Kamis, 10 September 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline Technology

ITSEC Perluas Pengembangan Talenta di Bidang Keamanan Siber dan AI di Asia

5 Januari 2026
in Technology
Reading Time: 2 mins read
ITSEC Asia

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Patrick Dannacher. (Foto: istimewa/itsec)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perusahaan keamanan siber ITSEC Asia siap memperluas pendekatan pengembangan talenta melalui ITSEC Cybersecurity & AI Academy. Inisiatif ini ditujukan untuk mencetak tenaga profesional keamanan siber yang mampu mengoperasikan serta mengelola sistem berbasis AI secara efektif di lingkungan kerja nyata.

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk Patrick Dannacher mengatakan, perluasan peran AI harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia. Bahkan, teknologi keamanan siber yang semakin canggih memerlukan talenta yang memahami tidak hanya alat, tetapi juga konteks ancaman dan pengelolaan risikonya.

“Teknologi saja tidak cukup. Masa depan dimiliki oleh mereka yang membangun kapabilitas sekaligus kapasitas,” ucapnya dikutip Senin (5/1/2026).

Untuk itu, memasuki 2026,  Patrick menegaskan ITSEC akan melanjutkan penguatan peran AI dalam ekosistem keamanan sibernya, sekaligus memperluas pengembangan talenta untuk mendukung kebutuhan ketahanan siber nasional dan regional secara berkelanjutan.

“Inovasi ini kami lengkapi dengan kebutuhan pasar yang paling krusial yaitu talenta berstandar global melalui ITSEC Cybersecurity dan AI Academy,” katanya.

Menurut Patrick, menilai pemanfaatan AI menjadi penting di tengah keterbatasan sumber daya dan meningkatnya skala serangan siber di berbagai sektor industri. Selain itu, ITSEC turut menempatkan aspek tata kelola dalam penggunaan AI sebagai bagian dari strategi pengembangan layanan.

“Kami memperkuat layanan dan kinerja keuangan, sekaligus berfokus pada AI, bukan hanya sebagai jargon, tetapi sebagai kemampuan nyata yang dapat membantu organisasi mendeteksi ancaman lebih cepat, merespons dengan lebih cerdas dan mengukur tingkat keamanan,” ucapnya.

ITSEC mengintegrasikan AI ke dalam berbagai solusi dan layanan untuk mempercepat proses dari identifikasi sinyal ancaman hingga pengambilan keputusan, termasuk dengan memanfaatkan otomatisasi dan analisis cerdas dalam operasional Security Operations Center (SOC).

Pendekatan ini ditujukan untuk membantu tim keamanan merespons ancaman yang terus berevolusi secara lebih cepat dan terukur. Selain meningkatkan akurasi deteksi dan kecepatan respons, perluasan peran AI juga diarahkan untuk mendorong efisiensi operasional melalui penyederhanaan alur kerja keamanan siber.

“Kami mengembangkan solusi yang mendukung penerapan AI secara aman dan patuh terhadap standar industri, sejalan dengan kebutuhan organisasi dalam mengelola risiko teknologi baru,” pungkasnya.

 

STEVY WIDIA

Tags: AI AcademyITSEC AsiaITSEC Cybersecurity
Previous Post

Jumlah Investor Ritel Naik 32,6%, blu by BCA Digital Luncurkan bluRDN

Next Post

Ancaman Kejahatan Siber Melalui Kode QR Meningkat

Related Posts

ITSEC Asia
Industry

Laba ITSEC Asia Melonjak 1.407% di Q2 2026, Bisnis Keamanan Siber Makin Dilirik

1 September 2026
0
pengembangan talenta cybersecurity dan AI
Technology

Atasi Kesenjangan SDM Digital, ITSEC Asia Luncurkan Academy Khusus Pengembangan Talenta Cybersecurity dan AI

11 Agustus 2026
0
ITSEC Asia - Bronyx
Technology

Atasi Celah Siber, ITSEC Asia Luncurkan Bronyx Platform Penetration Testing Berbasis AI

17 Juni 2026
0
Load More
Next Post
Donasi Digital GoPay Capai Rp 63 Miliar

Ancaman Kejahatan Siber Melalui Kode QR Meningkat

Appdome

Deteksi Ancaman Mobile Real Time, Appdome Luncurkan Agentic AI SecOps Agent

Ternak Uang for Students

OJK Siapkan Aturan Baru Untuk Financial Influencer

Discussion about this post

Recent Updates

Penahanan Dana Merchant Tokopedia TikTok Shop

Tokopedia dan TikTok Shop Angkat Bicara Soal Penahanan Dana Merchant Rp24 Miliar

9 September 2026
Akulaku, IPO, Hong Kong Stock Exchange, Fintech, Bank Neo Commerce, Ant Group, MUFG, Pembiayaan Konsumen, Perbankan Digital, Investasi, Aksi Korporasi

Akulaku Berencana IPO di Hong Kong, Targetkan Dana Hingga US$500 Juta

9 September 2026
Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

9 September 2026
Visa Kredit Onchain Stablecoin

Visa Luncurkan Layanan Kredit Onchain, Buka Akses Modal Kerja Bagi Fintech dan Program Kartu Stablecoin

9 September 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Penahanan Dana Merchant Tokopedia TikTok Shop

Tokopedia dan TikTok Shop Angkat Bicara Soal Penahanan Dana Merchant Rp24 Miliar

9 September 2026
Akulaku, IPO, Hong Kong Stock Exchange, Fintech, Bank Neo Commerce, Ant Group, MUFG, Pembiayaan Konsumen, Perbankan Digital, Investasi, Aksi Korporasi

Akulaku Berencana IPO di Hong Kong, Targetkan Dana Hingga US$500 Juta

9 September 2026
Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

Indonesia Jadi Pasar Kripto yang Underrated, Adopsinya Tembus 22,9 Juta Akun

9 September 2026
Visa Kredit Onchain Stablecoin

Visa Luncurkan Layanan Kredit Onchain, Buka Akses Modal Kerja Bagi Fintech dan Program Kartu Stablecoin

9 September 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version