Kamis, 2 April 2026
No Result
View All Result
youngster.id
Pratesis Ads
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development
No Result
View All Result
youngster.id
No Result
View All Result
Home News

Akses Pembiayaan Hambat UMKM Naik Kelas

19 Februari 2018
in News
Reading Time: 2 mins read
Akses Pembiayaan Hambat UMKM Naik Kelas

UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI umumkan hasil riset 2018. (Foto: Istimewa/Youngster.id)

0
SHARES
0
VIEWS

youngster.id - Perkembangan UMKM di tanah air mengalami dua hambatan utama, yakni kesulitan modal dan pemasaran. Demikian hasil riset UKM Center Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, terkait kondisi dan isu-isu apa saja yang akan berkaitan dengan dunia Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia di tahun 2018.

Permasalahan modal menghambat para pelaku UMKM untuk melakukan ekspansi usaha dan “naik kelas”. Bahkan tren saat ini menunjukkan akses pembiayaan UMKM mayoritas bertumpu pada sektor perbankan. Padahal, potensi pembiayaan melalui sektor lain masih terbuka luas dengan jangkauan akses yang lebih luas.

Pembiayaan melalui sektor non-perbankan (koperasi, leasing, factory, gadai, pasar modal), dan jenis-jenis pembiayaan non-kredit (hibah, equity, asuransi) masih belum dimaksimalkan oleh pemerintah.

Baca juga :   Berkat Pertambahan Pelanggan Baru, Pendapatan RELEX Naik 42%

“Kedepannya, tren pembiayaan ini akan mengarah ke fintech, dimana dalam penyaluran pembiayaan, tidak lagi memerlukan tenaga manusia dan lokasi tertentu. Langsung disalurkan ke gawai masing-masing,” ungkap Zakir Machmud, Ketua UKM Center belum lama ini.

Lebih jauh hasil riset ini mengungkapkan isu lain yang akan mempengaruhi perkembangan UMKM di tahun 2018 adalah perkembangan ekonomi kreatif. Menurut data UKM Center FEB UI, lebih dari 90% sektor ekonomi kreatif merupakan kelompok UMKM.

Dari 16 sub-sektor ekonomi kreatif, terdapat 3 sub-sektor yang paling mendominasi bidang UMKM, yaitu kuliner (41%), fashion (18%), dan kriya (16%).Pemerintah akan menjadikan pariwisata sebagai sektor utama untuk menggenjot perekonomian. Menurut Zakir, sektor pariwisata adalah sektor yang dapat membawa ketiga sub-sektor tersebut berkembang.

Baca juga :   Pentingnya Akses Internet Berkualitas Bagi Pelaku UMKM

Sedangkan isu lain yang akan berkembang adalah perkembangan teknologi yang cepat dan masif. Dengan penggunaan teknologi dalam berbagai bidang ekonomi, menjadikan pasar UMKM tidak lagi terbatas wilayah dan waktu.

Kondisi ini menyebabkan munculnya pasar komersial melalui media daring, sehingga para pelaku UMKM dapat mendistribusikan produknya dengan lebih luas, tidak lagi terbatas pasar lokal.

Sedangkan pada isu akses pembiayaan, ekonomi kreatif, dan e-commerce adalah tiga isu yang diperkirakan akan menjadi isu yang berperan dalam dunia ekosistem bisnis UMKM di tahun 2018.

Diharapkan, dengan penelitian ini maka calon pelaku bisnis dapat mengetahui informasi terbaru mengenai dunia UMKM di Indonesia, dan pemerintah juga dapat menjadikan riset ini sebagai sumber informasi dalam mengambil kebijakan.

Baca juga :   UMKM Perlu Tingkatkan Daya Saing Produk Untuk Raih Ekspor

 

FAHRUL ANWAR

Tags: UKM CenterUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)
Previous Post

Bekraf Gelar Workshop Cara Dapatkan Pembiayaan

Next Post

Invisimos, Alat Pemantau Pasien Rumah Sakit

Related Posts

stimulus kredit UMKM
Startup & Entrepreneurship

Kredit UMKM Diproyeksi Tumbuh Hingga 9% di Tahun 2026

11 Maret 2026
0
Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital
Technology

Perkuat Ketahanan Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Adopsi Teknologi Digital

5 Desember 2025
0
Laba Bersih Shopee
Digital Business

Pelaku UMKM Raup US$270 Miliar secara Global Melalui Platform Shopee

2 Desember 2025
0
Load More
Next Post
Invisimos, Alat Pemantau Pasien Rumah Sakit

Invisimos, Alat Pemantau Pasien Rumah Sakit

Yoga Mandala : Kembangkan Direktori Online Berbasis Big Data Untuk Bisnis Komersial

Yoga Mandala : Kembangkan Direktori Online Berbasis Big Data Untuk Bisnis Komersial

Pencapaian T-CASH dan Rencana Transformasi Tahun 2018

2018, T-Cash Target Kantongi 40 Juta Pengguna

Discussion about this post

Recent Updates

Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

Dera Perdana Shopian : Ajak Milenial Berdonasi Digital

27 Juni 2019
Sayurbox x Blitz

Sayurbox Gunakan Motor Listrik Blitz untuk Layanan Pengiriman

10 Januari 2024
Startup Hayokerja

Startup HayoKerja Hadirkan Solusi PHL bagi Perusahaan Pencari Tenaga Kerja

25 September 2023
fraud KoinP2P - KoinWorks

Gara-Gara Kasus Fraud KoinP2P, Rusak KoinWorks Sebelanga

22 November 2025
Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

Junaidi : Bikin Bimbel Karena Cinta Jadi Guru

0
Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

Brother Indonesia Rilis Aplikasi Mobile Brother iShop

0
Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

Bangun Bagian Dapur, IKEA Dukung Pembuatan Film “Ini Kisah Tiga Dara”

0
Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

Ferdian Yosa : Menangkap Tren di Bisnis Kuliner

0
Agentic AI

Saviynt Luncurkan Identity Security for AI, Solusi Atasi Risiko Tersembunyi Agen AI

1 April 2026
TBS Energi Utama x Bank DBS Indonesia

Dukung Dekarbonisasi, Bank DBS Kucurkan Investasi ke TBS Energi Utama untuk Target Net Zero 2030

1 April 2026
Genera-Z Berbakti

BCA Buka Call for Proposal Genera-Z Berbakti 2026, Mahasiswa KKN di Desa Wisata

1 April 2026
Geotab Sustainability Report 2025

Geotab: Atasi Lonjakan Harga BBM, Perusahaan Global Adopsi Strategi Data Kendaraan Terhubung

1 April 2026
  • Tentang Kami
  • Hubungi Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Layanan Bisnis
Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved
No Result
View All Result
  • News
  • Technopreneur
  • Creativepreneur
  • Sociopreneur
  • Innovation
  • Youth Development

Copyright © 2016 - PT Inovasi Muda Mandiri. All rights reserved

This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.
Go to mobile version