EY Luncurkan Agentic AI Skala Global, Transformasi Audit Masa Depan Berbasis Kecerdasan Buatan

EY Agentic AI

EY Luncurkan Agentic AI Skala Global, Transformasi Audit Masa Depan Berbasis Kecerdasan Buatan (Foto: Ilustrasi)

youngster.id - Firma jasa audit dan konsulting EY (Ernst & Young)  mengumumkan peluncuran agentic AI skala perusahaan pada lini bisnis Assurance, menandai era baru transformasi audit berbasis kecerdasan buatan. Inisiatif ini merupakan bagian dari investasi miliaran dolar dalam strategi global “All in” untuk meningkatkan kualitas audit, teknologi, dan kapabilitas sumber daya manusia di lebih dari 150 negara.

Teknologi canggih ini mengintegrasikan kerangka kerja multi-agen berbasis AI yang terhubung dengan Microsoft Azure, Microsoft Foundry, dan Microsoft Fabric ke dalam EY Canvas. Platform ini merupakan infrastruktur teknologi Assurance terpadu milik EY yang memproses lebih dari 1,4 triliun baris data jurnal transaksi setiap tahunnya.

Implementasi agentic AI ini akan mendukung alur kerja harian 130.000 profesional Assurance global, termasuk lebih dari 2.000 profesional EY di Indonesia. Teknologi ini memungkinkan tim audit mengoordinasikan proses kompleks dan mengelola risiko secara dinamis dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya.

Susanti, Indonesia Assurance Leader (KAP Purwanto, Susanti dan Surja), menegaskan bahwa adopsi teknologi ini bukan untuk menggantikan peran manusia.

“Teknologi ini justru meningkatkan penilaian profesional, memungkinkan auditor kami bekerja lebih cepat, berpikir lebih mendalam, dan memberikan kualitas assurance yang lebih tinggi di tengah lingkungan yang semakin kompleks,” ujar Susanti, dikutip Rabu (22/4/2026).

Janet Truncale, EY Global Chair dan CEO, menyatakan bahwa EY memposisikan diri sebagai “client zero” dalam menerapkan AI skala perusahaan. Pendekatan audit masa depan EY tetap menempatkan pertimbangan profesional dan skeptisisme manusia sebagai inti, sementara AI berperan mengurangi beban administratif dan mempertajam penilaian risiko.

“Audit masa depan EY yang dipimpin oleh manusia dan didukung oleh AI merupakan contoh terdepan di pasar tentang penerapan AI skala perusahaan secara nyata, yang menghadirkan nilai yang lebih besar, wawasan yang lebih mendalam, serta peningkatan kepercayaan bagi klien dan pemangu kepentingan, yang dipercepat melalui investasi berkelanjutan kami dalam strategi All in,” papar Janet

Integrasi AI secara menyeluruh di platform EY Canvas ditargetkan akan mendukung seluruh aktivitas audit secara global pada tahun 2028. Hal ini diharapkan dapat memberikan wawasan bernilai secara real-time kepada klien serta memperkuat kepercayaan pasar modal melalui tata kelola yang kuat.

Keberhasilan transformasi ini didukung oleh aliansi strategis dengan Microsoft. Judson Althoff, CEO Microsoft Commercial Business, mengakui EY sebagai salah satu dari 14 organisasi dunia yang diakui sebagai Frontier Firm atas penerapan AI canggih dalam skala besar yang bertanggung jawab.

“Sebagai Frontier Firm yang diakui, EY memimpin penerapan AI yang bertanggung jawab dan dapat diskalakan untuk assurance – mendorong percepatan inovasi sekaligus membantu organisasi mewujudkan nilai bisnis yang nyata,” ujar Judson.

Selain teknologi, EY juga meluncurkan program pelatihan global untuk memastikan seluruh auditor memiliki keterampilan masa depan yang relevan dengan perkembangan regulasi dan metodologi AI. Langkah berani ini menjadi sinyal penting bagi pasar global mengenai kekuatan dan keandalan teknologi AI dalam membangun kepercayaan di dunia bisnis. (*AMBS)

 

Exit mobile version