 2018, mereka mendapat pendanaan dari Gan Kapital. Situs yang mereka buat dikhususkan untuk para milenial yang berambisi untuk mencari kerja.
Kala itu mereka mengklaim telah bermitra dengan 8.000 perusahaan dan memiliki pengunjung rata-rata 1,4 juta per bulan. Kabarnya, pendanaan akan digunakan untuk menambah karyawan, operasional dan pengembangan produk.

Yang juga patut dicatat adalah Nusantara Technology yang pada 30 Oktober 2018 mendapat pendanaan Seri A dari Alpha JWC Ventures dan Insignia Ventures dengan nilai yang tidak disebutkan. Bisnis yang dipimpin Steven Wongsoredjo ini menyediakan dua situs milenial, Yukepo dan Keepo.

Co-Founder dan Managing Partner Alpha JCW Ventures, Jefrey Joe berharap dana ini bisa digunakan perusahaan untuk berkontribusi dalam skala internasional, tidak hanya lokal saja. Nusantara Technology telah berdiri sejak 2016.

Terakhir adalah perusahaan rintisan ruang bersama, EV Hive mendapat suntikan dana dari Softbak Ventures, H&CK Partners dan Tigris Investment sebesar Rp273,3 miliar pada Juni 2018. Rencananya, pendanaan ini akan digunakan untuk memperluas bisnis, di Jakarta dan Medan, Sumatera Utara.

Kala itu mereka mengatakan telah memiliki 21 lokasi coworking space di Indonesia, dan tengah membangun delapan lagi di lokasi lain. Pada 2022 mereka menargetkan membuat 100 ruang di Indonesia, Thailand dan Vietnam.

STEVY WIDIA

Tags: EV HiveGojekNusantara TechnologypendanaanstartupTokopedia
Previous Post

Timezone Berinovasi Jadi Pusat Hiburan Keluarga Modern

Next Post

Palapa Ring Tengah Sudah Rampung

Related Posts

Founder Startup Indonesia
Features

Dari Panggung Unicorn ke Kursi Pesakitan: Kejatuhan Para Founder Startup Indonesia

15 Mei 2026
0
Aspire for Startups 2026
Startup & Entrepreneurship

Dukung Startup Awal, Aspire Luncurkan Program Insentif dan Uji Coba AI Senilai US$500.000

13 Mei 2026
0
Avnet & HKSTP DfMA Launchpad
Startup & Entrepreneurship

Avnet & HKSTP Ajak Startup AI Gabung di DfMA Launchpad

12 Mei 2026
0
Load More
Next Post
Proyek Palapa Ring Butuh Dukungan Daerah

Palapa Ring Tengah Sudah Rampung

Traveloka Gelar Pameran Dengan Instalasi Teknologi

Pengembangan Produk Akan Jadi Fokus Traveloka di Tahun 2019

Pengguna Shopee Paling Banyak adalah Perempuan

4 Tantangan Yang Buat Ibu Masa Kini Panik

Discussion about this post

Recent Updates

Aplikasi Co-Living Cove App

Atasi Kesepian Gen Z, Cove Luncurkan Fitur Media Sosial Pertama di Aplikasi Co-Living

20 Mei 2026
Pasar Quick Commerce Asia Tenggara

Momentum Works: Pasar Quick Commerce Asia Tenggara Tembus Rp113 Triliun

20 Mei 2026
Platform Keamanan Identitas Idira

Atasi Celah Keamanan AI, Palo Alto Networks Luncurkan Platform Identitas ‘Idira’

20 Mei 2026
Indofood Riset Nugraha

Indofood Riset Nugraha Dorong Peneliti Muda Kembangkan Inovasi Pangan Lokal

20 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Aplikasi Co-Living Cove App

Atasi Kesepian Gen Z, Cove Luncurkan Fitur Media Sosial Pertama di Aplikasi Co-Living

20 Mei 2026
Pasar Quick Commerce Asia Tenggara

Momentum Works: Pasar Quick Commerce Asia Tenggara Tembus Rp113 Triliun

20 Mei 2026
Platform Keamanan Identitas Idira

Atasi Celah Keamanan AI, Palo Alto Networks Luncurkan Platform Identitas ‘Idira’

20 Mei 2026
Indofood Riset Nugraha

Indofood Riset Nugraha Dorong Peneliti Muda Kembangkan Inovasi Pangan Lokal

20 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version