Jumat, 25 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Technology

Atasi Kesenjangan SDM Digital, ITSEC Asia Luncurkan Academy Khusus Pengembangan Talenta Cybersecurity dan AI

11 Agustus 2026
in Technology
Reading Time: 3 mins read
pengembangan talenta cybersecurity dan AI

Atasi Kesenjangan SDM Digital, ITSEC Asia Luncurkan Academy Khusus Pengembangan Talenta Cybersecurity dan AI (Foto: Istimewa/ITSEC Asia)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Guna mempercepat pengembangan talenta cybersecurity dan Artificial Intelligence (AI) yang siap kerja di Indonesia, perusahaan cybersecurity PT ITSEC Asia Tbk meluncurkan ITSEC Cyber & AI Academy di kantor pusatnya di Jakarta. Inisiatif ini merespons tingginya kebutuhan tenaga ahli yang mampu mengamankan sekaligus mengembangkan teknologi digital nasional.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memenuhi target kebutuhan SDM digital nasional yang mencapai 9 juta orang pada 2030, dari ketersediaan saat ini yang baru berkisar 3 juta orang.

“Kesenjangan ini tidak dapat diatasi oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, industri, dan institusi pendidikan untuk menyiapkan talenta yang dibutuhkan Indonesia. Inisiatif seperti ITSEC Cyber & AI Academy dapat menjadi bagian dari upaya tersebut dengan memperkuat kesiapan talenta di bidang cybersecurity dan AI,” ujar Nezar, dikutip Selasa (11/8/2026).

Pendekatan Praktis dan Pembagian Akademik Terfokus

President Director ITSEC Asia, Patrick Dannacher, menjelaskan bahwa percepatan adopsi AI dan pesatnya ancaman siber menuntut hadirnya profesional yang memiliki pemahaman teknis secara praktis, bertanggung jawab, dan relevan dengan industri.

“Tantangan cybersecurity dan AI terus berkembang. Melalui ITSEC Cyber & AI Academy, kami membawa pengalaman 16 tahun di garis depan keamanan siber untuk mencetak generasi berikutnya yang menjaga masa depan digital Indonesia,” kata Patrick.

Guna memastikan efektivitas pengembangan talenta cybersecurity dan AI, akademi ini mengusung filosofi “We don’t just train defenders. We create them” melalui penerapan metode pembelajaran berbasis praktisi (practitioner-led). Kurikulum pembelajaran dirancang secara komprehensif dan dibagi ke dalam dua fokus utama yang saling melengkapi.

Fokus pertama adalah Cybersecurity Academy (Defend & Attack), yang membekali peserta dengan perspektif defensif sekaligus ofensif secara seimbang. Pendekatan ini memungkinkan para peserta tidak hanya memahami cara melindungi dan merespons ancaman siber, tetapi juga mampu menguji ketahanan serta mengidentifikasi kerentanan sistem secara mendalam. Sementara itu, fokus kedua diarahkan pada AI Academy (Build & Govern), yang menitikberatkan pada kemampuan teknis dalam membangun dan menerapkan teknologi kecerdasan buatan, sembari tetap mengedepankan aspek keamanan serta tata kelola (governance) yang bertanggung jawab.

Dukungan Ekosistem Teknologi Terintegrasi

President Director ITSEC Cyber & AI Academy, Yulius C. Rusli, menambahkan bahwa seluruh proses pembelajaran—mulai dari asesmen awal, edukasi adaptif, hingga simulasi terapan—didukung secara penuh oleh ekosistem teknologi mandiri yang terintegrasi.

“Kami membangun Academy dengan pendekatan yang berangkat dari kebutuhan nyata di lapangan. Peserta tidak hanya mempelajari konsep cybersecurity dan AI, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk menguji kemampuan melalui asesmen, pembelajaran adaptif dan simulasi yang dirancang menyerupai kondisi yang mereka hadapi dalam pekerjaan,” imbuh Yulius.

Untuk memeta kemampuan peserta sejak awal, platform AKSI hadir melakukan asesmen komprehensif yang mencakup kompetensi teknis, aptitude, hingga soft skills. Hasil evaluasi ini kemudian dikelola secara sistematis melalui CAKRA, sebuah platform yang memfasilitasi tata kelola cakupan pembelajaran serta pengukuran tingkat resiliensi siber peserta secara terukur.

