Kamis, 14 Mei 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Talenta AI Muda Asia Pasifik Adu Inovasi di Huawei ICT Competition 2026

14 Mei 2026
in Headline, Technology
Reading Time: 2 mins read
Talenta AI Muda Asia Pasifik Adu Inovasi di Huawei ICT Competition 2026

Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung raih juara kedua regional kategori network track Huawei ICT Competition 2026. (Foto: stevywidia/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Di tengah kebutuhan industri terhadap talenta AI dan cloud computing yang terus meningkat, lebih dari 160 mahasiswa terbaik Asia Pasifik berkumpul di Jakarta dalam ajang 10th Huawei ICT Competition Asia Pacific Finals 2026. Kompetisi teknologi tingkat regional ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan mereka di bidang jaringan, cloud, komputasi, hingga inovasi digital.

Ajang kompetisi hasil kolaborasi Huawei dan ASEAN Foundation tersebut diikuti lebih dari 8.000 mahasiswa dari berbagai negara Asia Pasifik. Setelah melalui proses seleksi ketat, sebanyak 160 finalis berhasil melaju ke babak final regional yang digelar di Jakarta.

Sekretaris Jenderal ASEAN Dr Kao Kim Hourn menilai, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan daya saing ekonomi digital ASEAN di masa depan.

“Masa depan ASEAN tidak hanya akan dibentuk oleh teknologi itu sendiri, tetapi juga oleh orang-orang di baliknya: para inovator muda, programmer, insinyur, pengembang, dan pemimpin digital,” ujar Dr. Kao Kim Hourn dalam acara yang digelar Rabu (13/5/2026) di Sekretariat ASEAN, Jakarta.

Menurutnya, talenta digital kini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan fondasi utama pertumbuhan ekonomi digital kawasan. Untuk itu, kompetisi ini hadir di tengah pesatnya perkembangan AI dan transformasi digital yang membuat kebutuhan terhadap talenta teknologi semakin tinggi di kawasan ASEAN.

“Tak hanya menjadi arena kompetisi, Huawei ICT Competition juga sebagai jembatan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri digital global,” ungkapnya.

Vice President Huawei Asia Pacific, Peter Pan Junfeng, mengatakan para peserta bukan hanya sekadar kompetitor, tetapi juga calon pemimpin digital yang akan menghadirkan solusi bagi berbagai tantangan nyata di masa depan.

“Tantangan yang Anda hadapi di sini mencerminkan persoalan nyata di dunia, dan kreativitas serta tekad Anda akan membantu membentuk solusi yang dapat membangun masyarakat yang lebih baik,” kata Junfeng.

Ia menjelaskan penyelenggaraan tahun ini menjadi penanda satu dekade Huawei ICT Competition digelar di kawasan Asia Pasifik. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2015, program ini telah melibatkan lebih dari 170.000 mahasiswa dari 2.000 universitas di 80 negara.

Selain mendorong inovasi, kompetisi ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara institusi pendidikan, industri teknologi, dan pemerintah dalam mempersiapkan talenta digital masa depan. Di tengah perkembangan AI yang semakin masif, ajang ini sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa dan talenta digital muda dari Indonesia mampu bersaing di level internasional.

Pada kompetisi tahun ini, mahasiswa Indonesia berhasil mencatatkan prestasi di tingkat regional. Tim dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sukses meraih Grand Prize kategori Network Track, mengungguli peserta dari berbagai negara Asia Pasifik. Prestasi Indonesia juga datang dari Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung yang berhasil membawa pulang penghargaan juara kedua regional pada kategori network track.

Tak hanya mahasiswa, Indonesia juga meraih penghargaan pada kategori Teaching Competition melalui Dr. Husni Teja Sukmana dari APTIKOM yang berhasil membawa pulang Grand Prize.

Selain Indonesia, Vietnam juga mendominasi kompetisi dengan memenangkan kategori Cloud Track dan Computing Track. Sementara Institute of Technology of Cambodia keluar sebagai juara Innovation Track.

 

 

STEVY WIDIA

Tags: ASEAN FoundationhuaweiHuawei ICT Competition Asia Pacific 2026Institut Teknologi Nasional (ITENAS)ITBkompetisi teknologi
Previous Post

6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

Related Posts

Scam Ready ASEAN Foundation
Technology

ASEAN Foundation Luncurkan ‘Scam Ready ASEAN’, Targetkan 3 Juta Orang Terlindungi dari Penipuan Online

28 April 2026
0
Telkomsel x Huawei
Digital Business

Telkomsel Gandeng Huawei, Percepat 5G dan Internet Rumah di Indonesia

2 April 2026
0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung
Technology

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
0
Load More

Discussion about this post

Recent Updates

Talenta AI Muda Asia Pasifik Adu Inovasi di Huawei ICT Competition 2026

Talenta AI Muda Asia Pasifik Adu Inovasi di Huawei ICT Competition 2026

14 Mei 2026
6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

14 Mei 2026
Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

14 Mei 2026
AI Berkembang Pesat, Guru Tetap Jadi Kunci Pendidikan Masa Depan

AI Berkembang Pesat, Guru Tetap Jadi Kunci Pendidikan Masa Depan

14 Mei 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Talenta AI Muda Asia Pasifik Adu Inovasi di Huawei ICT Competition 2026

Talenta AI Muda Asia Pasifik Adu Inovasi di Huawei ICT Competition 2026

14 Mei 2026
6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

6 Dari 10 Anak Muda Andalkan Teknologi AI Untuk Swadiagnosis Masalah Kesehatan

14 Mei 2026
Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

Halodoc Luncurkan Halofit, Program Manajemen Berat Badan dengan Pendekatan Digital

14 Mei 2026
AI Berkembang Pesat, Guru Tetap Jadi Kunci Pendidikan Masa Depan

AI Berkembang Pesat, Guru Tetap Jadi Kunci Pendidikan Masa Depan

14 Mei 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version