Kamis, 26 Februari 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Terjadi Perubahan Tren Berwisata Di Masa Pandemi 2021

8 September 2021
in Headline, News
Reading Time: 2 mins read
liburan akhir tahun

Destinasi Domestik Masih Jadi Incaran Wisatawan Lokal untuk Liburan Akhir Tahun  (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Masa pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal termasuk kegiatan wisatawan saat berwisata. Temuan survei Agoda berjudul Travel in 2021 mendapati, wisatawan Indonesia memprioritaskan pengalaman aktivitas seperti kelas memasak dan tur sejarah, sebagai bagian dari paket menginap di hotel.

Senior Country Director Indonesia Agoda Gede Gunawan mengungkapkan, mengingat perjalanan domestik menjadi satu-satunya pilihan bagi banyak wisatawan di Asia Pasifik, masyarakat kini memprioritaskan cara, tujuan dan aktivitas yang akan mereka lakukan saat berwisata, berdasarkan apa yang yang harus dimiliki sebuah akomodasi.

“Di kawasan ini, akomodasi-akomodasi teratas memiliki prioritas yang sama, yakni benefit makanan dan minuman di urutan teratas, diikuti experience/pengalaman. Check in awal dan check out melewati batas waktu ada di posisi selanjutnya. Upgrade kamar dan manfaat kesehatan seperti voucher spa ada di urutan 4 dan 5. Bahkan orang Indonesia termasuk wisatawan di kawasan Asia yang menyebutnya sebagai hal yang harus ada,” papar Gunawan pada peluncuran penawaran produk Agoda Spesial Offers Selasa (7/9/2021) di Indonesia.

Baca juga :   Minat Wisata di Indonesia Meningkat, Agoda Gandeng Archipelago International

Gunawan menjelaskan, sebelumnya, hotel adalah basis wisatawan untuk menjelajahi wilayah lokal, terutama bagi wisatawan mancanegara. “Kini, dengan pengunjung domestik dan perjalanan staycation mendominasi rencana perjalanan, orang ingin meningkatkan pengalaman akomodasi karena mereka mungkin lebih banyak menghabiskan waktu di hotel, dan mencari hotel yang menyediakan hiburan,” katanya lagi.

Survei juga menunjukkan tiga tren teratas, di antaranya 42% orang Indonesia cenderung melakukan perjalanan singkat, 37% responden ingin mengeksplorasi tujuan wisata lokal yang baru, dan 30% ingin mencari pengalaman sebagai bagian dari akomodasi mereka.

“Ada hal yang menarik dari survei bahwa wisatawan Indonesia saat ini juga sangat gemar menjelajahi destinasi-destinasi lokal baru. Kalau dulu, misalnya, wisatawan hanya terpaku berkunjung ke Pantai Kuta yang sangat populer di Bali, sekarang mungkin mereka akan menjelajahi destinasi-destinasi baru, baik yang masih di Bali maupun di tempat-tempat lain,” ujar Gunawan.

Baca juga :   GWK, Alasan Lain untuk Kembali ke Bali

Selain itu, tren lain menunjukkan 29% responden menggunakan situs perjalanan online seperti Agoda untuk booking perjalanan dan 27% orang Indonesia memperlakukan akomodasi sebagai destinasi, bukan hanya tempat untuk beristirahat.

“Uniknya, pelanggan di Indonesia saat ini menjadikan akomodasi sebagai tujuan destinasi. Jadi, akomodasi atau hotel itu bukan hanya menjadi tempat penginapan, tetapi lebih dari itu,” tuturnya.

Untuk itu, Agoda melalui produk Agoda Spesial Offers membantu pelanggan menemukan penawaran terbaik. “Dengan produk ini pelanggan akan mendapatkan pengalaman perjalanan yang lebih memuaskan, dengan nilai terbaik saat mereka terus melakukan perjalanan hyperlocal,” ujarnya.

Menurut Gunawan, produk ini akan membantu para pelaku bisnis perhotelan. “Banyak partner hotel di Indonesia dan seluruh dunia juga memiliki restoran dan dapur, spa, dan fasilitas kesehatan yang saat ini belum dimaksimalkan. Ini adalah win-win solution bagi pelanggan dan hotel, karena konsumen mendapatkan diskon besar untuk makanan atau spa dengan menginap semalam, sementara hotel dapat meningkatkan utilitas fasilitas dan menggunakan inventaris kamar saat malam,” pungkasnya.

Baca juga :   20 Startup Terpilih Tampil Di Demo Day Program Akselerasi 500 Global

 

 

STEVY WIDIA

Tags: AgodaHotelperjalanan domestikTravel in 2021tren wisatawanwisatawan Indonesia
Previous Post

Program Inkubasi dan Akselerasi Startup Indigo Rebranding Jadi Pengembang End-to-end

Next Post

Sustainability Festival 2021, Tingkatkan Performa Bisnis Yang Ramah Lingkungan Dan Sosial

Related Posts

Agoda x Artotel Group
Various

Tren Pertumbuhan Perjalanan Global, Agoda dan Artotel Group Luncurkan Flagship Store Khusus

20 Februari 2026
0
aplikasi Agoda
Startup

Agoda Luncurkan Booking Form Bot Berbasis AI untuk Permudah Proses Pemesanan

12 Januari 2026
0
Agoda.com
Startup

Agoda: Lokalisasi Tingkatkan Kinerja Hotel di Tengah Ledakan Pariwisata Asia

24 Desember 2025
0
Load More
Next Post
pembangunan berkelanjutan

Sustainability Festival 2021, Tingkatkan Performa Bisnis Yang Ramah Lingkungan Dan Sosial

Pasarnow

Platform e-Groceries Multi-Channel Pasarnow Raih Pendanaan US$ 3,3 Juta

OVO Nabung

Platform Pembayaran Digital Ini Paling Banyak Digunakan Untuk Online Maupun Offline

Discussion about this post

Recent Updates

SIRCLO

Transaksi E-commerce Naik 115% Selama Ramadan–Lebaran 2025, SIRCLO Bagikan Tips Belanja Hemat

25 Februari 2026
PGE - Flow2Max

PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

25 Februari 2026
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
pendanaan Fintech

Inilah 5 Fintech dengan Pendanaan Terbesar di Indonesia Tahun 2025

15 Mei 2025
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
SIRCLO

Transaksi E-commerce Naik 115% Selama Ramadan–Lebaran 2025, SIRCLO Bagikan Tips Belanja Hemat

25 Februari 2026
PGE - Flow2Max

PGE Dorong Optimalisasi Panas Bumi Global lewat Teknologi Flow2Max di Filipina

25 Februari 2026
RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

RAFI 2026, Telkomsel Proyeksi Payload Naik 11,1%

25 Februari 2026
AdaKami

Riset LPEM FEB UI: AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun terhadap PDB Indonesia pada 2024

25 Februari 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version