Rabu, 8 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Startup Pengadaan Global Zinit Berinvestasi Hingga Rp30 Miliar di Indonesia

21 Juni 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
Startup Pengadaan Global Zinit Berinvestasi Hingga Rp30 Miliar di Indonesia

Zinit Indonesia. (Foto: istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Zinit, startup software as a service global yang menyediakan jasa pengadaan (procurement) dengan proses otomatisasi berbasis AI, resmi memasuki pasar Indonesia dengan investasi sebesar $2 juta atau Rp30 Miliar. Meskipun berskala besar, pengadaan tidak langsung di Indonesia sebagian besar masih bergantung pada proses manual dan hubungan informal dengan pemasok.

“Saat ini lanskap procurement di Indonesia sangat terbuka terhadap inovasi, apalagi mengingat cepatnya transformasi digital yang terjadi,” kata Andrey Chernogorov Co-Founder Zinit dikutip Sabtu (21/6/2025).

Melalui investasi ini, Zinit membuka kantor pertamanya di Jakarta, dan membangun tim yang didukung oleh tenaga lokal. Menurut Andrey, langkah ini menunjukkan komitmen jangka panjang Zinit terhadap pasar Indonesia dan ekosistem pemasoknya yang berkembang pesat.

“Negara ini memiliki kebijakan anti-korupsi yang kuat dan fokus besar pada solusi-solusi yang mengutamakan kekuatan lokal. Zinit Indonesia memiliki layanan cloud yang sepenuhnya lokal. Inilah yang menjadikan kami sebagai mitra yang tepat bagi pelanggan Indonesia, berbeda dengan perusahaan-perusahaan asing pada umumnya,” katanya lagi.

Baca juga :   East Ventures Siapkan US$ 30 juta Untuk Startup

Platform B2B berbasis AI ini mengkhususukan diri pada segmen pengadaan tidak langsung (indirect procurement). Pasalnya, segmen ini menyumbang sekitar 15-30% dari pasar pengadaan swasta Indonesia.

Beberapa keunggulan Zinit antara lain penggunaan Bahasa Indonesia, menawarkan terjemahan real-time, dan menggunakan tenaga AI untuk melakukan pencocokan pemasok dalam rangka menyederhanakan proses tender bagi pembeli dan pemasok. Dengan sistem penetapan harga berbasis pada hasil yang didapatkan, perusahaan hanya membayar saat hasil pengadaan telah diterima.

Masuknya Zinit ke Indonesia dilandasi oleh rekam jejak perusahaan yang kuat di pasar negara berkembang. Tim pendiri Zinit berpengalaman mendirikan salah satu platform B2B swasta terbesar di pasar Customer Information System (CIS), dengan Nilai Transaksi Bruto lebih dari $20 Miliar atau Rp320 Triliun, dan merekrut lebih dari 150 ribu pemasok di seluruh Eropa Timur. Kini, Zinit membawa keahlian tersebut ke Asia Tenggara, dimulai dari Indonesia yang ekosistem pemasoknya sangat aktif dan berkembang pesat.

Baca juga :   Plastic Reborn 2.0 Bina 3 Startup Untuk Ubah Sampah Kemasan Plastik

Sejak peluncuran awalnya, lebih dari 40 perusahaan, termasuk Ucoal Sumberdaya, Amcor, Propan, Wipro Unza Indonesia, Bobobox, telah menerbitkan tender terbuka melalui platform Zinit di berbagai kategori, seperti logistik, layanan pemasaran, manajemen fasilitas, dan perlengkapan kantor. Saat ini, lebih dari 50 tender telah dimulai dan kini 12 perusahaan aktif menjalankan pengadaan melalui Zinit, dan 34 perusahaan lain sedang mengikuti program percobaan.

SCM & Procurement Manager di Ucoal Sumberdaya Khairi Rahman mengungkapkan, pihaknya telah mengajukan lebih dari 25 tender menggunakan Zinit, dan hasilnya jauh melampaui ekspektasi.

“Hanya dalam jangka waktu satu minggu, kami menerima penawaran yang kompetitif dari berbagai pemasok untuk lebih dari 2,000 item. Hal ini menunjukkan bagaimana Zinit secara signifikan membantu kami dalam menyederhanakan proses pengadaan, misalnya saja mengubah tugas-tugas manual seperti identifikasi pemasok, melakukan penawaran, negosiasi, dan memberikan perbandingan data menjadi jauh lebih efisien dan efektif. Hal ini tentunya sangat mendukung operasi penambangan kami,” ucapnya.

Baca juga :   35 UMKM Perempuan Jadi Jawara Sisberdaya dan Disberdaya 2024

Berdasarkan statistik perdagangan dan analisis ekonomi makro yang dikeluarkan oleh Kedutaan Besar Swiss di Indonesia, segmen pengadaan tidak langsung punya potensi nilai sekitar $200 Miliar atau Rp3 Kuadrilliun selama beberapa tahun ke depan.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: investasijasa pengadaan (procurement)startup software as a service globalZinit
Previous Post

StuntingHub, Platform Solusi Pantau Cegah Stunting

Next Post

Dorong Pertumbuhan Bisnis, TIKI Kembangkan Inovasi Layanan, Teknologi dan Dukung UMKM

Related Posts

masa depan industri P2P Lending
Features

Akhir Era “Bakar Uang”: Menakar Kedewasaan Baru Industri P2P Lending Indonesia

6 April 2026
0
Schroders Indonesia x Manulife Aset Manajemen Indonesia
Industry

Perkuat Dominasi, Manulife Aset Manajemen Indonesia Akuisisi Schroders Indonesia

2 April 2026
0
Bain&Company
Digital Business

Bain & Company: Aktivitas Private Equity Asia Tenggara Lesu di 2025, Hanya Raup US$14 Miliar

25 Maret 2026
0
Load More
Next Post
Dorong Pertumbuhan Bisnis, TIKI Kembangkan Inovasi Layanan, Teknologi dan Dukung UMKM

Dorong Pertumbuhan Bisnis, TIKI Kembangkan Inovasi Layanan, Teknologi dan Dukung UMKM

Indosat Gandeng Transsion Untuk Perluas Layanan

Indosat Gandeng Transsion Untuk Perluas Layanan

Kompetisi Student Company Ini Dorong Inovasi Bisnis Hijau dan Berkelanjutan

Kompetisi Student Company Ini Dorong Inovasi Bisnis Hijau dan Berkelanjutan

Discussion about this post

Recent Updates

Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Garuda AI Banten

Jadi Pelopor Nasional, Pemda Banten Pimpin Transformasi Tenaga Kerja Berbasis Garuda AI

7 April 2026
Alibaba Qwen-3

Alibaba Luncurkan Qwen3.6-Plus, Fokus pada ‘Agentic AI’ dan Kemampuan Coding Otomatis

7 April 2026
Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

Tablet Baru Lenovo Ini Siap Ubah Cara Kamu Kerja dan “Ngonten”

7 April 2026
Kredivo paylater

Transaksi PayLater Kredivo Melonjak 27% Selama Ramadan 2026, Kategori Groceries Jadi Primadona

7 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version