Sabtu, 28 Maret 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Targetkan Gen Z Jadi Nasabah, OVO Berkolaborasi dengan Superbank Hadirkan OVO Nabung

19 Mei 2025
in Headline
Reading Time: 2 mins read
OVO Nabung

Targetkan Gen Z Jadi Nasabah, OVO Berkolaborasi dengan Superbank Hadirkan OVO Nabung (Foto: istimewa/youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Penggunaan dompet digital (e-wallet) di Indonesia menunjukkan peningkatan yang signifikan, terutama di kalangan generasi muda. Mengikuti perkembangan teknologi, lebih dari 55% generasi muda telah beralih ke mobile banking dan e-wallet sebagai metode pembayaran (IDN Research Institute). Kondisi ini mendorong OVO untuk meluncurkan OVO Nabung.

Chief Operating Officer, OVO, Eddie Martono mengatakan, OVO Nabung membidik generasi Z (Gen Z) sebagai nasabah rekening e-wallet. Untuk memperkuat layanan digital ini, OVO bekerja sama dengan Super Bank Indonesia menghadirkan akses keuangan yang lebih merata bagi masyarakat.

“Melalui sinergi inovasi dengan Superbank, OVO Nabung menghadirkan pengalaman menabung yang lebih mudah melalui rek-wallet, e-wallet yang terintegrasi dengan bank dengan layanan digital,” kata Eddie dikutip Senin (18/5/2025).

Peluncuran OVO Nabung ini turut memperkuat tren pertumbuhan layanan keuangan digital di Indonesia. Riset Studi Analisis Ekosistem dan Persepsi terhadap Bank Digital di Indonesia dari Populix mencatat 54% Gen Z dan Milenial gunakan bank digital terutama untuk top-up e-wallet. Hal ini mencerminkan adanya pergeseran dalam perilaku finansial, khususnya di kalangan generasi muda, dari sistem keuangan konvensional menuju solusi digital yang lebih praktis.

Sementara itu, riset dari JakPat pada paruh kedua 2024 juga menunjukkan, 94% Gen Z di Indonesia menggunakan e-wallet, baik untuk transaksi offline maupun online, dimana 60% di antaranya bahkan menjadikannya sebagai tempat menyimpan dana, mempertegas peran e-wallet yang tidak hanya sebagai alat bayar, namun juga instrumen simpanan.

Baca juga :   Isi Saldo Go-Pay Kini di Jaringan Alfa Group

“Sebagian besar Gen Z kini sudah menggunakan e-wallet. Dengan OVO Nabung bagaimana kami membangun habit menabung menggunakan e-wallet OVO, tidak susah, tidak rumit, dan tanpa downlot aplikasi baru,” kata Eddie.

Dia menegaskan, pengguna OVO Nabungdapat menikmati berbagai keuntungan, termasuk bunga hingga 5% per tahun. “Ini bunga tertinggi di antara produk rek-wallet lainnya,” ujarnya.

Chief Business Officer Superbank Sukiwan menambahkan, kolaborasi Superbank dengan OVO merupakan bagian dari strategi ekosistem Superbank yang dibangun sejak pertama kali hadir di aplikasi Grab pada Juni 2024.

“Dalam waktu kurang dari satu tahun, kami telah dipercaya oleh lebih dari 3 juta nasabah, ini sebuah capaian yang mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap solusi keuangan yang mudah, aman, dan relevan. Dengan OVO Nabung, kami memperluas jangkauan dan memperkenalkan cara baru untuk menabung secara fleksibel langsung dari aplikasi yang sudah digunakan jutaan orang,” paparnya.

Baca juga :   Shopee Boyong BLACKPINK Ke Indonesia

Soal suku bunga bank yang tinggi, 5%, Sukiwan menegaskan, sudah mengikuti semua ketentuan di BI, OJK, dan LPS.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Yanti Pusparini mengatakan, dengan demografi penduduk yang didominasi Gen Z, fitur-fitur yang menawarkan fleksibilitas dan kemudahan akses akan menjadi tuntutan bagi Penyedia Jasa Pembayaran untuk terus berinovasi.

“Kolaborasi antara penerbit uang elektronik seperti OVO dan bank digital seperti Superbank melalui produk OVO Nabung ini diharapkan dapat membuka akses keuangan digital yang lebih luas, karena di sisi bank dapat menjangkau calon nasabah penabung baru dari customer based pengguna uang elektronik, yang sebelumnya masih underbanked atau unbanked,” kata Yanti.

Baca juga :   5 Startup Yang Hangat Diperbincangkan 2019

Dia berharap, produk ini akan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia dan dapat mendorong lebih banyak pengguna uang elektronik unregistered untuk beralih ke registered.

 

STEVY WIDIA

Tags: Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)dompet digitale-walletOVOSuperbank
Previous Post

Tingkatkan Kualitas Tidur Pengguna Remaja, TikTok Hadirkan Fitur Meditasi

Next Post

Bidik After Market di Industri Otomotif, Dharma Polimetal Rilis Produk Aki Cadangan

Related Posts

Superbank
Digital Business

Superbank Cetak Laba Rp143,3 Miliar dan Resmi Melantai di Bursa Efek Indonesia

14 Maret 2026
0
DANA - WEF Davos 2026
Digital Business

DANA Perkuat Posisi Teknologi Finansial Indonesia di WEF Davos 2026

12 Februari 2026
0
YouTrip
Digital Business

YouTrip Luncurkan Layanan eSIM Global untuk Akses Data di 140 Negara

2 Februari 2026
0
Load More
Next Post
Dharma Polimetal

Bidik After Market di Industri Otomotif, Dharma Polimetal Rilis Produk Aki Cadangan

OYO

Perluas Jaringan Distribusi Pemesanan Properti, OYO Luncurkan SuperAgent

Lalamove

Tawarkan Solusi Pengiriman Instan untuk UKM, Lalamove Masuk Pasar UEA

Discussion about this post

Recent Updates

Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Workshop AI Ready ASEAN Bandung

Gibran Apresiasi Workshop AI Ready ASEAN: Dorong Literasi Digital Siswa Bandung

28 Maret 2026
AFTECH OJK

Sambut DK OJK Baru, AFTECH Dorong Penguatan Tata Kelola Fintech Nasional

27 Maret 2026
Revolusi AI Indonesia

Revolusi AI di Indonesia: Dari Tren Menjadi Jantung Strategi Bisnis

27 Maret 2026
Resign Pasca-THR

Meredam Tren Resign Pasca-THR, Gaji Saja Tidak Cukup Pertahankan Karyawan

27 Maret 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version