Selanjutnya, efektivitas proses pembelajaran ditingkatkan melalui SAKTI, platform pembelajaran adaptif berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dilengkapi dengan fitur keamanan anti-cheating untuk menjaga integritas evaluasi. Pada tahap praktik langsung, peserta diuji dalam skenario dunia nyata memanfaatkan PERISAI, yakni fasilitas cyber range berbasis AI yang mampu mengemulasi ancaman siber dan situasi intelijen secara realistis. Sebagai penutup ekosistem pembelajaran ini, platform JAGA difungsikan untuk memperkuat kapabilitas organisasi melalui simulasi serangan phishing serta program pelatihan cyber awareness yang interaktif.

Sebagai bagian dari komitmen inkusif dalam pengembangan talenta cybersecurity dan AI, ITSEC Asia juga memperkenalkan program ITSEC CyberTalent. Program ini memberikan akses pembelajaran, pendampingan, dan pengalaman industri bagi talenta muda berpotensi di berbagai daerah.

Ke depan, ITSEC Cyber & AI Academy berkomitmen untuk terus memperluas kerja sama dengan berbagai institusi dan mengembangkan kurikulum yang adaptif demi menopang ketahanan serta kemandirian ekosistem digital Indonesia.

 

STEVY WIDIA 

Tags: Artificial IntelligencecybersecurityITSEC AsiaITSEC Cyber & AI Academykeamanan siberKemkomdigiNezar Patriatalenta digital
Previous Post

Percepat Ekosistem Mobilitas Hijau, V-Green Indonesia Gandeng HK Realtindo Bangun EV Charging Hub di Kemayoran

Next Post

Tren Wellness Bergeser, Olahraga Kini Dipadukan dengan Kreativitas

Related Posts

AI Tak Lagi Sekadar Mengingat Percakapan, Luci Bawa Memori Pengguna Lintas Perangkat
Technology

AI Tak Lagi Sekadar Mengingat Percakapan, Luci Bawa Memori Pengguna Lintas Perangkat

25 September 2026
0
AI Masuk Kelas, Guru Didorong Jadi Penggerak Pembelajaran Digital
Digital Business

AI Masuk Kelas, Guru Didorong Jadi Penggerak Pembelajaran Digital

25 September 2026
0
Cloudmile x Aerospike
Technology

CloudMile dan Aerospike Perkuat Fondasi Data Real-Time untuk AI di Indonesia

25 September 2026
0
Load More
Next Post
Tren Wellness Bergeser, Olahraga Kini Dipadukan dengan Kreativitas

Tren Wellness Bergeser, Olahraga Kini Dipadukan dengan Kreativitas

Rally Tracking System TransTrack

Dukung Keselamatan APRC 2026, TransTRACK Terapkan Rally Tracking System Berbasis Seluler dan Satelit

kepercayaan digital Privy

Marak Penipuan Digital hingga Rp9,3 Triliun, Kebutuhan Layanan Kepercayaan Digital Privy Melonjak 200%

Discussion about this post

Recent Updates

AI Tak Lagi Sekadar Mengingat Percakapan, Luci Bawa Memori Pengguna Lintas Perangkat

AI Tak Lagi Sekadar Mengingat Percakapan, Luci Bawa Memori Pengguna Lintas Perangkat

25 September 2026
Cacco x bitbybit Studio

Cacco Gandeng bitbybit Studio, Boyong Teknologi Deteksi Kecurangan O-PLUX ke Pasar E-Commerce Indonesia

25 September 2026
AI Masuk Kelas, Guru Didorong Jadi Penggerak Pembelajaran Digital

AI Masuk Kelas, Guru Didorong Jadi Penggerak Pembelajaran Digital

25 September 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Pendanaan Startup Asia Tenggara Melonjak Empat Kali Lipat, Indonesia Minim Pendanaan Besar

25 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
AI Tak Lagi Sekadar Mengingat Percakapan, Luci Bawa Memori Pengguna Lintas Perangkat

AI Tak Lagi Sekadar Mengingat Percakapan, Luci Bawa Memori Pengguna Lintas Perangkat

25 September 2026
Cacco x bitbybit Studio

Cacco Gandeng bitbybit Studio, Boyong Teknologi Deteksi Kecurangan O-PLUX ke Pasar E-Commerce Indonesia

25 September 2026
AI Masuk Kelas, Guru Didorong Jadi Penggerak Pembelajaran Digital

AI Masuk Kelas, Guru Didorong Jadi Penggerak Pembelajaran Digital

25 September 2026
pendanaan startup Asia Tenggara

Pendanaan Startup Asia Tenggara Melonjak Empat Kali Lipat, Indonesia Minim Pendanaan Besar

25 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version