Rumput Laut Jadi Antivirus Mosaik Tanaman

Rumput laut (Ilustrasi/Youngster.id)

youngster.id - Manfaat rumput laut sudah banyak diketahui. Mulai dari bahan baku kosmetik, makanan, kesehatan, dan bahan bakar energi terbarukan. Ternyata biota lalut ini juga dapat menjadi antivirus mozaik yang sering menyerang tanaman sayuran. Penemuan ini disajikan mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) Satria Yukiadi Santoso.

“Virus ini pertama kali ditemukan pada tanaman mentimun dan mampu menyerang tanaman lain seperti melon, cabai, kacang, seledri, tomat, wortel, bayam, tebu, dan beberapa tanaman hias. Virus mosaik mentimun akan menyebabkan daun dan buah berwarna kuning seperti mosaik, sehingga menurunkan produktivitas dan nilai jual komoditas,” seperti dilansir dalam laman IPB, Selasa (16/1/2018).

Di bawah bimbingan Dr. Mujizat Kawaroe dan Beginer Subhan, S.Pi, M. Si, Satria melakukan mengekstrak tujuh jenis rumput laut dengan pelarut metanol, kemudian diberikan kepada mentimun yang menjadi bahan uji percobaan.

Setelah itu, Satria dengan sengaja menularkan virus mosaik kepada mentimun yang sebelumnya telah diberi perlakuan khusus dengan rumput laut. Hasilnya, mengejutkan. Virus mosaik yang biasanya cepat menyebar tidak mampu menularkan bintik kuning pada mentimun. Ekstrak rumput laut telah mengurangi tingkat keparahan penyakit dan kejadian virus mosaik mentimun.

Baca juga :   Bekraf Akan Fasilitasi Startup Bersaing di Startup World Cup 2017

“Virus tersebut masih berada pada daun yang diolah dengan rumput laut, namun tidak dapat menyebabkan infeksi yang ditandai dengan tidak adanya bintik kuning pada daun.”

Satria menyimpulkan, penggunaan ekstrak rumput laut efektif mengurangi intensitas serangan penyakit mosaik sehingga akan melindungi kualitas produk pertanian dan tetap menjaganya agar bernilai jual tinggi.

 

STEVY WIDIA