Sabtu, 27 Juni 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home Headline

Visa: Pendapatan 54% UKM Dipimpin Perempuan di Indonesia Meningkat Sejak Pembayaran Digital

3 Mei 2024
in Headline
Reading Time: 2 mins read
pembayaran digital

Pembayaran Digital (Foto: ilustrasi/istimewa)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Survei yang dilakukan Visa terhadap usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia menunjukkan bahwa 54% UKM yang dipimpin oleh perempuan dan 48% usaha mikro (UMKM) mengalami pertumbuhan pendapatan dengan adopsi pembayaran digital.

UMKM sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang memiliki lebih dari 64 juta UMKM. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyoroti tantangan-tantangan yang sedang dihadapi oleh UMKM Indonesia, termasuk hambatan untuk naik kelas, keterbatasan akses ke digitalisasi, kesulitan mengakses pasar global, dan kurangnya layanan keuangan.

Terlepas dari rintangan-rintangan ini, UMKM tetap sangat penting karena menyerap 97% tenaga kerja, menyumbang 57% terhadap Produksi Domestik Bruto (PDB), dan berkontribusi sebesar 15% terhadap ekspor nasional. Hal ini membuktikan bahwa UMKM memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian .

Studi Visa menemukan bahwa mengelola bisnis menjadi lebih mudah bagi 83% UKM yang disurvei di Indonesia. Dompet digital mendominasi sebagai penyedia pembayaran digital utama bagi UKM, terutama yang dipimpin oleh perempuan (82%) yang disurvei di Indonesia.

UKM yang telah mulai menerima pembayaran digital berupa kartu mengalami peningkatan omset paling signifikan (74%). Pembayaran digital memungkinkan transfer instan dan transaksi nontunai untuk meningkatkan pengalaman bertransaksi.

“Bisnis saya semakin berkembang sejak saya mengaktifkan pilihan metode pembayaran digital untuk pelanggan. Saya sangat senang dengan kenyamanan, kecepatan, dan kemampuan untuk melacak catatan pembayaran dengan mudah. Metode ini juga memberikan pilihan pembayaran non-tunai yang nyaman bagi pelanggan saya,” kata Rina Iswahyuni, pemilik Balerina Fashion Makloon Premium.

Riko Abdurrahman, Presiden Direktur Visa Indonesia mengatakan, usaha kecil dan menengah merupakan kekuatan pendorong di balik pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

“Visa bangga dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan mereka dengan menyediakan solusi pembayaran digital yang aman dan nyaman,” kata Riko, dikutip Jum’at (3/5/2024).

Menurut Riko, Visa berkomitmen untuk terus mendukung inklusi keuangan dan tujuan digitalisasi pemerintah Indonesia, termasuk dalam memberdayakan UKM yang merupakan pilar ekonomi, dengan memperkenalkan solusi keuangan dan pembayaran yang inovatif agar mereka dapat membangun fondasi untuk mengembangkan bisnis mereka.

Pada tahun 2023, Visa meluncurkan Program Akselerator UKM di Indonesia untuk mendukung UKM dan mitra melalui harga yang kompetitif, proses penerimaan yang lebih cepat, dan dukungan menyeluruh untuk masuk ke pasar. Inisiatif SMB Accelerator yang diperluas juga akan berfokus pada kemitraan yang lebih luas dengan para peserta ekosistem untuk melayani penjual yang lebih kecil dan mempercepat penerapan solusi bagi UKM.

Di Indonesia, Visa telah menjalankan program literasi keuangan tahunan bernama “Ibu Berbagi Bijak” sejak tahun 2017 dengan satu tujuan: memberdayakan pengusaha perempuan untuk mendapatkan keterampilan pengelolaan keuangan yang lebih baik dan mengembangkan bisnis mereka.

Hingga saat ini, program Ibu Berbagi Bijak telah memberikan dampak positif bagi lebih dari 1.400 orang wanita melalui skema workshop dan mentoring.

Pada rentang 2021-2023, bekerja sama dengan Maxi Consulting, program ini telah berhasil memberikan dampak positif kepada lebih dari 1.000 UMKM di Jawa Tengah, Yogyakarta, Bali, dan Jawa Barat, dengan dukungan dari pemerintah daerah terkait, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, dan kementerian terkait seperti Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Koperasi dan UKM.

Visa Foundation juga telah mencanangkan bantuan dana sebesar $100 juta selama lima tahun untuk mempercepat akses bagi UKM yang kurang terwakili dan dipimpin oleh perempuan di negara-negara APEC, termasuk Indonesia. Dari hampir 67 juta UKM yang dijangkau Visa secara global, sekitar 29,6 juta berasal dari ekonomi APEC, dengan 10,9 juta di antaranya adalah UKM yang dipimpin oleh perempuan.

 

STEVY WIDIA

Tags: pembayaran digitalpengusaha perempuanvisa
Previous Post

PLN dan Huawei Kembangkan Joint Innovation Center Sebagai Pondasi Digital Untuk Transisi Energi

Next Post

Kinerja XL Axiata Melejit di Kuartal 1 2024, Laba Bersih Naik 168% dan Pendapatan Naik 12%

Related Posts

Kartu Kredit Honest Visa FIFA World Cup 2026
Industry

Visa dan Honest Rilis Kartu Kredit Edisi Terbatas di Indonesia

26 Juni 2026
0
Visa x OpenAI
Digital Business

Visa dan OpenAI Jalin Kemitraan Strategis untuk Amankan Pembayaran Berbasis Agen AI

11 Juni 2026
0
Pasar E-Commerce Asia Tenggara 2029
Digital Business

Pasar E-Commerce Asia Tenggara Diprediksi Tembus US$289,8 Miliar pada 2029

15 Mei 2026
0
Load More
Next Post
XL Axiata

Kinerja XL Axiata Melejit di Kuartal 1 2024, Laba Bersih Naik 168% dan Pendapatan Naik 12%

Blockchain

Blockchain dan Aset Kripto, Pondasi Baru di Era Digital

Vivo Sematkan Sensor Sony Untuk Tingkatkan Kemampuan Night Photography di Smartphone Ini

Vivo Sematkan Sensor Sony Untuk Tingkatkan Kemampuan Night Photography di Smartphone Ini

Discussion about this post

Recent Updates

APEC Sustainable Bartender Championship 2026

Usung Konsep Zero-Waste, Marriott International Gelar APEC Sustainable Bartender Championship 2026

27 Juni 2026
Tren Cari Kost Mahasiswa Cove

Cove Ungkap Tren Cari Kost Mahasiswa: Serba Digital dan Butuh Privasi

27 Juni 2026
Monash University x Muhammadiyah

Perkuat Riset Global, Monash University dan Muhammadiyah Luncurkan Program MTAP

27 Juni 2026
AI Jadi ‘Pemain’ Baru di Piala Dunia 2026

AI Jadi ‘Pemain’ Baru di Piala Dunia 2026

27 Juni 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
APEC Sustainable Bartender Championship 2026

Usung Konsep Zero-Waste, Marriott International Gelar APEC Sustainable Bartender Championship 2026

27 Juni 2026
Tren Cari Kost Mahasiswa Cove

Cove Ungkap Tren Cari Kost Mahasiswa: Serba Digital dan Butuh Privasi

27 Juni 2026
Monash University x Muhammadiyah

Perkuat Riset Global, Monash University dan Muhammadiyah Luncurkan Program MTAP

27 Juni 2026
AI Jadi ‘Pemain’ Baru di Piala Dunia 2026

AI Jadi ‘Pemain’ Baru di Piala Dunia 2026

27 Juni 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version